Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Hiburan >Kejagung Bentuk Penyidik Khusus Tangani Febrie Adriansyah, Jamin Independen

    Kejagung Bentuk Penyidik Khusus Tangani Febrie Adriansyah, Jamin Independen

    Waktu: 2026-09-12 18:19:50 Sumber: Vista Notebook Penulis: Bisnis

    Kejaksaan Agung akan membentuk tim penyidik khusus dalam mengusut perkara yang menjerat mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah, untuk menjamin independensi dan profesionalisme dalam proses penyidikan. Tim khusus ini akan mendalami seluruh berkas perkara dan barang bukti yang baru diterima dari pihak kepolisian.

    "Yang jelas makanya kita kan baru menerima, nanti kita pelajari. Nanti penyidik di Kejaksaan Agung, kita akan membentuk penyidik khusus," ucap Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna kepada wartawan di Gedung Utama Kejagung, Jakarta Selatan, Senin .

    "Khusus nih, karena kan nggak bisa dengan penyidik, kita akan membentuk tim khusus penyidiknya, kita akan pelajari, kita akan lihat seperti apa duduk perkaranya seperti apa berdasarkan daripada berita acara pemeriksaan yang sudah ada, juga berdasarkan barang-barang bukti yang ada, dikaitkan dengan dugaan terhadap tindak pidana yang disangkakan. Nah, ini kita pelajari seperti apa," sambung Anang.

    Anang menekankan bahwa Kejagung akan bekerja secara transparan dengan melibatkan pengawasan dari pihak luar, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi dan DPR RI. Hal ini dilakukan untuk memastikan penanganan perkara berjalan sesuai dengan prosedur.

    "Kami belum bisa memberikan jawaban bagaimana bentuknya seperti apa. Yang jelas dalam hal ini kita tetap berkoordinasi baik dengan penyidik dari Polri yang menangani sebelumnya, dan juga untuk menjamin independensi dan juga profesional, kami pastikan kita akan profesional," tegas Anang.

    "Kita akan melibatkan juga nanti koordinasi supervisinya dari KPK. Dan juga kan kemarin juga dari teman-teman Komisi III Anggota Dewan akan ikut mengawasi juga pelaksanaan dari proses penyidikan perkara ini," jelasnya.

    Meski demikian, Anang menegaskan bahwa pihaknya tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah selama proses penyidikan berlangsung.

    "Yang jelas kami akan terbuka, tetapi kami juga tetap memegang prinsip kehati-hatian dan menjunjung asas praduga tidak bersalah. Bukan di perkara ini saja, setiap mungkin rekan-rekan kalau kami menyampaikan menangani suatu perkara, prinsip kehati-hatian dan menjunjung asas praduga tak bersalah tetap kami kedepankan selama belum ada putusan yang tetap dan inkrah," tuturnya.

    Ditanya mengenai komposisi personel di dalam tim penyidik khusus tersebut, Anang menyebutkan Plt Jampidsus Rudi Margono akan memilih orang-orang yang tidak memiliki benturan kepentingan dengan Febrie Adriansyah.

    "Ya intinya kita nanti Pak Plt Jampidsus akan membentuk tim penyidik di Kejaksaan, orang-orang yang ditentukan ya. Nanti khususnya itu orang-orang tertentu yang yang meminimalisir tidak ada conflict of interest dengan yang bersangkutan tentunya," terang Anang.

    Pemilihan personel ini, lanjut Anang sangat krusial agar tim penyidik tidak menghadapi hambatan internal dalam membongkar kasus tersebut, mengingat Febrie sebelumnya merupakan pimpinan Bidang Pidana Khusus Kejagung.

    "Iya, nanti itu dipertimbangkan oleh kita, timnya mana yang ibaratnya secara ini tidak resisten ya. Seperti itu," tuturnya.

    Kemudian, saat ditanya mengenai kemungkinan adanya langkah perlawanan hukum dari pihak Febrie melalui jalur praperadilan, Anang memastikan kesiapan Korps Adhyaksa menghadapi itu.

    "Ya, kita siap menghadapi semua," ujarnya.

    Simak Video 'Kejagung: Febrie Adriansyah Masih di Indonesia, Dipantau Penyidik':

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: Persija Resmi Rekrut Eks Gelandang Timnas Bosnia Stjepan Loncar
    • Selanjutnya: Kejari Tetapkan ASN Pemkab Bogor Tersangka Korupsi RSUD Parung, Langsung Ditahan

      Artikel Terkait

      • Tri Tito Sebut Sinergi Pemda-TP PKK Percepat Program Prioritas di Grassroots
      • Lagi, KPK Amankan Dua Koper Hitam dari Ruangan Kepala BPKAD Sukoharjo
      • Pengamat: Kelangkaan BBM di Sumut Bisa Meluas jika Cadangan Nasional Menipis
      • Harga Sama, Ini Perbandingan Almaz RS Pro Hybrid VS XForce Hybrid
      • Bukan Aset Kementerian PU, Jembatan Pantai Dona Tetap Dibangun Ulang
      • Skandal Ujian Promosi PNS, Hampir 6.000 Pegawai Terancam Dihukum
      • APINDO: Jaringan Digital Terbuka Bisa Pangkas Biaya UMKM
      • Terekam CCTV Buang Sampah Sembarangan, Pria di Jaksel Didenda Rp 500.000
      • 2 Korban Konflik Antardesa di Flores Timur Dirujuk ke Larantuka dan Lewoleba
      • Hadapi Kemarau hingga September, BPBD Sulsel Minta Warga Hemat Air dan Setop Bakar Sampah

        Lihat Sekilas

      • Mengapa Melakukan Rutinitas Skincare Bisa Bantu Kelola Stres
      • MBG Kembali Berjalan, Harga Daging Ayam dan Telur di Mojokerto Terkerek Naik
      • LBH Jakarta Sebut Admin Akun X "TheKerupuk" Jadi Tersangka UU ITE, tetapi Tidak Ditahan
      • Sudewo Bantah Terima Rp 450 Juta, Jaksa KPK Fokus Buktikan Peran Nur Widayat
      • Jelang JLFR Akhir Bulan Juli, Dishub DIY Perbolehkan Melintas Malioboro dengan Tertib
      • Motor Listrik Murni Buatan Indonesia Dinilai Belum Realistis
      • Harga Minyak Dunia Stabil Meski AS dan Iran Saling Serang
      • Kronologi Kepala SPPG Blora Hilang Usai Pamit Shalat hingga Dapur MBG Lumpuh, Pengganti Masih Ditunggu
      • 29.830 Calon Manajer Koperasi Merah Putih Digembleng, Pemerintah Kejar SDM Siap Kelola Ekonomi Desa
      • Pengadilan Agama Resmi Putuskan Arka sebagai Anak Ridwan Kamil
      • Copyright © 2026 Powered by Kejagung Bentuk Penyidik Khusus Tangani Febrie Adriansyah, Jamin Independen,Vista Notebook   sitemap