Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Pendidikan >Walhi Jatim Sebut Kebakaran TPA Benowo Bentuk Kegagalan Penanganan Sampah

    Walhi Jatim Sebut Kebakaran TPA Benowo Bentuk Kegagalan Penanganan Sampah

    Waktu: 2026-07-29 17:09:52 Sumber: Vista Notebook Penulis: Wisata

    Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jawa Timur (Jatim) menyebut bahwa kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo, Surabaya, merupakan bentuk kegagalan penanganan sampah.

    Diketahui, Blok 1B area TPA Benowo Surabaya seluas 900 meter terbakar pada Minggu, 19 Juli 2026, sekitar pukul 18.49 WIB sampai 23.58 WIB. Kebakaran diduga disebabkan karena flare suporter saat pertandingan Persebaya vs PSIS.

    TPA Benowo sendiri merupakan salah satu proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah terbesar di Indonesia, yang mampu mengelola sampah 1.000 hingga 1.600 ton sampah per hari, di Kota Surabaya.

    Walhi Jawa Timur menyebut bahwa insiden ini bukan hanya sekadar kebakaran. Tetapi, bentuk kegagalan penanganan pengelolaan sampah.

    “Peristiwa kebakaran ini menunjukkan kegagalan dalam proses penanganan sampah yang berakibat pada keselamatan masyarakat sekitar,” kata Direktur Eksekutif Walhi Jawa Timur, Pradipta Indra Ariono, Senin (20/7/2026).

    Dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah dijelaskan bahwa dalam pengelolaan sampah harus dilakukan dengan pendekatan yang komprehensif dari hulu sampai ke hilir, dengan memastikan seluruh limbah dikembalikan ke lingkungan secara aman.

    Menurut Indra, hal tersebut memberikan konsekuensi bahwa pemerintah wajib memberikan pelayanan publik dalam pengelolaan sampah.

    “Sudah menjadi tanggung jawab pemerintah untuk melakukan pengelolaan sampah yang baik dan benar. Tidak hanya fokus pada penanganan sampah, akan tetapi pemerintah harus memastikan pengurangan sampah dari sumbernya dan penanganan sampah yang baik,” ungkapnya.

    Dia mengatakan, pengelolaan sampah tidak lagi menggunakan sistem open dumping sebagaimana mandat dalam Undang-Undang Pengelolaan Sampah. Sebab, sistem itu mampu menghasilkan gas metana (CH4) yang mudah terbakar.

    Kegagalan Pengelolaan Sampah Berisiko Bencana

    Insiden TPA terbakar tidak hanya di Benowo. Sebelumnya, pada 4 Juli 2026, juga terjadi di TPA Pakusari di Kabupaten Jember yang menghanguskan area seluas 500 meter persegi.

    “Dari dua peristiwa yang terjadi bisa dilihat bahwa adanya kegagalan dalam tata kelola sampah yang berakibat pada tingginya risiko bencana, terutama jika terjadi krisis iklim dan gelombang panas yang berpotensi menimbulkan kebarakan pada gunungan sampah,” katanya.

    Menurut Indra, kebakaran yang terjadi di TPA Benowo menunjukkan bahwa keberadaan PLTSa tidak menghilangkan persoalan mendasar dalam pengelolaan sampah, yakni tingginya timbulan sampah yang terus masuk ke TPA, masih bergantungnya sistem pada penimbunan sampah, serta lemahnya upaya pengurangan sampah dari sumber.

    “Kondisi ini memperlihatkan bahwa pembangunan fasilitas pembakaran sampah tidak dapat dijadikan solusi utama atas krisis persampahan,” ujarnya.

    Kebakaran TPA Benowo Alarm Masalah Sampah

    Walhi Jatim juga menilai pengelolaan sampah dimulai dari pembatasan sampah sekali pakai, pemilahan dari sumber, penguatan bank sampah, pengomposan, serta penerapan tanggung jawab produsen, agar dapat mengurangi risiko kebakaran, pencemaran udara, dan ancaman kesehatan terhadap masyarakat sekitar.

    Untuk itu, Indra mengatakan, kebakaran TPA Benowo harus menjadi alarm bahwa krisis persampahan tidak dapat diselesaikan hanya dengan membangun infrastruktur berteknologi tinggi.

    Dia menilai, akar persoalannya adalah tingginya produksi sampah dan lemahnya kebijakan pengurangan sampah dari sumber.

    “Selama paradigma pengelolaan sampah masih bertumpu pada membuang dan membakar, maka risiko bencana ekologis seperti kebakaran akan terus berulang,” katanya.

    Atas dasar itu, Walhi Jawa Timur mendesak kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim untuk melakukan evaluasi terhadap seluruh TPA Jatim yang masih menggunakan sistem open dumping.

    “Serta melakukan evaluasi terhadap seluruh proses penanganan sampah agar tidak berfokus pada solusi palsu yang ditawarkan dengan hanya melihat penanganan di hilir, melainkan menghadirkan sistem pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir untuk memastikan tidak terulangnya kejadian bencana ekologis,” pungkasnya.

    • Sebelumnya: Pencarian Presenter TVRI Papua Barat yang Hilang Terkendala Kabut dan Jalan Rusak
    • Selanjutnya: Parlemen Israel Bubar, Netanyahu Terancam

      Artikel Terkait

      • Kepala Satuan Pelayanan Mendadak Hilang Usai Pamit Shalat, Dapur MBG di Blora Berhenti Beroperasi
      • Pasukan Iran Siap Menyambut AS Jika Pulau Kharg Diinvasi
      • Kuwait Klaim Cegat Serangan Drone dari Iran
      • NIB Wajib bagi Pedagang E-commerce, Kemendag Tegaskan Tak Otomatis Kena Pajak
      • Massa Demo Mulai Orasi di Medan Merdeka Selatan, Lalin Arah Gambir Ditutup
      • Bosan Saat Uji Coba Penerbangan, Pilot Bikin "Ukiran" di Langit
      • [POPULER OTOMOTIF] Komparasi Motor Listrik VinFast dan Polytron Fox 350, Bocoran Innova Zenix
      • Drone Laut Ukraina Tenggelamkan Kapal Rusia, Dekat Istana Putin
      • Plt Gubri Nilai Obligasi Daerah Alternatif Pembiayaan yang Aman dan Sah
      • Polisi Kembali Serahkan Barang Bukti 3 Kasus Korupsi Terkait Febrie ke Kejagung

        Lihat Sekilas

      • Eks Pimpinan KPK: Penegakan Hukum Kejahatan SDA Dinilai Hanya Menyentuh "Pion"
      • TNI AD Beri Perawatan dan Pendampingan Medis ke Korban Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
      • Tersangka Korupsi Haji Asrul Azis Ajukan Praperadilan Lagi, Protes Penggeledahan
      • Wamensos Yakinkan Setiap Siswa Sekolah Rakyat Berharga dan Punya Potensi
      • Prabowo: Hei Koruptor, Rakyat Tidak Bodoh!
      • Espresso Lemonade Viral di TikTok, Minuman Segar yang Wajib Dicoba
      • Warga Minta JPO Tendean Cepat Dibangun Lagi, Sebut Zebra Cross Tak Cukup Aman
      • Jalan Kaki Menyusuri Sunda Kelapa
      • Simak Harga Bekas Toyota Raize, mulai Rp 165 Jutaan
      • 339 Angkot Tua Bogor Berhenti Mengaspal, Sisa 1.441 Unit Menyusul Dikandangkan
      • Copyright © 2026 Powered by Walhi Jatim Sebut Kebakaran TPA Benowo Bentuk Kegagalan Penanganan Sampah,Vista Notebook   sitemap