Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Wisata >Krisis Air Bersih Melanda 22 Desa di Banjar Kalsel, Sumur Warga Mulai Mengering

    Krisis Air Bersih Melanda 22 Desa di Banjar Kalsel, Sumur Warga Mulai Mengering

    Waktu: 2026-09-12 17:40:35 Sumber: Vista Notebook Penulis: Teknologi

     Kekeringan mulai melanda Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, akibat musim kemarau yang semakin panjang.

    Kondisi tersebut menyebabkan 22 desa di delapan kecamatan mengalami krisis air bersih.

    Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjar, Wasis Nugraha, mengatakan pihaknya terus mendistribusikan bantuan air bersih ke wilayah terdampak.

    "Hingga pertengahan Juli 2026, kami telah mendistribusikan sebanyak 430 ribu liter air bersih," ujar Wasis kepada wartawan, Jumat (17/7/2026).

    Menurut Wasis, krisis air bersih tidak hanya dipicu oleh musim kemarau, tetapi juga pencemaran Sungai Martapura akibat puluhan ton bangkai ikan.

    Kondisi tersebut membuat warga enggan memanfaatkan air sungai karena khawatir kualitasnya tidak lagi layak digunakan.

    "Memang ada sebagian krisis air bersih disebabkan kemarau tapi ada juga wilayah yang disebabkan pencemaran Sungai Martapura," ungkap Wasis.

    Dampak terparah di desa pesisir

    Berdasarkan data BPBD Banjar, kekeringan paling parah terjadi di desa-desa pesisir yang berada di Kecamatan Beruntung Baru.

    Di wilayah tersebut, sumur-sumur warga mulai mengering, sementara kualitas air tanah menurun akibat intrusi air laut.

    "Di Beruntung Baru itu sumur warga juga mulai kering, sementara air yang tersisa cenderung semakin asin sehingga tidak layak digunakan," tambah Wasis.

    Untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, BPBD Banjar telah menempatkan 82 tandon air di desa-desa yang terdampak krisis air bersih.

    Langkah itu dilakukan agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau berlangsung.

    "Kami berupaya memastikan warga yang terdampak kekeringan tetap memperoleh akses terhadap air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," pungkas Wasis.

    • Sebelumnya: Sempat Setop Memanggang 3 Tahun karena Cedera, Baker Asal Bandung Kini Bersinar di India
    • Selanjutnya: Kejagung Tegaskan Febrie Adriansyah Tersangka Kasus Korupsi-TPPU Terkait ASABRI

      Artikel Terkait

      • Pertamina Tambah Jam Operasional BBM di Aceh, Distribusi Dipercepat hingga 14 Jam
      • 10 Tahun Mangkrak, Gibran Pastikan Jembatan Way Bunut Lampung Bisa Dilintasi Akhir Juli
      • Hutan Lindung di Bali Utara Terbakar, Pemadaman Terkendala Medan Terjal
      • Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Tersangka
      • Ford Bidik Kembali Pasar Fleet, Sasar Tambang dan Perkebunan
      • IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 6.041, Saham RANS Melonjak 24,77 Persen
      • Yunani Dilanda Gelombang Panas, Suhu Diprediksi Tembus 41 Derajat Celsius
      • BMKG: 2 Kecamatan di Bima Masuk Kategori Kekeringan Ekstrem, 63 Hari Tanpa Hujan
      • Dilaporkan Kasus Dugaan Perselingkuhan, Sekda Konawe Selatan Pilih Bungkam
      • Pria Ditangkap Polisi usai Tusuk Seseorang di Jakbar

        Lihat Sekilas

      • 2 Pembobol Toko Sepatu di Bekasi Dicokok, Pelaku Juga Garong 2 Minimarket
      • Harga Buyback Emas Antam, Galeri 24, dan UBS 18 Juli 2026 Turun
      • Festival Game Genshin Impact, Honkai Star Rail, dkk Kembali Digelar di Jakarta, Ini Tanggal dan Harga Tiketnya
      • Promo Weekend Indomaret Hari Ini 18 Juli 2026, Popok Balita Diskon 45 Persen
      • Trump Raup Rp 17,9 Triliun dari Kripto dalam Setahun, Termasuk dari Koin Meme
      • Pidato Prabowo Beri Sinyal Gaji TNI-Polri Naik? Istana Menjawab
      • Mana yang Lebih Sehat, Telur Ceplok atau Telur Dadar? Ini Kata Ahli Gizi
      • Pemerintah Buka Peluang Pelibatan Kantin di Program MBG
      • Inovasi soal Evakuasi Korban Bencana Bikin Mata Dunia Tertuju ke China
      • Kenapa Argentina Dibenci Banyak Orang, Termasuk di Amerika Latin?
      • Copyright © 2026 Powered by Krisis Air Bersih Melanda 22 Desa di Banjar Kalsel, Sumur Warga Mulai Mengering,Vista Notebook   sitemap