Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Bisnis >Tiap Tahun Jutaan Warga RI Berobat ke Luar Negeri, Apa Alasannya?

    Tiap Tahun Jutaan Warga RI Berobat ke Luar Negeri, Apa Alasannya?

    Waktu: 2026-09-12 18:20:36 Sumber: Vista Notebook Penulis: Olahraga

    Press Conference ASMIHA ke-35: Beyond Borders, Training, and the Future of Indonesian Cardiology, di Jakarta Selatan, Kamis (16/7/2026).KOMPAS.com/DEVI PATTRICIA Press Conference ASMIHA ke-35: Beyond Borders, Training, and the Future of Indonesian Cardiology, di Jakarta Selatan, Kamis (16/7/2026).

    Sunarto menjelaskan, kualitas dokter dan fasilitas kesehatan memang tetap menjadi bagian penting dalam pelayanan medis. Namun, aspek tersebut kini tidak dapat dipisahkan dari pengalaman pasien selama menjalani perawatan.

    “Kualitas dokter maupun faskes itu menjadi salah satu bagian dari pengalaman pasien. Hal inilah yang menjadi pembanding utama masyarakat dalam memilih layanan kesehatan di luar atau dalam negeri,” jelasnya.

    Ia mengatakan, Kementerian Kesehatan juga mencermati laporan mengenai jumlah masyarakat Indonesia yang memilih berobat ke luar negeri.

    “Kementerian Kesehatan mendengar tentang laporan bahwa 1 tahun mungkin ada 1 atau 2 juta orang Indonesia yang berobat ke luar negeri. Hal ini menjadi refleksi bagi kami,” ujar Sunarto.

    Besarnya angka tersebut, menurut Sunarto, menjadi bahan evaluasi bagi layanan kesehatan di dalam negeri.

    Mutu layanan tak hanya soal dokter

    Ia menilai, mutu pelayanan tidak lagi cukup diukur hanya dari kemampuan dokter atau ketersediaan fasilitas medis.

    “Maka, dari sekarang mutu layanan kesehatan bukan hanya dari kualitas dokter, tetapi juga melihat bagaimana pelayanan terbaik yang bisa diberikan kepada masyarakat,” katanya.

    Sunarto menuturkan, pelayanan terbaik mencakup sejumlah aspek yang dirasakan langsung oleh pasien.  Mulai dari ketepatan layanan hingga pemanfaatan teknologi dalam proses perawatan.

    “Hal ini juga mencakup ketepatan layanan, kualitas dari fungsi layanan, bangunan fisik, hingga bagaimana pemanfaatan teknologi digunakan untuk pelayanan pasien,” tambahnya.

    Dengan demikian, rumah sakit dan fasilitas kesehatan perlu melihat layanan secara lebih menyeluruh. 

    Pasien tidak hanya datang untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan, tetapi juga mengalami seluruh proses pelayanan selama berada di fasilitas kesehatan.

    Kepercayaan pasien perlu dibangun

    Press Conference ASMIHA ke-35: Beyond Borders, Training, and the Future of Indonesian Cardiology, di Jakarta Selatan, Kamis (16/7/2026).KOMPAS.com/DEVI PATTRICIA Press Conference ASMIHA ke-35: Beyond Borders, Training, and the Future of Indonesian Cardiology, di Jakarta Selatan, Kamis (16/7/2026).

    Sementara itu, kardiolog senior sekaligus Ketua Dewan Etik PERKI, Muhammad Munawar, MD, FIHA menilai, kepercayaan menjadi faktor yang tidak kalah penting dalam layanan kesehatan.

    “Hal yang tidak kalah penting yaitu membangun kepercayaan pasien. Sebab, teknologi yang canggih, pendidikan dokternya bagus, tapi pasiennya tidak percaya juga tidak bisa,” tutur Munawar.

    Menurutnya, keberadaan teknologi medis yang canggih dan latar belakang pendidikan dokter yang baik belum cukup untuk membuat pasien merasa yakin. 

    Hubungan antara dokter dan pasien juga perlu dibangun melalui kejujuran serta keterbukaan.

    “Kejujuran dan trasnparansi yang harus kita pertahankan di Indonesia. Pasien dapat rasa kepercayaan penuh kepada dokter, bukan masalah fasilitas. Integritas itu yang harus ditanamkan pada para dokter untuk menunjang valuenya,” pungkasnya.

    Kepercayaan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Indonesia. 

    Dengan pelayanan yang lebih menyeluruh dan hubungan dokter-pasien yang kuat, masyarakat diharapkan tidak lagi menjadikan layanan kesehatan luar negeri sebagai satu-satunya pilihan.

    • Sebelumnya: Revitalisasi Keraton Solo Dikebut, 300 Pekerja Dilibatkan
    • Selanjutnya: 3 Zodiak yang Diprediksi Makin Cuan pada 20-26 Juli 2026, Ada Virgo

      Artikel Terkait

      • Pengguna Lama iPhone Makin Setia, Sedikit yang Pindah dari Android
      • Makin Tak Didukung Warga AS, Israel Gelontorkan Rp 897 M untuk Perbaiki Citra
      • Pantai Mliwis Kebumen, Surga Tepi Laut yang Gratis Tiket Masuk
      • Timur Tengah Mendidih, Arab Saudi Akan Beli Senjata AS Rp 33 T
      • Road Show E-Sports Kapolri Cup 2026 di Polda Kepri, Ajang Lahirkan Atlet Berprestasi
      • KPK Dalami Tujuan Bupati Kuansing Beri Amplop ke Menhut Raja Juli
      • Momok Tahunan Banjir di Kuta-Seminyak, Pemkab Badung Bangun Drainase dan Tambah Pompa Air
      • MenPAN-RB Sampaikan Capaian Kinerja Tahun 2025 di Rapat Kerja DPR RI
      • Bos Perusahaan Ditemukan Tewas di Kamar Hotel Jaksel, Diduga Bunuh Diri
      • Seskab: Pemerintah Targetkan Renovasi 400.000 Rumah Tidak Layak Huni Tahun Ini

        Lihat Sekilas

      • 21 Motor Parkir di Trotoar ITC Kuningan Diangkut Dishub Jaksel
      • Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad Bin Khalifa Al Thani Meninggal Dunia
      • Rahasia Tubuh Bugar Kylian Mbappe, dari Pola Makan hingga Latihan
      • Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 6 Halaman 7 Kurikulum Merdeka: Hubungan Antarsila dalam Pancasila
      • Prabowo: Lebih dari 108 Masalah Diselesaikan dalam 18 Bulan, Ini Prestasi
      • Kesaksian Sopir Truk Korban Tabrakan Beruntun di Tol JORR Arah Tanjung Priok
      • IHSG Ditutup Melonjak 1,10 Persen, Investor Asing Serok Rp 725 Miliar
      • 3 Zodiak yang Diprediksi Paling Beruntung pada 20-26 Juli 2026, Ada Leo
      • Polisi: Tak Ada Keterlibatan Pihak Lain soal Bos Perusahaan Tewas di St Regis
      • Candra Naya di Glodok, Rumah Keluarga Tionghoa Kaya Zaman Batavia
      • Copyright © 2026 Powered by Tiap Tahun Jutaan Warga RI Berobat ke Luar Negeri, Apa Alasannya?,Vista Notebook   sitemap