Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Berita >Disdik Blitar Ungkap Alasan SD Negeri Kekurangan Siswa Baru

    Disdik Blitar Ungkap Alasan SD Negeri Kekurangan Siswa Baru

    Waktu: 2026-07-29 16:18:26 Sumber: Vista Notebook Penulis: Otomotif

    BLITAR, KOMPAS.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar menyebut urbanisasi dan perubahan preferensi orangtua dalam memilih sekolah menjadi faktor utama banyak sekolah dasar negeri (SDN) di daerah tersebut kekurangan siswa baru pada tahun ajaran 2026/2027.

    Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar Agus Santosa mengatakan, banyak keluarga usia produktif meninggalkan desa-desa pinggiran dan membawa anak-anak mereka ke wilayah lain sehingga jumlah calon peserta didik terus berkurang.

    "SDN yang tidak dapat siswa baru atau hanya dapat satu atau dua berada tidak jauh dari rumah warga. Tapi ternyata sebagian besar keluarga di sana hanya tersisa warga dewasa atau usia lanjut. Keluarga usia produktif sudah pindah bersama anak-anak mereka," kata Agus kepada Kompas.com, Senin (20/7/2026).

    Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, terdapat tiga SDN yang tidak memperoleh siswa baru, 10 SDN hanya menerima satu siswa baru, dan 10 SDN lainnya masing-masing menerima dua siswa baru.

    Secara keseluruhan, dari 632 SDN yang ada di Kabupaten Blitar, sebanyak 247 sekolah hanya memperoleh kurang dari 10 siswa baru.

    Minat ke Madrasah Meningkat

    Selain urbanisasi, Agus menilai perubahan pilihan orangtua terhadap pendidikan anak juga memengaruhi jumlah peserta didik di SD negeri.

    Menurut dia, semakin banyak orangtua memilih madrasah maupun sekolah yang terintegrasi dengan pondok pesantren karena mempertimbangkan pendidikan agama.

    "Dari teman-teman di Kantor Kemenag yang menaungi lembaga pendidikan madrasah, kami mendapat informasi adanya lonjakan jumlah siswa baru di madrasah," ujarnya.

    Ia menilai perkembangan teknologi informasi turut mendorong kekhawatiran sebagian orangtua terhadap pengaruh negatif lingkungan sehingga memilih lembaga pendidikan yang dinilai memberikan penguatan pendidikan agama.

    Anggaran dan Kondisi Sekolah

    Agus juga mengakui keterbatasan anggaran berdampak pada kondisi fisik banyak sekolah negeri.

    Menurut dia, masih banyak bangunan SD negeri yang tampak kurang terawat karena keterbatasan pembiayaan dari APBD.

    "Mungkin penampakan bangunan SDN yang kusam juga ikut membuat kepercayaan orangtua semakin berkurang," katanya.

    Ia menambahkan, kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat turut memengaruhi kemampuan pemerintah daerah memperbaiki sarana dan prasarana sekolah.

    Regrouping Jadi Salah Satu Opsi

    Untuk mengatasi persoalan tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar mempertimbangkan regrouping atau penggabungan SD negeri yang lokasinya berdekatan.

    Namun, Agus menegaskan kebijakan tersebut harus didasarkan pada kajian yang matang agar tidak memunculkan persoalan baru.

    "Jangan sampai setelah digabungkan ternyata masih menghadapi masalah yang sama atau bahkan memunculkan masalah baru," ujarnya.

    • Sebelumnya: Polisi Bongkar Peredaran Sabu di Tarumajaya Bekasi, Pengedar Ditangkap
    • Selanjutnya: Harga Emas Hari Ini 18 Juli 2026: Antam, Galeri 24 Pegadaian, dan UBS

      Artikel Terkait

      • Wakil Ketua DPRD Surabaya Dorong Semua OPD Buka Hotline Aduan Warga
      • Polisi Ungkap Sosok Pelaku Pemicu Rangkaian Pemerkosaan Gadis Sampang
      • Kejagung: Febrie Adriansyah Baru Jadi Tersangka di Kasus Asabri dan TPPU
      • Gelombang Panas Picu Kebakaran Hutan di Prancis, Rute Kereta Cepat Terganggu
      • Semangat 28 Murid SD di Aceh Utara, Ikut MPLS meski Belajar di Tenda Darurat
      • Sejoli Rampok Rumah di Klaten, Ancam Korban Pakai Parang
      • Beredar Surat Edaran Libur Final Piala Dunia 2026, Gubernur NTT: Itu Hoaks, ASN Tetap Masuk Normal
      • Viral Perundungan Siswi SD di Lampung Timur, Diduga Dipicu Saling Ejek
      • Jadwal Kedatangan Mariano Peralta di Persib Jelang Piala Presiden 2026
      • Surabaya Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Eri Cahyadi Sebut Sudah Siap

        Lihat Sekilas

      • Nomor Peneror Bom SDN Srengseng Sawah Diduga Juga Pernah Teror Warga
      • Waka MPR Tegaskan Butuh Langkah Nyata Atasi Kesehatan Mental Anak
      • Aksi Vokalis The Neighbourhood Buka Baju di Atas Panggung Bikin Penonton Histeris
      • Melihat Mini Zoo Purworejo yang Mangkrak, Proyek Rp 9,69 Miliar Berujung Korupsi
      • Warga Tangkap Pelaku Curanmor yang Bawa Airsoft Gun di Tanjung Priok Jakut
      • Dinilai Lalai, Sopir Truk Galon Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 4 Orang di Sibolangit
      • Pasar Rakyat-Budaya Jateng 2026 Mulai Dibuka, Tampilkan Ratusan Karya Seni
      • Senyum Ibu Yurmina di Balik Dinding Rumah yang Kokoh Direnovasi Warga Binaan
      • Sopir Xenia Tabrak 4 Motor hingga 3 Orang Luka di Pondok Gede Diamankan
      • Serangan Rudal dan Drone Iran di Yordania, 2 Tentara AS Tewas
      • Copyright © 2026 Powered by Disdik Blitar Ungkap Alasan SD Negeri Kekurangan Siswa Baru,Vista Notebook   sitemap