Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Hiburan >Hadapi Kemarau hingga September, BPBD Sulsel Minta Warga Hemat Air dan Setop Bakar Sampah

    Hadapi Kemarau hingga September, BPBD Sulsel Minta Warga Hemat Air dan Setop Bakar Sampah

    Waktu: 2026-07-29 16:18:28 Sumber: Vista Notebook Penulis: Teknologi

    Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Selatan mengimbau masyarakat agar menghemat pemakaian air selama musim kemarau dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

    "Kami mengimbau kepada masyarakat selama musim kemarau agar menggunakan air secara hemat. Selain itu, mohon tidak melakukan pembakaran sampah atau aktivitas lain yang dapat memicu kebakaran, baik di kawasan permukiman maupun di hutan dan lahan," ujar Kepala BPBD Sulsel, Amson Padolo saat dikonfirmasi, Jumat (17/7/2026).

    Menurutnya, seluruh elemen dan masyarakat perlu berperan aktif dalam mengurangi risiko bencana, terutama kebakaran hutan dan lahan (karhutla) maupun kebakaran di kawasan permukiman.

    "Kami berharap seluruh masyarakat ikut berperan menjaga lingkungan, khususnya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan," katanya.

    Antisipasi Hadapi Musim Kemarau

    BPBD Sulsel telah memperkuat kewaspadaan dalam menghadapi musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga September 2026.

    Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim kemarau akan berlangsung pada Juli, Agustus, hingga September, dan diperkirakan berada pada fase yang lebih moderat.

    Meski demikian, BPBD tetap melakukan berbagai langkah mitigasi untuk meminimalkan dampak yang mungkin terjadi.

    "Berdasarkan informasi dari BMKG, memang pada bulan Juli, Agustus, hingga September, musim kemarau diperkirakan berada pada fase yang lebih moderat. Karena itu, kami juga sudah melakukan berbagai langkah koordinasi dan antisipasi," ujarnya.

    Ia mengatakan BPBD telah berkoordinasi dengan berbagai instansi pemerintah daerah, TNI, Polri, serta pemangku kepentingan lainya, dalam mengantisipasi adanya bencana pada musim kemarau ini.

    "Setiap bencana merupakan urusan bersama. Dalam hal ini BPBD memiliki fungsi koordinasi. Jauh hari sebelumnya kami sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak, terkait antisipasi musim kemarau," jelasnya.

    Menurut Amson, setiap instansi telah menjalankan langkah antisipasi sesuai tugas dan fungsinya masing-masing.

    “Misalnya Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup menangani antisipasi kebakaran hutan dan lahan. Begitu juga Balai Sungai, penyedia air bersih, serta Dinas Pertanian yang telah melakukan berbagai langkah antisipasi, termasuk penyesuaian pola tanam,” lanjut Amson.

    Antisipasi Krisis Air

    BPBD dengan pemerintah kabupaten/ kota juga memperkuat koordinasi di wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami krisis air, termasuk kawasan perkotaan seperti Makassar.

    "Daerah-daerah yang berpotensi mengalami krisis air, termasuk kawasan perkotaan seperti Makassar, juga sudah melakukan langkah antisipasi," katanya.

    Sebagai langkah kesiapsiagaan, BPBD kabupaten/kota telah menyiapkan armada mobil tangki air yang akan didistribusikan ke daerah-daerah yang mengalami kekurangan air bersih.

    "BPBD kabupaten/kota juga telah mempersiapkan armada mobil tangki air untuk segera didistribusikan ke daerah-daerah yang mengalami kekurangan air bersih. Upaya-upaya tersebut sudah mulai dilakukan melalui koordinasi di masing-masing daerah," jelasnya.

    Tak hanya itu, BPBD juga memanfaatkan sumur bor yang dibangun melalui kerja sama dengan Kodam beberapa tahun lalu. Sumur-sumur tersebut hingga kini masih dimanfaatkan masyarakat setiap musim kemarau untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

    Di sisi lain, BPBD terus menjalin koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Apabila kondisi kemarau memburuk dan memicu kekeringan yang lebih parah, langkah-langkah penanganan lanjutan akan segera disiapkan untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan.

    "Yang perlu dipahami bersama, kebencanaan merupakan tanggung jawab seluruh pihak. Semua unsur yang terkait harus bekerja sama dalam upaya penanggulangan bencana," katanya. 

    • Sebelumnya: Imigrasi Cegah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Luar Negeri
    • Selanjutnya: KDMP Bukit Gado-gado Diklaim Strategis Meski Berada di Tanjakan dan Minim Lahan Parkir

      Artikel Terkait

      • TPA Cipayung Depok Kebakaran, Api Menyala Besar
      • Menkeu Purbaya Sebut Koperasi Desa Merah Putih Pasti Untung asal Tidak Dikorupsi
      • Guru Gen Z di Malang Manfaatkan Instagram untuk Promosi Sekolah
      • Buaya Purba Seukuran Kucing Ini Simpan Kulit dan Warna Aslinya
      • ASN Jaksel Bawa Kendaraan Pribadi di Hari Wajib Naik Transum, Mobil Diderek
      • Kereta Api di Indonesia: Dari Warisan Kolonial hingga Transportasi Andalan
      • 3 Otak Pembunuhan Kacab Bank BUMN Divonis 10-13 Tahun Penjara
      • Bangkai Paus di Pantai Jembrana Muncul Lagi, Lokasi Penguburan Tergerus Air Pasang
      • Dipolisikan KDRT, Pria Sumsel Bakar Rumah Mertua hingga Hanguskan 10 Rumah
      • Mobil Tahanan Disiagakan Dekat Lokasi Demo Mahasiswa, Polisi: Antisipasi Penyusup

        Lihat Sekilas

      • Kirim Video Pencegatan Rudal ke Iran, Tentara Israel Dipenjara 5 Tahun
      • Empat Orang Masih Terjebak di Rumah Mewah yang Hancur akibat Ledakan di Medan
      • Berlaku Agustus 2026: Daftar PT Perorangan untuk UMK Bayar Tarif Rp 50.000
      • Tren Aspal Halaman Depan Rumah di Eropa Perparah Dampak Cuaca Panas
      • Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 18 Juli 2026, Cek Keberangkatan Pertama hingga Terakhir
      • Polres Kebumen Minta Warga yang Kehilangan Anggota Keluarga Segera Lapor, Ini Ciri-ciri Perempuan yang Ditemukan di Sungai Lukulo
      • Jejak Prestasi Indonesia di China Open, Warisan Candra/Sigit dan Minions
      • 200 Nama Panggilan untuk Pacar yang Romantis, Lucu, dan Tidak Pasaran
      • Harapan Presiden Prabowo Subianto Usai Luke Vickery Resmi Jadi WNI
      • IHSG Naik 4,24 Persen, Saham ADRO, ESSA, dan ITMG Bisa Dicermati Ritel Pekan Depan
      • Copyright © 2026 Powered by Hadapi Kemarau hingga September, BPBD Sulsel Minta Warga Hemat Air dan Setop Bakar Sampah,Vista Notebook   sitemap