Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Otomotif >Cerita Warga Depok Rumahnya Diteror Tetangga: Tendang Pagar hingga Bawa Golok

    Cerita Warga Depok Rumahnya Diteror Tetangga: Tendang Pagar hingga Bawa Golok

    Waktu: 2026-09-12 18:21:28 Sumber: Vista Notebook Penulis: Wisata

    Keluarga Azis Suraji di Pancoran Mas, Depok, berkonflik dengan tetangga hingga rumahnya menjadi sasaran teror. Anak Suraji, Novita , menceritakan sang tetangga kerap berulah di depan rumahnya.

    Novita menjelaskan salah satu yang dilakukan tetangganya adalah merusak pagar pada Rabu lalu. Sang tetangga merusak pagar dengan menendang-nendang.

    "Itu barusan yang tanggal 15 yang kemarin. Itu baru. kaki, ditendang," kata Novita ditemui di rumahnya, Jumat .

    Novita menuturkan tetangganya juga pernah mengganggu keluarganya saat menggelar pengajian pada 2025. Tetangganya itu sempat menyetel musik keras-keras.

    " 2025, itu ketika, kenapa saya bilang nyetel musik itu benar adanya? Karena mama lagi pengajian ratiban malam Jumat. Wajar nggak tuh?" tanyanya.

    Novita mengaku keluarganya juga pernah diteror tetangganya pakai golok. Momen tersebut, katanya, terjadi dalam suatu hari Lebaran.

    "Sampai pas Lebaran aja pernah kita dibawain golok. Keluarga lagi pada kumpul di rumah, dibawain golok. Banyak saksi hidup, keluarga saya masih pada hidup. Sayangnya belum ada CCTV," katanya.

    Novita menjelaskan keluarganya juga hampir setiap hari diganggu secara verbal.

    "Kalau untuk verbal itu hampir setiap hari kalau verbal ya," katanya.

    Novita menyebut teror ini diawali salah paham dari pihak tetangganya. Saat itu, ibu Novita sedang bercanda bersama cucu dan menantunya alias suami Novita yang merupakan warga negara asing .

    "Awal mulanya dulu kan suami saya WNA. Nggak mengerti bahasa Indonesia. Dia hanya paham kata-kata yang sarkas gitu. Nah dia bercanda sama anaknya sampai nangis-nangis gitu. Terus mama bilang 'orang gila', biar anaknya ketawa segala macam, biar nggak nangis lagi," kata Novita ditemui di rumahnya, Jumat .

    Namun, candaan keluarga Novita itu membuat pihak tetangga salah paham. Padahal, menurutnya candaan itu hanya terjadi internal antara sang ibu berserta cucu dan menantu tanpa ada pihak luar keluarganya.

    "Nah, katanya sakit hati sama perkataan mama saya 'orang gila', padahal nggak pernah ada sedikit pun keluarga saya yang ngatain dia pas kejadian," sambungnya.

    Sebelumnya, rekaman CCTV memperlihatkan seorang pria melempar helm ke rumah tetangga di Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat , viral di media sosial . Polisi menyelidiki kasus tersebut.

    Dari video yang beredar di media sosial, Kamis , terlihat seorang pria mondar-mandir menggunakan motor di depan pagar rumah korban. Kemudian, pria tersebut melemparkan helm dengan kencang ke dalam rumah korban.

    Pada hari yang berbeda, tampak pria yang sama sempat membuang sampah ke rumah korban. Sejumlah warga berusaha melerai aksi pria tersebut, tapi muncul keributan.

    Dimintai konfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka membenarkan korban telah membuat LP pada Rabu . Nomor LP terigester LP/B/1531/VII/2026/SPKT/POLRES METRO DEPOK.

    "Iya baru buat LP semalam," ujar AKBP Made saat dimintai konfirmasi, Kamis .

    Saat ini pihak kepolisian masih memeriksa saksi-saksi untuk menyelidiki kasus tersebut. Kasus ditangani Polres Metro Depok.

    Simak juga Video 'Viral Warga di Depok Diteror Tetangganya Sampai Mau Jual Rumah':

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: BGN Lapor ke DPR: Bicara WTP BPK di Era Dadan hingga Ungkap Daftar Utang
    • Selanjutnya: Hotman Paris Sebut Kasus ASABRI Mulai Sebelum Febrie Adriansyah Jadi Jampidsus

      Artikel Terkait

      • Asosiasi Desa Harap KDKMP Bisa Bangun Produktivitas-Genjot Ekonomi Warga
      • 3 Hal yang Diam-diam Dinilai Orang Saat Pertama Kali Bertemu
      • Gubernur NTT Pastikan Kupang Siap Jadi Tuan Rumah PeSONas II 2026
      • Jadwal China Open 2026 Hari Ini: 5 Wakil Indonesia Turun Bertanding
      • Menperin: Industri Pengolahan Serap Lebih dari 20 Juta Pekerja, SDM Terampil Masih Dibutuhkan
      • OJK Bantah Isu Berobat Pakai Asuransi Wajib Bayar 10 Persen, Ini Aturan Terbarunya
      • Pemprov Jabar Integrasikan Sekolah Maung dengan Dunia Industri
      • Curhatan di Status WhatsApp Bongkar Aksi Ketua RT di Lumajang yang Diduga Perkosa Anak 14 Tahun
      • Kuwait Klaim Cegat Serangan Drone dari Iran
      • Prabowo Tekankan Digitalisasi Pemerintahan, Singgung Kartu Identitas Tunggal

        Lihat Sekilas

      • Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 20 Juli 2026, Cek Keberangkatan Lengkap
      • Kasus JPO Tendean Jadi Alarm Lemahnya Pengawasan Kendaraan ODOL
      • 10 Kota Paling Tidak Layak Huni di Dunia 2026, Ada dari Indonesia?
      • KPK Temukan Uang, Valas hingga Perhiasan Saat Geledah Rumah Dinas Bupati Etik
      • Aksi Vokalis The Neighbourhood Buka Baju di Atas Panggung Bikin Penonton Histeris
      • CONMEBOL Dorong Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Tim, Apa Gagasannya?
      • Pemuda Madiun Kabur Saat Tur Korsel, Ibunda Ditagih Rp 50 Juta
      • DPRD DKI Kawal Penerbitan Sertifikat Tanah PTSL yang Bertahun-tahun Tertunda
      • Dokter Tegaskan Gigi Susu Tetap Harus Dirawat, Jangan Tunggu Copot Sendiri
      • AS Perluas Serangan, Iran Ancam Infrastruktur Regional
      • Copyright © 2026 Powered by Cerita Warga Depok Rumahnya Diteror Tetangga: Tendang Pagar hingga Bawa Golok,Vista Notebook   sitemap