Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Olahraga >Usai Tikam 2 Pemuda di Samarinda, Pelaku Buang Pisau ke Bak Sampah

    Usai Tikam 2 Pemuda di Samarinda, Pelaku Buang Pisau ke Bak Sampah

    Waktu: 2026-07-29 17:09:23 Sumber: Vista Notebook Penulis: Teknologi

    Selain berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan, polisi juga menyita sebilah pisau dapur yang diduga kuat digunakan untuk menusuk kedua korban. Senjata tajam tersebut ditemukan petugas tersembunyi di dalam sebuah bak sampah di kawasan Simpang Pasundan.

    Asriadi menjelaskan, lokasi penyimpanan barang bukti tersebut berhasil terendus setelah pelaku mengakui semua perbuatannya dan mengaku membuang pisau itu seusai melakukan aksi penikaman.

    "Saat diinterogasi pelaku mengaku sajamnya dibuang ke dalam bak sampah, kemudian langsung diamankan di lokasi yang disebutkan pelaku," ujarnya menjelaskan kronologi penemuan barang bukti.

    Dalam kejadian mencekam itu, 2 orang pemuda menjadi korban keganasan pelaku. Salah seorang korban mengalami luka tikaman serius di bagian pinggang belakang, sementara satu korban lainnya mengalami luka robek cukup dalam di tangan kiri akibat sabetan senjata tajam.

    Dipicu Masalah Balap Liar

    Sebelum dievakuasi ke rumah sakit, kedua korban yang terluka parah sempat berjalan teratih-tatih meminta pertolongan kepada warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

    Seorang warga setempat, Udin ( 30 ), mengatakan bahwa sebelum perkelahian hebat itu pecah, kedua kelompok pemuda tersebut diduga memang telah bersepakat untuk bertemu di lokasi untuk menyelesaikan suatu masalah.

    "Awalnya mereka ketemuan. Infonya mau ngomong baik-baik soal balapan, tetapi tiba-tiba terjadi perkelahian di pencucian motor di atas itu," kata Udin.

    Menurut pengamatan Udin, usai keributan pecah, 2 korban yang mengalami luka-luka berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke arah bawah jalan. Mereka sempat dikejar oleh kelompok lawan yang diduga berjumlah sekitar 6 orang.

    "Salah satu korban yang kena tikam di pinggang itu minta tolong, kondisinya sudah berlumuran darah. Katanya dia dipukul terus ditikam pakai pisau," ujar Udin menceritakan kesaksiannya.

    Tidak hanya menganiaya korban, kelompok pelaku juga sempat merusak sepeda motor milik korban hingga tergeletak di jalan. Warga sekitar kemudian membantu menegakkan kembali motor tersebut setelah para pelaku bergegas meninggalkan lokasi.

    Kedua korban selanjutnya langsung dievakuasi menggunakan mobil ambulans relawan menuju Rumah Sakit Dirgahayu untuk mendapatkan penanganan medis darurat. Tak lama setelah kejadian, polisi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memasang garis polisi.

    Hingga kini, pihak penyidik masih terus mendalami motif utama di balik aksi penikaman tersebut. Dugaan sementara peristiwa ini dipicu oleh persoalan balap liar, namun polisi belum menyimpulkan penyebab pastinya.

    "Motifnya masih kami dalami lagi," kata Asriadi.

    Ia menambahkan, sejauh ini penyidik telah memeriksa 2 orang saksi kunci untuk mengungkap secara utuh kronologi dan motif di balik peristiwa berdarah tersebut.

    "Sejauh ini sudah ada dua orang saksi yang kami periksa untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut," ucap Asriadi.

    • Sebelumnya: Mengapa SD Negeri Terus Kekurangan Murid Baru?
    • Selanjutnya: KLH Minta Pemda Waspadai Celah Kerugian Bisnis Perdagangan Karbon

      Artikel Terkait

      • Dilema Kemanusiaan di Tulungagung, Kisah Ibu 2 Balita Jadi Tersangka Pencurian Emas, Tak Ditahan demi ASI
      • Cerita Waka BGN Dibercandain Prabowo soal Rambut Putih: Pulang, Langsung Cat
      • Cerita Ibra, Bocah Kelas 6 SD di Boyolali yang Dapat Penghargaan Internasional Usai Temukan "Bug" NASA
      • MenPAN-RB Tulis Surat untuk Seluruh ASN: Tetap Melayani meski Tak Selalu Dilihat
      • Zendaya Dikritik Usai Diduga Gunakan Anting dari Artefak 3.000 Tahun Lalu
      • The Neighbourhood Buka Konser Lewat “Hula Girl”, Langsung Disambut Teriakan Penonton
      • Selat Hormuz dan Rapuhnya Kesepahaman Gencatan Senjata AS-Iran
      • Ini Hal yang Memberatkan dan Meringankan Vonis Tiga Pembunuh Kacab Bank BUMN
      • Daftar 15 Wali Kota, Bupati, dan Gubernur Hasil Pilkada 2024 yang Ditangkap KPK dari 2025-2026
      • Diam-diam Depo Kontainer Menjamur di Permukiman Rorotan, Pemkot Jakut Temukan 31 Lokasi

        Lihat Sekilas

      • Gaspol! Hari Ini: Adi Prayitno Menerawang Lawan Prabowo di 2029
      • Pakar Apresiasi Prabowo Terkait Penanganan 3 Kasus Korupsi: Tegas
      • Makan Banyak Sayuran Disebut Bantu Memperlambat Penuaan Tubuh, Ini Temuan Studi
      • Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 8.000 Triliun, Ekonom: Kenaikan Tak Selalu Berarti Makin Boros
      • Tri Tito Karnavian Ajak Pengurus & Kader TP PKK Perkuat 10 Program Pokok
      • Pengelola SPBU di Lampung Barat Ditetapkan Tersangka Kasus Penyelewengan BBM Subsidi Pertalite
      • Respons Cepat Dokkes Polres Jakpus Selamatkan Wanita yang Alami Pendarahan
      • Ini Hal yang Memberatkan dan Meringankan Vonis Tiga Pembunuh Kacab Bank BUMN
      • Legenda Inggris Geoff Hurst Sebut Harry Kane Penyerang Terhebat Sepanjang Sejarah
      • Dishub Ungkap Penyebab Pembongkaran JPO Tendean Berlangsung 10 Jam Lebih
      • Copyright © 2026 Powered by Usai Tikam 2 Pemuda di Samarinda, Pelaku Buang Pisau ke Bak Sampah,Vista Notebook   sitemap