Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Berita >Sirop Tumpah yang Bikin Gelombang Dahsyat Seperti Tsunami

    Sirop Tumpah yang Bikin Gelombang Dahsyat Seperti Tsunami

    Waktu: 2026-09-12 18:19:42 Sumber: Vista Notebook Penulis: Hiburan

    Sebuah kecelakaan dahsyat pernah menghantam Kota Boston, Massachusetts, Amerika Serikat . Di kota ini, tumpahan sirop masif memicu bencana yang kedahsyatannya mirip gelombang tsunami.

    Dikutip dari laman resmi Pemerintah Kota Boston, peristiwa ini dikenal sebagai Tragedi Banjir Besar Molase Boston . Kecelakaan mematikan tersebut terjadi pada 15 Januari 1919 di wilayah North End, Boston.

    Molase merupakan sirop gula kental berwarna kecokelatan. Ketika tangki penampungnya pecah, sirop ini tumpah ruah dan menciptakan gelombang tinggi yang menyapu kota.

    Peristiwa tragis ini bermula dari sebuah tangki raksasa setinggi 50 kaki yang dibangun oleh Purity Distilling Company pada 1915. Tangki tersebut digunakan khusus untuk menampung molase industri.

    Meskipun terhitung baru, tangki tersebut diketahui sering mengalami kebocoran. Pemiliknya bahkan sengaja mengecat tangki dengan warna cokelat untuk menyamarkan rembesan cairan yang keluar dari sambungan tangki.

    Petaka terjadi sekitar pukul 13.00 waktu setempat. Saat penduduk sekitar sedang beraktivitas di bawah sinar matahari yang hangat, mereka tiba-tiba mendengar suara gemuruh berat. Banyak warga awalnya mengira suara itu berasal dari kereta api yang sedang melintas.

    Namun, tanpa diduga, tangki raksasa tersebut pecah dan menumpahkan seluruh isinya. Sebanyak 2,3 juta galon molase berubah menjadi gelombang raksasa yang meluncur deras melalui jalanan padat penduduk.

    Gelombang cairan kental tersebut bergerak cepat dengan kecepatan 35 mil per jam atau setara 56,33 km/jam. Kekuatan empasannya sangat masif, hingga mampu mendorong kereta dari relnya, merobohkan gedung, dan menghancurkan berbagai bangunan di sekitarnya.

    Tragedi ini menewaskan 21 orang dan menyebabkan 150 lainnya luka-luka. Para korban meninggal dunia akibat terjebak dan mati lemas di dalam cairan molase yang pekat. Sebagian besar korban tewas merupakan pekerja dan pengemudi yang tengah beraktivitas di area dermaga.

    Pascakejadian, proses evakuasi dan pembersihan segera dilakukan. Namun, upaya tersebut berjalan sangat sulit karena sifat cairan molase yang begitu lengket. Petugas bahkan harus menggunakan air laut untuk mengencerkan kekentalan cairan tersebut agar mudah dibersihkan.

    Tragedi ini akhirnya menjadi pelajaran berharga bagi AS. Pemerintah setempat kemudian memberlakukan regulasi industri yang jauh lebih ketat, termasuk kewajiban bagi insinyur dan arsitek untuk menandatangani serta menyegel cetak biru rencana bangunan, serta kewajiban pemeriksaan berkala oleh inspektur bangunan pemerintah.

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: 2 Penganiaya Ketua BPD Penolak Tambang Emas Ilegal Jadi Tersangka dan Ditahan
    • Selanjutnya: Menkum: Tarif Lepas WNI Hanya untuk 300 Orang, Apa yang Perlu Kita Resahkan?

      Artikel Terkait

      • Nobar Final Piala Dunia Tanpa Khawatir, Ini 4 Tips Jaga Metabolisme dan Kesehatan Hati
      • Kabut Asap Bayangi Final Piala Dunia, Udara New York Sangat Tidak Sehat
      • Air PAM Mati, Apakah Pelanggan Berhak Dapat Kompensasi?
      • 10 Hidangan Nasi Terenak di Indonesia Versi TasteAtlas, Ada Favoritmu?
      • DBS Optimistis Pasar Saham RI Bangkit, IHSG Diproyeksi Menuju 8.000 di Akhir Tahun
      • J Trust Bank (BCIC) Gandeng Pegolf Kristina Yoko untuk Perkuat "Branding"
      • Declan Rice: Skuad Terbaik Inggris yang Tinggal Menunggu "Waktunya"
      • Prabowo Segera Rilis Motor Listrik Nasional, Intip Calon Mereknya
      • Krisis Air Bersih Melanda 22 Desa di Banjar Kalsel, Sumur Warga Mulai Mengering
      • Kisah 3 Napiter Eks JI di Semarang yang Kini Berikrar Setia kepada NKRI

        Lihat Sekilas

      • Peredaran Narkotika Kerap Sasar Pelajar, Polres Jakpus Pasang Barcode Aduan Anonim di Sekolah
      • Bentrok Kelompok Bermotor dengan Warga di Makassar, Ratusan Orang Saling Serang, Motor Dibakar
      • Samsung Galaxy A27 Vs Galaxy A26, Apa Saja yang Upgrade?
      • Melihat Keseruan Final Liga Aspal, Gang Sempit Menteng Dipadati Warga
      • 10 Tahun HBC Purwakarta, dari Komunitas Jadi Keluarga Besar
      • Sorotan Kemlu Atas Aksi Pemuda Madiun Kabur Saat Tur di Korsel
      • Teror Tetangga Tak Sudah-sudah Bikin Warga Depok Putuskan Jual Rumah
      • Wanita di Bekasi Sempat Cekcok dengan Pacar Sebelum Disekap
      • Naik Mulai Bulan Depan, Ini Tarif Baru Naturalisasi hingga Lepas Status WNI
      • Bupati Sukoharjo Pakai Hasil Peras Anak Buah buat Renovasi Rumah dan Beli Mobil
      • Copyright © 2026 Powered by Sirop Tumpah yang Bikin Gelombang Dahsyat Seperti Tsunami,Vista Notebook   sitemap