Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Bisnis >Korupsi TPP Guru Rembang Naik Sidik, Kajari: Ya Harus Selesai Lah

    Korupsi TPP Guru Rembang Naik Sidik, Kajari: Ya Harus Selesai Lah

    Waktu: 2026-09-12 18:19:26 Sumber: Vista Notebook Penulis: Wisata

    Kejaksaan Negeri ( Kejari ) Rembang resmi menaikkan status penanganan kasus dugaan korupsi Dana Tambahan Penghasilan Pegawai ( TPP ) dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan.

    Kasus hukum yang ikut menyeret ratusan guru di lingkungan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga ( Dindikpora ) Kabupaten Rembang ini diduga kuat telah merugikan keuangan negara hingga miliaran rupiah.

    Kepala Kejaksaan Negeri ( Kajari ) Rembang, Rully Mutiara, mengatakan bahwa peningkatan status perkara tersebut dilakukan setelah tim jaksa menemukan bukti permulaan yang cukup mengenai adanya unsur tindak pidana korupsi.

    "Saat ini dari tahap penyelidikan, sudah kita tingkatkan ke tahap penyidikan. Ya harus selesai lah, kok enggak selesai," ujar Rully dengan nada tegas saat memberikan keterangan kepada wartawan pada Kamis ( 16/7/2026 ).

    Puluhan Guru Telah Diperiksa

    Hingga saat ini, tim penyidik Kejari Rembang terus bergerak secara maraton untuk memeriksa saksi-saksi secara berkala. Dari total target sekitar 250 hingga 270 guru yang terindikasi terkait dengan aliran dana tersebut, puluhan di antaranya sudah menghadap dan dimintai keterangan oleh penyidik.

    "Kalau ditanya berapa persen, dari guru yang sudah kita periksa itu sebanyak 70 orang dari total sekitar 250 atau 270 orang," jelas Rully memaparkan progres pemeriksaan.

    Selain dari kalangan tenaga pendidik, jaksa penuntut umum juga telah menjadwalkan pemeriksaan intensif terhadap sejumlah pejabat penting di lingkungan Dindikpora, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ( BPKAD ), hingga pihak perbankan penyalur resmi guna mengusut tuntas seluruh aliran dana.

    Detail Bukti dan Tersangka Disampaikan Lewat Pres Rilis Khusus

    Kendati demikian, pihak Kejari Rembang saat ini masih enggan membeberkan secara rinci mengenai alat-alat bukti apa saja yang telah disita, serta siapa saja aktor utama yang paling bertanggung jawab dalam pusaran kasus korupsi tersebut.

    Rully meminta kepada segenap masyarakat dan media untuk memberikan waktu luang kepada tim penyidik agar dapat mendalami keterangan dari para saksi secara objektif.

    "Nanti kita akan buka ketika press release secara khusus. Beri waktu kita untuk mendalami karena ketika di penyidikan itulah kita akan dalami siapa yang terlibat, siapa apa, menurut keterangan saksi, terus mau apa dengan alat-alat bukti apa yang kita dapat," terang dia memaparkan rencana kerja kejaksaan.

    Sekadar diketahui bersama, kasus dugaan korupsi dana TPP ini mulai mencuat ke publik setelah adanya temuan ketidaksesuaian yang janggal pada proses pencairan anggaran di lingkungan ASN Dindikpora Rembang. Penyidikan intensif ini diharapkan dapat segera mengungkap nama tersangka resmi dan mengembalikan kerugian negara.

    • Sebelumnya: Parlemen Israel Bubar, Netanyahu Terancam
    • Selanjutnya: Rekap Hasil Final Japan Open 2026: Indonesia 1 Gelar, Tuan Rumah "Zonk"

      Artikel Terkait

      • Bentrok Kelompok Bermotor dengan Warga di Makassar, Ratusan Orang Saling Serang, Motor Dibakar
      • Trump Raup Rp 17,9 Triliun dari Kripto dalam Setahun, Termasuk dari Koin Meme
      • BRIN Diminta Prabowo Cari Sumber Air Baru, Antisipasi Dampak Perubahan Iklim
      • Jembatan dari Brimob untuk Mereka yang Terlupakan
      • Sari Yuliati Puji Implementasi Biodiesel B50 Wujudkan Kemandirian Energi
      • Trump: AS Harus Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Lagi, Tanpa Meksiko-Kanada
      • 4 Kepala Daerah Terjaring OTT Berasal dari Jateng, Apa Sebabnya?
      • Edarkan Tramadol Berkedok Warung Kelontong, Pria di Kalideres Jakbar Diciduk Polisi
      • Mitsubishi XForce Hybrid Masuk Grup Neraka, Bagaimana Peluangnya?
      • BMKG Keluarkan Peringatan Hujan Lebat di Sumut dan Sulsel Meski Lagi Kemarau

        Lihat Sekilas

      • Pengendara yang Nekat Lewat Trotoar Daan Mogot Jakbar Bakal Ditilang ETLE
      • Polda Sumut Ungkap 3.865 Kasus Narkoba dalam 6 Bulan, Sita 5,3 Ton Barang Bukti
      • Permintaan Pertalite Naik, BPH Migas Minta Masyarakat Tak "Panic Buying"
      • Hamparan Sabana di Labuan Bajo Terbakar, Api Menyebar Capai 100 Hektar
      • Pemprov DKI Mulai Hentikan Open Dumping di Bantargebang pada 1 Agustus
      • Dana Asing hingga MSCI Jadi Penentu Arah IHSG di Semester II-2026
      • Militer China-Filipina Bentrok di Laut China Selatan, 1 Orang Luka
      • Kelakuan RX King Lawan Arah di Pakansari Bikin 3 Korban Bergelimpangan
      • Cerita Warga Depok Rumahnya Diteror Tetangga: Tendang Pagar hingga Bawa Golok
      • Perang Berlanjut, Trump Ancam Lebih Banyak Serangan ke Iran
      • Copyright © 2026 Powered by Korupsi TPP Guru Rembang Naik Sidik, Kajari: Ya Harus Selesai Lah,Vista Notebook   sitemap