Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Teknologi >Hashim Djojohadikusumo Ajak Dokter Ikut Awasi MBG: Jangan Sampai Ada "Tumor-tumor" Lagi

    Hashim Djojohadikusumo Ajak Dokter Ikut Awasi MBG: Jangan Sampai Ada "Tumor-tumor" Lagi

    Waktu: 2026-07-29 17:09:08 Sumber: Vista Notebook Penulis: Otomotif

    Dewan Pembina DPP Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) Hashim S. Djojohadikusumo meminta para dokter ikut mengawasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah masing-masing.

    Permintaan tersebut disampaikan Hashim saat menghadiri Seminar Nasional dan Deklarasi Kedaulatan Kesehatan Indonesia 2045 di GBI Bethel Summarecon Bandung, Rabu (15/7/2026).

    Seminar tersebut dihadiri Wakil Menteri Kesehatan Benyamin Paulus Octavianus, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta sekitar 1.000 dokter dari berbagai daerah.

    Hashim mengatakan, para dokter memiliki peran penting untuk mengawal pelaksanaan MBG agar berjalan sesuai tujuan dan tidak disusupi oknum yang menyalahgunakan program.

    Menurut dia, para dokter yang tersebar di berbagai daerah bisa ikut memantau pelaksanaan MBG di lapangan.

    "Saya mohon para dokter, saya dengar ada hampir 1.000 yang hadir hari ini, tolong para dokter mengawasi di tempat masing-masing. Mengawasi, kawal, pantau, selidiki perilaku mitra-mitra dan pengurus MBG di mana pun, jangan sampai ada 'tumor-tumor' lagi," kata Hashim dalam pidatonya.

    Singkirkan Oknum, Bukan Program

    Hashim menegaskan, kasus dugaan korupsi yang sempat muncul tidak boleh membuat Program MBG dihentikan.

    Namun, yang harus disingkirkan adalah oknum yang menyalahgunakan program, bukan programnya.

    "Tapi, ada yang ganggu-ganggu, timbul penyakit lama namanya korupsi. Kita cepat menanggulangi, kita cepat keluarkan. Ini ibarat kanker timbul-timbul, dan dokter-dokter dan apa resepnya? Kita keluarkan tumor-tumor begitu, betul? Bukan tubuhnya yang kita matikan," tuturnya.

    Ia mengatakan, Indonesia sudah berkali-kali menghadapi kasus korupsi di berbagai lembaga negara.

    Namun, lembaga atau program pemerintah tidak pernah dibubarkan hanya karena ulah segelintir orang.

    "Kita sudah saksikan korupsi di mana-mana dalam sejarah Republik Indonesia. Sudah sejumlah Menteri Agama masuk penjara. Apakah kita bubarkan Kementerian Agama? Ada sejumlah Menteri Pertanian masuk penjara, apakah kita bubarkan Kementerian Pertanian? Sejumlah Menteri Pemuda dan Olahraga, apakah kita bubarkan Kementerian Pemuda dan Olahraga? Jawabannya adalah tidak," ucap Hashim.

    Hashim juga memastikan Program MBG tetap berjalan meski sempat muncul kasus yang menyeret pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN).

    Ia mengaku mengenal dekat Dadan Hindayana karena pernah menjadi bagian dari timnya selama sekitar 15 tahun.

    Dia mengaku sedih atas dugaan penyimpangan yang terjadi.

    "Tapi, saya bisa katakan bahwa program MBG (Makan Bergizi Gratis) akan kita lanjutkan, tidak akan dihentikan," tutur Hashim.

    • Sebelumnya: Penganiayaan di Gunung Sibayak: Satu Anak 17 Tahun Tewas, 6 Remaja Lain Luka-luka
    • Selanjutnya: Kembali Gandeng Maestro Hadiprana, Summarecon Hadirkan Rumah Premium di Bogor

      Artikel Terkait

      • Ada Konser Akbar Monas 2026, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Medan Merdeka
      • Kirim Video Pencegatan Rudal ke Iran, Tentara Israel Dipenjara 5 Tahun
      • Klinik Morula IVF 28 Tahun, Saat Teknologi Reproduksi Buka Jalan Menjadi Orangtua
      • 2 Penganiaya Ketua BPD Penolak Tambang Emas Ilegal Jadi Tersangka dan Ditahan
      • Hari Kelima Pencarian KM Nurul Salsa, Dua Korban Ditemukan Terdampar di Pulau Balaloho
      • Cairan Infus Viral untuk Jerawat, Dokter: Belum Ada Bukti Bisa Atasi Jerawat
      • Detik-detik Ekskavator Tercebur ke Kali Cakung Lama Jakut, Operator Sempat Hindari Kanopi Rumah
      • Prabowo Banggakan Bank Emas Indonesia: Sudah Mengelola 153 Ton Emas!
      • Nama Anggota AAA Clan Makin Terkenal, Reza Arap: Gue Tidak Pernah Bisa Jalan Sendiri
      • Bangor Fest Vol. 4 Umumkan Line-up Hari Kedua, Ada Bernadya hingga Aldi Taher Gallagher

        Lihat Sekilas

      • Pasokan Air PAM Berpotensi Mati di 7 Kelurahan Jakbar Mulai 17 Juli
      • Halte TJ Kebon Sirih Arah Kota Ditutup Sementara hingga 20 Juli, Ini Alternatifnya
      • TNI AD Tutup TKP Ledakan Gudang Amunisi di Madiun Usai Kejadian
      • Prabowo Bicara Pangkas Anggaran Pertahanan, Legislator: APBN untuk Rakyat
      • Perdagangan Karbon Berpotensi Jadi Klaster Kejahatan Baru Sektor Kehutanan
      • Polisi Gagalkan Penyelundupan 600 Kg Timah Ilegal, Disamarkan sebagai Ikan Asin
      • Cara Daftar TKA SMA Sederajat 2026, Dimulai 27 Juli Mendatang
      • Bonatua Minta Pihak UGM Datang Mediasi Kasus Ijazah Jokowi: Kalau Tidak, Akan Deadlock
      • Argentina Gagal Juara Piala Dunia 2026, Lionel Messi: Rasa Sakitnya Luar Biasa
      • Ketua KPK Minta Publik Kawal Kasus Febrie Adriansyah di Kejagung
      • Copyright © 2026 Powered by Hashim Djojohadikusumo Ajak Dokter Ikut Awasi MBG: Jangan Sampai Ada "Tumor-tumor" Lagi,Vista Notebook   sitemap