Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Berita >Sirop Tumpah yang Bikin Gelombang Dahsyat Seperti Tsunami

    Sirop Tumpah yang Bikin Gelombang Dahsyat Seperti Tsunami

    Waktu: 2026-07-29 16:17:29 Sumber: Vista Notebook Penulis: Bisnis

    Sebuah kecelakaan dahsyat pernah menghantam Kota Boston, Massachusetts, Amerika Serikat . Di kota ini, tumpahan sirop masif memicu bencana yang kedahsyatannya mirip gelombang tsunami.

    Dikutip dari laman resmi Pemerintah Kota Boston, peristiwa ini dikenal sebagai Tragedi Banjir Besar Molase Boston . Kecelakaan mematikan tersebut terjadi pada 15 Januari 1919 di wilayah North End, Boston.

    Molase merupakan sirop gula kental berwarna kecokelatan. Ketika tangki penampungnya pecah, sirop ini tumpah ruah dan menciptakan gelombang tinggi yang menyapu kota.

    Peristiwa tragis ini bermula dari sebuah tangki raksasa setinggi 50 kaki yang dibangun oleh Purity Distilling Company pada 1915. Tangki tersebut digunakan khusus untuk menampung molase industri.

    Meskipun terhitung baru, tangki tersebut diketahui sering mengalami kebocoran. Pemiliknya bahkan sengaja mengecat tangki dengan warna cokelat untuk menyamarkan rembesan cairan yang keluar dari sambungan tangki.

    Petaka terjadi sekitar pukul 13.00 waktu setempat. Saat penduduk sekitar sedang beraktivitas di bawah sinar matahari yang hangat, mereka tiba-tiba mendengar suara gemuruh berat. Banyak warga awalnya mengira suara itu berasal dari kereta api yang sedang melintas.

    Namun, tanpa diduga, tangki raksasa tersebut pecah dan menumpahkan seluruh isinya. Sebanyak 2,3 juta galon molase berubah menjadi gelombang raksasa yang meluncur deras melalui jalanan padat penduduk.

    Gelombang cairan kental tersebut bergerak cepat dengan kecepatan 35 mil per jam atau setara 56,33 km/jam. Kekuatan empasannya sangat masif, hingga mampu mendorong kereta dari relnya, merobohkan gedung, dan menghancurkan berbagai bangunan di sekitarnya.

    Tragedi ini menewaskan 21 orang dan menyebabkan 150 lainnya luka-luka. Para korban meninggal dunia akibat terjebak dan mati lemas di dalam cairan molase yang pekat. Sebagian besar korban tewas merupakan pekerja dan pengemudi yang tengah beraktivitas di area dermaga.

    Pascakejadian, proses evakuasi dan pembersihan segera dilakukan. Namun, upaya tersebut berjalan sangat sulit karena sifat cairan molase yang begitu lengket. Petugas bahkan harus menggunakan air laut untuk mengencerkan kekentalan cairan tersebut agar mudah dibersihkan.

    Tragedi ini akhirnya menjadi pelajaran berharga bagi AS. Pemerintah setempat kemudian memberlakukan regulasi industri yang jauh lebih ketat, termasuk kewajiban bagi insinyur dan arsitek untuk menandatangani serta menyegel cetak biru rencana bangunan, serta kewajiban pemeriksaan berkala oleh inspektur bangunan pemerintah.

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: Panglima TNI Sebut Pendampingan TNI AU Sumbang 45 Persen Target Produksi Gula Nasional 2026
    • Selanjutnya: Resto Steak di Menteng Kebakaran

      Artikel Terkait

      • Alami Disfungsi Saluran Eustachius, IU Batalkan Konser dan Rilis Album
      • Lowongan Kerja di BliBli bagi Fresh Graduate hingga Lulusan SMA/SMK, Cek Syaratnya
      • Bupati Lombok Barat Tiba di KPK Usai Kena OTT
      • Pertamina Tegaskan Akan Tindak Sopir Mobil Tangki yang Melanggar di Medan
      • Daftar Lokasi Kantong Parkir Konser Akbar Monas 2026
      • Menkop Dialog dengan 10 Asosiasi Desa di RI, Tuntaskan Persoalan KDKMP
      • Kapasitas Menyusut 5,3 Juta Meter Kubik, Waduk Gondang Dikeruk demi Irigasi 10.588 Hektare Sawah
      • Pertamina Tegaskan Akan Tindak Sopir Mobil Tangki yang Melanggar di Medan
      • Alasan Nama Bayi Muhammad MBG Subianto di Wonosobo Tak Bisa Dicantumkan di Akta Kelahiran
      • 'Taufik Hidayat' Cikarang Penyiksa Pacar Ditangkap di Jakarta Timur

        Lihat Sekilas

      • 2 Sekolah Rakyat di Banyuwangi Dilebur, Siswa Bakal Tempati Gedung Baru
      • Jadwal Piala Presiden Elite 2026 Mulai 25 Juli, Persib Vs Arema Jadi Laga Pembuka
      • Buntut Kericuhan Pascalaga Spanyol vs Argentina, FIFA Buka Penyelidikan
      • Pemeriksaan Setempat, Muncul Bangunan Baru di Lahan Rumah yang Dirobohkan Wanita di Surabaya
      • Kronologi Tabrakan Beruntun 6 Kendaraan di Tol JORR
      • Kapolresta Tangerang Sebut Hari Bhayangkara Jadi Momen untuk Berbenah
      • Fans Argentina Ngamuk Usai Kalah di Final Piala Dunia, Bentrok dengan Polisi
      • Argentina Gagal Juara Piala Dunia, Suporter Bentrok dengan Polisi
      • KPK Kehilangan Kata "Berani" dalam Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
      • Menkop Dialog dengan 10 Asosiasi Desa di RI, Tuntaskan Persoalan KDKMP
      • Copyright © 2026 Powered by Sirop Tumpah yang Bikin Gelombang Dahsyat Seperti Tsunami,Vista Notebook   sitemap