Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Hiburan >Kejagung Bentuk Penyidik Khusus Tangani Febrie Adriansyah, Jamin Independen

    Kejagung Bentuk Penyidik Khusus Tangani Febrie Adriansyah, Jamin Independen

    Waktu: 2026-07-29 17:10:10 Sumber: Vista Notebook Penulis: Hiburan

    Kejaksaan Agung akan membentuk tim penyidik khusus dalam mengusut perkara yang menjerat mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah, untuk menjamin independensi dan profesionalisme dalam proses penyidikan. Tim khusus ini akan mendalami seluruh berkas perkara dan barang bukti yang baru diterima dari pihak kepolisian.

    "Yang jelas makanya kita kan baru menerima, nanti kita pelajari. Nanti penyidik di Kejaksaan Agung, kita akan membentuk penyidik khusus," ucap Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna kepada wartawan di Gedung Utama Kejagung, Jakarta Selatan, Senin .

    "Khusus nih, karena kan nggak bisa dengan penyidik, kita akan membentuk tim khusus penyidiknya, kita akan pelajari, kita akan lihat seperti apa duduk perkaranya seperti apa berdasarkan daripada berita acara pemeriksaan yang sudah ada, juga berdasarkan barang-barang bukti yang ada, dikaitkan dengan dugaan terhadap tindak pidana yang disangkakan. Nah, ini kita pelajari seperti apa," sambung Anang.

    Anang menekankan bahwa Kejagung akan bekerja secara transparan dengan melibatkan pengawasan dari pihak luar, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi dan DPR RI. Hal ini dilakukan untuk memastikan penanganan perkara berjalan sesuai dengan prosedur.

    "Kami belum bisa memberikan jawaban bagaimana bentuknya seperti apa. Yang jelas dalam hal ini kita tetap berkoordinasi baik dengan penyidik dari Polri yang menangani sebelumnya, dan juga untuk menjamin independensi dan juga profesional, kami pastikan kita akan profesional," tegas Anang.

    "Kita akan melibatkan juga nanti koordinasi supervisinya dari KPK. Dan juga kan kemarin juga dari teman-teman Komisi III Anggota Dewan akan ikut mengawasi juga pelaksanaan dari proses penyidikan perkara ini," jelasnya.

    Meski demikian, Anang menegaskan bahwa pihaknya tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah selama proses penyidikan berlangsung.

    "Yang jelas kami akan terbuka, tetapi kami juga tetap memegang prinsip kehati-hatian dan menjunjung asas praduga tidak bersalah. Bukan di perkara ini saja, setiap mungkin rekan-rekan kalau kami menyampaikan menangani suatu perkara, prinsip kehati-hatian dan menjunjung asas praduga tak bersalah tetap kami kedepankan selama belum ada putusan yang tetap dan inkrah," tuturnya.

    Ditanya mengenai komposisi personel di dalam tim penyidik khusus tersebut, Anang menyebutkan Plt Jampidsus Rudi Margono akan memilih orang-orang yang tidak memiliki benturan kepentingan dengan Febrie Adriansyah.

    "Ya intinya kita nanti Pak Plt Jampidsus akan membentuk tim penyidik di Kejaksaan, orang-orang yang ditentukan ya. Nanti khususnya itu orang-orang tertentu yang yang meminimalisir tidak ada conflict of interest dengan yang bersangkutan tentunya," terang Anang.

    Pemilihan personel ini, lanjut Anang sangat krusial agar tim penyidik tidak menghadapi hambatan internal dalam membongkar kasus tersebut, mengingat Febrie sebelumnya merupakan pimpinan Bidang Pidana Khusus Kejagung.

    "Iya, nanti itu dipertimbangkan oleh kita, timnya mana yang ibaratnya secara ini tidak resisten ya. Seperti itu," tuturnya.

    Kemudian, saat ditanya mengenai kemungkinan adanya langkah perlawanan hukum dari pihak Febrie melalui jalur praperadilan, Anang memastikan kesiapan Korps Adhyaksa menghadapi itu.

    "Ya, kita siap menghadapi semua," ujarnya.

    Simak Video 'Kejagung: Febrie Adriansyah Masih di Indonesia, Dipantau Penyidik':

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: Jadi Spider-Man Bukan Jaminan, Tom Holland Curhat Kirim DM Erling Haaland tapi Tak Dibalas
    • Selanjutnya: Kronologi Tabrakan Beruntun 6 Kendaraan di Tol JORR

      Artikel Terkait

      • 6 Kesalahan Memasak yang Membuat Wajan Antilengket Cepat Rusak
      • Komdigi Jateng Sebut Dinsos Jadi Korban Peretasan 1,2 Juta Data Bansos, Tak Ada Niat Jahat
      • Kandang Ayam 4 Hektar Dikeluhkan Warga Ciputat, Kuasa Hukum: Izin Kami Sudah Lengkap
      • Kebocoran Gas Diduga Picu Ledakan di Rumah Mewah Medan, Lurah: Di Kompleks Ini Semua Pakai Gas Tanam
      • Kejagung Pastikan Tangani Kasus Febrie Adriansyah dengan Hati-hati
      • Viral Pungutan Parkir Saat Antre BBM di SPBU Dharmasraya, Dishub Tegaskan Itu Hanya Sosialisasi
      • Promo JSM Alfamart 17-19 Juli 2026, Minyak Goreng Sunco 2L Rp 43.900
      • Harga Daging Sapi Naik, Pedagang Bakso di Lamongan Dilema Hendak Naikkan Harga
      • Densus Pastikan Pelaku Teror Bom di SDN Jaksel Tak Terkait Jaringan Teroris
      • Hasil Piala AFF Wanita 2026: Indonesia Runner up Grup B Usai Ditahan Kamboja 1-1

        Lihat Sekilas

      • "Kami Akan Bertindak atas Nama Negara", Ultimatum Said Iqbal ke Kantor Laundry yang Tahan Ijazah
      • Kronologi Pendaki Gunung Merbabu Meninggal Diduga akibat Henti Jantung
      • Kimia Farma Siapkan Produksi Obat TB, Dukung Target Eliminasi 2030
      • Atlet Golf Jesslyn Wijaya Diduga Diculik di Jakpus, Ponselnya Terdeteksi di Jakut
      • Bukan Cuma Komodo, Manggarai Barat Punya 94 Desa Wisata yang Memikat
      • I.League Rombak Kalender Kompetisi, League Cup Hadir Mulai November
      • Prediksi Line Up Perancis Vs Inggris di Piala Dunia 2026, Skuad Rotasi
      • Gabung Fortuna Sittard, Ole Romeny Ungkap Peran Justin Hubner
      • Pria di Lubuklinggau Bakar Rumah Mertua, 11 Rumah Hangus, Kerugian Rp 2 Miliar
      • Jenazah Turis China Masih Tertahan di Labuan Bajo, Tunggu Keluarga Datang ke Indonesia
      • Copyright © 2026 Powered by Kejagung Bentuk Penyidik Khusus Tangani Febrie Adriansyah, Jamin Independen,Vista Notebook   sitemap