Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Olahraga >Konflik di Adonara Timur, Pemkab Flores Timur: Mediasi Sudah Berulang Kali

    Konflik di Adonara Timur, Pemkab Flores Timur: Mediasi Sudah Berulang Kali

    Waktu: 2026-09-12 17:40:21 Sumber: Vista Notebook Penulis: Bisnis

    Warga Sempat Tolak Tanda Tangan Damai

    Ignas menjelaskan, begitu mendengar kabar bentrokan kembali bergejolak pada Mei lalu, jajaran pemerintah daerah langsung turun langsung ke masing-masing desa.

    Petugas meminta dengan sangat agar seluruh persoalan yang ada segera diselesaikan secara damai tanpa kekerasan.

    “Kita pergi minta komitmen damainya, tapi belum tanda tangan, Lewonara tidak mau. Bupati sempat ke lokasi minta tanda tangan tapi tetap tidak mau,” ungkap Ignas membeberkan kendala yang dihadapi di lapangan.

    Sengketa Batas Tanah dan Kopdes Merah Putih Jadi Pemicu

    Sayangnya, tensi panas yang tidak kunjung mereda itu membuat kedua desa kembali terlibat konflik horisontal pada Sabtu (18/7/2026). Bentrokan kali ini berujung sangat tragis karena mengakibatkan 3 orang warga tewas dan 5 orang lainnya mengalami luka-luka serius.

    Meskipun bentrokan terus berulang, Ignas menegaskan bahwa pihak pemda bersama aparat keamanan tetap berkomitmen penuh untuk mencari jalan keluar terbaik dan menyelesaikan konflik antar-kedua pihak secara permanen.

    “Jadi pesan kita, mari kita selesaikan secara baik jangan ulang kembali,” kata Ignas mengimbau warga.

    Di sisi lain, aparat kepolisian membeberkan akar masalah yang membuat situasi di Adonara Timur terus membara. Bentrokan antarwarga Desa Narasaosina dan Dusun Bele ini diduga kuat dipicu oleh masalah lama berupa sengketa batas tanah wilayah serta klaim sepihak atas lokasi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih).

    Wakil Komandan Batalyon (Wadanyon) B Pelopor Satuan Brimob Polda NTT, AKP Antonio Cortareal, membenarkan bahwa persoalan agraria dan fasilitas desa tersebut menjadi pemantik utama bentrokan yang kembali pecah pada Sabtu kemarin.

    “Masalah batas tanah dan klaim sepihak lokasi tanah (untuk) Kopdes Merah Putih,” ujar Antonio saat dihubungi pada Minggu (19/7/2026).

    • Sebelumnya: Piala Dunia Bisa Bermanfaat untuk Kesehatan Mental
    • Selanjutnya: Buntut Kecelakaan Maut, Sejumlah U-turn Ilegal di Jalur Pantura Indramayu Segera Ditutup

      Artikel Terkait

      • Anggota Komisi IX DPR Minta Kebijakan MBG Wajib Terdokumentasi, Bukan Instruksi Verbal
      • Koleksi Tas Mewah Para Pemain Piala Dunia, Ada Hermes sampai Dior
      • Hashim Djojohadikusumo Ajak Dokter Ikut Awasi MBG: Jangan Sampai Ada "Tumor-tumor" Lagi
      • Pasokan PAM Bakal Terhenti, Warga Cengkareng Mulai Tampung Air di Tong dan Ember
      • Pemkab Bogor Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Bupati Sajikan Kopi dan Makan Gratis
      • Dukung Implementasi KDKMP, Kemendagri-Pemda Perkuat Verifikasi & Validasi
      • Survei AFTECH: Fintech Beralih Fokus ke Penguatan Fundamental Bisnis
      • Eri Cahyadi Sidak Kuliner Malam di Jalan Kedungdoro, Minta Tempat Parkir Dipindah
      • Warga Gaza Pun Sambut Spanyol yang Tekuk Argentina
      • Momen Raja Charles III Terima Andy Burnham Usai Ditunjuk Jadi PM Inggris

        Lihat Sekilas

      • Tak Mau Terus Menunggu Anggaran Pemerintah, Warga di Lampung Timur Patungan Bangun Jalan Impian
      • Mulai 17 Agustus, Proses Balik Nama Sertifikat Cuma 10 Hari
      • Penampakan Rumah Warga di Depok Usai Diteror Tetangga, Pagar Rusak
      • Pelindo Terminal Petikemas Raih 2 Penghargaan di Ajang GSPI ASRI 2026
      • Jaga Inflasi Terkendali, Mendagri Minta Pemda Perkuat Pasokan & Distribusi
      • Bendungan Jlantah Rp 1 Triliun Bereskan Krisis Air, Layanan 100 Persen
      • Banjir Bandang Terjadi di Sungai Batang Agam, 90 KK Terdampak
      • Jual Lotion dan Kosmetik Ilegal, Sejoli di Malang Diringkus Polisi
      • MenPAN-RB Tulis Surat untuk Seluruh ASN: Terus Jaga Integritas
      • IHSG Diprediksi Menguat, Saham AMMN, ANTM, BBCA Hingga ADRO Perlu Dicermati Ritel
      • Copyright © 2026 Powered by Konflik di Adonara Timur, Pemkab Flores Timur: Mediasi Sudah Berulang Kali,Vista Notebook   sitemap