Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Kesehatan >Polda Sumut Ungkap 3.865 Kasus Narkoba dalam 6 Bulan, Sita 5,3 Ton Barang Bukti

    Polda Sumut Ungkap 3.865 Kasus Narkoba dalam 6 Bulan, Sita 5,3 Ton Barang Bukti

    Waktu: 2026-07-29 16:24:10 Sumber: Vista Notebook Penulis: Bisnis

    Kepolisian Daerah Sumatera Utara mencatat ribuan kasus tindak pidana narkotika sepanjang semester pertama 2026.

    Dalam periode Januari hingga Juni, aparat kepolisian menangani 3.865 kasus dengan total 4.628 tersangka yang berhasil diamankan.

    Capaian tersebut menunjukkan intensitas penindakan yang dilakukan aparat dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah Sumatera Utara, sekaligus menggambarkan masih tingginya ancaman kejahatan narkotika di daerah tersebut.

    Seberapa besar pengungkapan kasus narkoba di Sumut?

    Direktur Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara Kombes Pol Andy Arisandi mengatakan ribuan kasus yang terungkap merupakan hasil kerja Direktorat Reserse Narkoba bersama seluruh jajaran kepolisian resor di wilayah Sumut.

    Menurut dia, total barang bukti yang berhasil disita mencapai sekitar 5,3 ton dalam bentuk padat serta 93.990 mililiter dalam bentuk cair.

    Rincian barang bukti tersebut meliputi:

    948 kilogram sabu-sabu685 kilogram ganja3.215 batang pohon ganja124.277 butir pil ekstasi4.288 gram psikotropika21.440 butir pil Happy Five7.227 gram ketamin serbuk405 butir triheksifenidil.

    Andy menjelaskan, pengungkapan tersebut merupakan hasil berbagai operasi, termasuk Operasi Antik Toba 2026, penggerebekan lokasi yang diduga menjadi tempat penyalahgunaan narkotika, serta razia di sejumlah tempat hiburan malam.

    Bagaimana modus peredaran narkotika yang terungkap?

    Dalam pengungkapan kasus tersebut, aparat kepolisian menemukan beragam modus yang digunakan pelaku untuk menyelundupkan narkotika ke wilayah Sumatera Utara.

    Beberapa modus yang berhasil diungkap antara lain:

    Menyembunyikan narkotika di dalam tangki kendaraanMemasukkan barang haram ke dalam kotak oleh-olehMenggunakan kapal nelayan sebagai sarana distribusiMemanfaatkan jalur darat, laut, dan udara.

    Selain itu, penyidik juga menemukan indikasi keterlibatan jaringan lintas negara, terutama dari Malaysia.

    Andy mengatakan pihaknya telah melakukan kolaborasi dengan Konsulat Malaysia di Medan terkait daftar pencarian orang (DPO) dalam kasus narkotika tersebut.

    Hal ini dilakukan karena sebagian barang bukti yang disita di perairan Sumut diduga berasal dari Malaysia.

    Bagaimana tren pengungkapan sabu-sabu di Sumut?

    Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto mengungkapkan bahwa pengungkapan kasus sabu-sabu di wilayahnya menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.

    Ia menyebutkan bahwa pada 2024, aparat berhasil mengungkap sekitar 1,5 ton sabu-sabu, kemudian meningkat menjadi 1,7 ton pada 2025.

    Sementara itu, pada enam bulan pertama 2026, jumlah sabu-sabu yang berhasil diungkap mencapai 948 kilogram.

    Menurut Whisnu, pemberantasan narkoba menjadi salah satu prioritas utama Polda Sumut dengan melibatkan seluruh jajaran kepolisian, mulai dari tingkat polrestabes hingga polsek.

    Selain itu, upaya penanggulangan juga diperkuat melalui kerja sama lintas instansi.

    Polda Sumut mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam membantu pemberantasan narkotika dengan melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan.

    Andy menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat sangat penting dalam memutus rantai peredaran narkoba yang semakin kompleks.

    • Sebelumnya: Belajar Coding Otodidak, Bocah SD Boyolali Temukan Celah Keamanan NASA
    • Selanjutnya: Mensos Minta Pemda Aktif Perbarui DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

      Artikel Terkait

      • Berkaca Dari Kecelakaan Maut di Pantura Indramayu, Mobil Pikap Dilarang untuk Angkut Penumpang
      • Kantor Kemenag Wonogiri Siapkan Draf Penutupan Ponpes Manjung
      • 3 Rekor Lionel Messi yang Pecah di Piala Dunia 2026
      • Tuntaskan Perkara Ijazah, 15 Teman Kuliah Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo dan Tifa
      • Panduan ke Wisata Alam Desa Wisata Pulesari di Sleman dari Kota Yogya
      • Syarat Beasiswa Bright 2026, Ada Biaya UKT Penuh, Tunjangan Bulanan dan Asrama
      • Jadi Pendiri WAICO, Indonesia Tegaskan Tak Memihak China maupun AS Dalam Pengembangan AI
      • Primata Kunci Cegah Kepunahan Massal akibat Perubahan Iklim
      • Kemensos Intens Dampingi Anak Yatim Piatu Kecanduan Hirup BBM di Sukabumi
      • Purbaya Akui Sempat Tarik Dana SAL dari Himbara atas Permintaan BI

        Lihat Sekilas

      • Viral Video Dishub Dharmasraya Tarik Retribusi Truk Antre BBM, Kadishub: Bukan Pungutan di Dalam SPBU
      • Konflik Berdarah di Adonara Flores Timur Diduga Dipicu Sengketa Tanah, Begini Duduk Perkaranya
      • Komparasi Motor Listrik Rp 25 Jutaan: VinFast Viper Vs Emotor Sprinto
      • Kemendikdasmen Ungkap Penyebab SD Minim Murid Baru di Tahun Ajaran 2026/2027
      • Kepergok Curi Kabel Rp 143 Juta, 2 Pria di Cikarang Ditangkap Polisi
      • Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Tersangka
      • Bos Laundry di Jaksel Bantah Tahan Ijazah Karyawan, Akui Masih Ada Dokumen Tersimpan
      • GOR Pondok Bambu Jaktim Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026 Gratis, Sedia Makan hingga Hadiah Jersey
      • Kasus Dugaan Mafia Tanah Sleman, BPN Ungkap Dua Sertifikat Mbah Lanjarsari Sudah Beralih Nama sejak 2010
      • Cegah Korupsi dan Sengketa Hukum, Bupati Bulungan Bekali 74 Kepala Desa lewat Retreat Kepemimpinan
      • Copyright © 2026 Powered by Polda Sumut Ungkap 3.865 Kasus Narkoba dalam 6 Bulan, Sita 5,3 Ton Barang Bukti,Vista Notebook   sitemap