Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Olahraga >29.830 Calon Manajer Koperasi Merah Putih Digembleng, Pemerintah Kejar SDM Siap Kelola Ekonomi Desa

    29.830 Calon Manajer Koperasi Merah Putih Digembleng, Pemerintah Kejar SDM Siap Kelola Ekonomi Desa

    Waktu: 2026-09-12 17:40:20 Sumber: Vista Notebook Penulis: Hiburan

    Pemerintah kembali menggembleng sebanyak 29.830 calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui pelatihan manajerial dan sertifikasi karena pembentukan karakter dan disiplin saja dinilai belum cukup untuk mengelola koperasi sebagai penggerak ekonomi desa.

    Pelatihan berlangsung serentak selama 13 hari, mulai 17 hingga 29 Juli 2026, sebagai tahap lanjutan setelah para peserta sebelumnya mengikuti pendidikan pembentukan karakter, kepemimpinan, kedisiplinan, dan bela negara yang difasilitasi Kementerian Pertahanan.

    Menteri Koperasi Ferry Juliantono membuka langsung pelatihan tersebut di Pusat Pendidikan Artileri Medan (Pusdik Armed) TNI AD, Kota Cimahi, Jawa Barat, Jumat (17/7/2026).

    Menurut Ferry, tahap ini difokuskan untuk memperkuat kemampuan teknis para calon manajer agar mampu mengelola koperasi secara profesional dan sesuai standar nasional.

    "Tentunya setelah upaya mereka sebelumnya mendapatkan pelatihan bela negara dan lain sebagainya, hari ini kami mengikuti pelatihan untuk penguatan manajemen keuangan, koperasi, dan segala macam," kata Ferry di Cimahi.

    Pelatihan dilaksanakan di 15 Komando Latihan (Kolat), 60 Satuan Pendidikan (Satdik), dan terbagi dalam 451 kelas di berbagai daerah.

    Setelah seluruh materi selesai diberikan, peserta akan mengikuti uji sertifikasi kompetensi oleh Kementerian Koperasi pada 30-31 Juli 2026.

    Program tersebut menggunakan kurikulum selama 90 jam pelajaran yang terdiri atas 12 modul dan 42 materi pembelajaran.

    Sebanyak 10 modul di antaranya menjadi dasar Unit Kompetensi Sertifikasi Manajer KDKMP yang akan diuji melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) sesuai standar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

    Materi yang diberikan meliputi penyusunan studi kelayakan usaha dan model bisnis, tata kelola koperasi, pengelolaan keuangan, pemasaran, digitalisasi, komunikasi efektif, hingga pengembangan kewirausahaan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah.

    Ferry mengatakan, penguatan kemampuan manajerial juga diarahkan untuk membekali para peserta dengan keterampilan berkomunikasi dan membangun hubungan dengan berbagai pihak di tingkat desa.

    "Sekarang kami sudah mulai pelatihan-pelatihan tentang keuangan, manajemen koperasi, tapi juga pengetahuan mereka tentang soft skill, pengetahuan tentang bagaimana berkomunikasi, melakukan interaksi sosial, baik kepada masyarakat desa, kepala desa, kemudian juga dengan pengawas, pengurus," ujar Ferry.

    Ferry berharap rangkaian pelatihan yang dimulai dari pembentukan karakter hingga sertifikasi kompetensi mampu melahirkan manajer KDKMP yang profesional, berintegritas, dan siap mengembangkan koperasi sebagai penggerak ekonomi desa dan kelurahan.

    "Melalui kegiatan ini, saya berharap para manajer Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih makin memiliki kompetensi, profesionalisme, dan kesiapan dalam mengelola koperasi secara akuntabel, adaptif, berorientasi pada pelayanan dan pemberdayaan ekonomi," tutur Ferry.

    • Sebelumnya: Mayoritas Pedagang E-commerce Belum Punya NIB, Ini Alasannya
    • Selanjutnya: Pilu Ibu dan Anak Tewas Tertabrak KA Pandalungan di Tambun Selatan

      Artikel Terkait

      • Sopir Truk Diduga Microsleep, Picu Kecelakaan Beruntun 6 Kendaraan di JORR
      • Komisi III DPR ke Kejagung, Sebut Kasus Terkait Oknum Bukan Institusi
      • BGN Investigasi ke Jember soal Siswa dan Wali Murid Diare Usai Santap MBG
      • Google Borong Pasokan Listrik dari Pembangkit Surya Raksasa
      • Waka Komisi III DPR Kritik Hotman soal Febrie: Gak Usah Bawa-bawa Presiden
      • Lubang Misterius di Google Maps Ternyata Kawah Meteorit Purba Berusia 390 Juta Tahun
      • ESQ Siapkan 100 Ribu Kuota Talent DNA untuk Siswa Sekolah Rakyat
      • Jelang Final Piala Dunia 2026, Jersey Timnas Argentina Ludes Diburu Warga di Karawang
      • Depok Siapkan RDF Plant di TPA Cipayung, Olah 1.000 Ton Sampah Sehari
      • Cara Nonton Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 via Live Streaming dan TVRI, Kickoff 02.00 WIB

        Lihat Sekilas

      • Gabung Fortuna Sittard, Ole Romeny Ungkap Peran Justin Hubner
      • Buaya Terlihat di Spot Diving, Balai TN Komodo Minta Wisatawan Waspada
      • Tangis Haru Warnai Penutupan MPLS di Banyumas, Siswa Sungkem dan Basuh Kaki Orangtua
      • Jelang JLFR Akhir Bulan Juli, Dishub DIY Perbolehkan Melintas Malioboro dengan Tertib
      • 1.147 Mahasiswa UPI Siap Mengajar di Ratusan Sekolah Jawa Barat
      • Surabaya Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Eri Cahyadi Sebut Sudah Siap
      • Hotman Paris Sebut Kasus ASABRI Mulai Sebelum Febrie Adriansyah Jadi Jampidsus
      • Jalan Raya Pos: Warisan Daendels yang Masih Membentang di Pulau Jawa
      • BGN Bayar Pengadaan Motor Listrik Rp 243 M, tapi Belum Jadi Aset, Masih Diselidiki Kejaksaan
      • Nur Widayanto Ungkap Sebab Kekalahan Timnas voli putra Indonesia dari Kamboja
      • Copyright © 2026 Powered by 29.830 Calon Manajer Koperasi Merah Putih Digembleng, Pemerintah Kejar SDM Siap Kelola Ekonomi Desa,Vista Notebook   sitemap