Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Otomotif >Banjir Bandang Tapanuli Tengah, Warga Mengungsi di Gereja, Dapur Umum Mulai Didirikan

    Banjir Bandang Tapanuli Tengah, Warga Mengungsi di Gereja, Dapur Umum Mulai Didirikan

    Waktu: 2026-07-29 16:18:11 Sumber: Vista Notebook Penulis: Wisata

    Dampak Banjir Tapanuli Tengah Meluas ke 4 Kecamatan

    Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengungkapkan bahwa dampak banjir bandang kali ini cukup luas. Setidaknya ada tujuh kelurahan di empat kecamatan yang terdampak luapan air, meliputi Kecamatan Tukka, Badiri, Pinangsori, dan Sarudik.

    Saat banjir melanda, personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapanuli Tengah bersama tim gabungan langsung bergerak cepat mengevakuasi warga yang terjebak.

    "Sebanyak 145 jiwa warga Kelurahan Sipange mengungsi di Gedung Gereja HKBP Sipange sejak semalam. Dapur umum telah didirikan untuk memenuhi kebutuhan permakanan bagi warga terdampak," kata Abdul Muhari dalam siaran pers resmi BNPB, Minggu (19/7/2026).

    Hingga saat ini, pihak BPBD Tapanuli Tengah masih terus bersiaga di lokasi guna memantau situasi terkini sekaligus melakukan pendataan terkait kerugian materil akibat banjir.

    "Hingga kini, personel BPBD Kabupaten Tapanuli Tengah masih bersiaga di lokasi dan mendata kerugian akibat banjir," tambahnya.

    Penyebab Banjir Bandang di Tengah Musim Kemarau

    Meskipun saat ini wilayah Indonesia secara umum telah memasuki musim kemarau, BNPB meminta masyarakat untuk tidak lengah dan tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi basah.

    Berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Sumatera Utara diprediksi masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan dalam beberapa hari ke depan.

    BNPB menjelaskan, fenomena hujan di musim kemarau yang memicu banjir bandang ini disebabkan oleh dinamika atmosfer yang tidak stabil di sekitar wilayah Sumatera.

    "Hujan terjadi akibat masih adanya aktivitas gelombang atmosfer diprakirakan aktif, belokan angin di Samudra Hindia barat Sumatera serta suhu muka laut yang masih hangat mendukung pembentukan awan-awan hujan," papar Abdul Muhari menjelaskan penyebab banjir bandang Tapanuli Tengah.

    Menutup keterangannya, BNPB mengimbau seluruh masyarakat di daerah rawan bencana untuk terus memantau informasi cuaca resmi agar dapat mengantisipasi potensi bencana susulan secara dini.

    "Masyarakat diharapkan senantiasa memantau pembaruan informasi dari sumber resmi dan terpercaya seperti BNPB, BPBD dan BMKG," pungkasnya.

    Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Banjir Bandang Terjang Tapanuli Tengah, 145 Warga Mengungsi ke Gereja HKBP

    • Sebelumnya: LBH Jakarta Sebut Admin Akun X "TheKerupuk" Jadi Tersangka UU ITE, tetapi Tidak Ditahan
    • Selanjutnya: Detik-detik Anak Korban Kecelakaan Beruntun di Sibolangit Kenali Mobil Orangtua dari Video Medsos

      Artikel Terkait

      • Film Aku Sebelum Aku: Sinopsis, Daftar Pemain, dan Jadwal Tayang
      • Terbantu Harga Solar Rp 15.000, Nelayan: 70 Persen Pengeluaran Habis untuk BBM
      • Mau Baca Unggahan Trump Lebih Cepat? Bayar Rp 1,7 Miliar per Bulan
      • Konflik Berdarah di Adonara Flores Timur Diduga Dipicu Sengketa Tanah, Begini Duduk Perkaranya
      • Ini Jadwal Pengiriman Motor Listrik VinFast di Indonesia
      • 2 Sekolah Rakyat di Banyuwangi Dilebur, Siswa Bakal Tempati Gedung Baru
      • Cara Tuchel Lepas Stres di Timnas Inggris, Bersepeda dan Makan Es Krim
      • ABK Kapal Tanker MT Alejandro Dievakuasi Darurat di Pangkalbalam, Alami Sesak Napas Saat Berlayar
      • Pingsan di Ketinggian 2.200 Mdpl, Pendaki Gunung Agung Bali Ditandu Turun
      • TNI AD Sampaikan Duka Cita Usai Insiden Ledakan Gudang Amunisi di Madiun

        Lihat Sekilas

      • Spanyol Vs Argentina: Lionel Scaloni Berharap Bisa Kunci Lamine Yamal di Kamarnya
      • DBS Optimistis Pasar Saham RI Bangkit, IHSG Diproyeksi Menuju 8.000 di Akhir Tahun
      • BPDP Pastikan Dana Program B50 Aman, Kebutuhan Tahun Ini Diperkirakan Rp 32,3 Triliun
      • Ajak Lulusan STIP Jakarta Jadi Guardians of Environtmen, Mendikti Bekali 4 Karakter
      • Takhayul Bikin Rumah Angker Sulit Laku di Jepang, Apa Solusinya?
      • Mendiktisaintek: Kami Sangat Berharap Kesejahteraan Dosen Meningkat
      • Anak Buah Purbaya: PFII Dibentuk agar Investasi Asing Masuk Jangka Panjang, Tak Mudah Keluar
      • Iran Diduga Lacak Ponsel Tentara AS, Manfaatkan Celah Telekomunikasi
      • Polisi Selidiki Kematian Pengacara yang Jatuh dari Lantai 46 Apartemen
      • Operasional Kopdes Merah Putih di Kaltara Terkendala Modal, Anggaran Desa Tidak Ada
      • Copyright © 2026 Powered by Banjir Bandang Tapanuli Tengah, Warga Mengungsi di Gereja, Dapur Umum Mulai Didirikan,Vista Notebook   sitemap