Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Hiburan >Amukan Topan Bavi Kian Dekat, 900 Ribu Orang Mengungsi di China

    Amukan Topan Bavi Kian Dekat, 900 Ribu Orang Mengungsi di China

    Waktu: 2026-07-29 17:09:54 Sumber: Vista Notebook Penulis: Kesehatan

    Lebih dari 900.000 orang telah mengungsi dari rumah-rumah mereka di China, seiring topan dahsyat, Topan Bavi semakin mendekati wilayah negara tersebut.

    Cuaca ekstrem telah menyebabkan kerusakan parah di China selatan dan tengah minggu ini, dengan badai yang menewaskan sedikitnya 39 orang dan menyebabkan puluhan sungai meluap serta bendungan jebol.

    Dilansir kantor berita AFP, Sabtu , Topan Bavi diperkirakan akan mendarat pada Minggu pagi di sekitar Wenzhou, sebuah kota metropolitan berpenduduk hampir 10 juta jiwa di provinsi Zhejiang, China bagian timur. Pemerintah kota tersebut mengatakan 887.801 orang telah dievakuasi dari rumah mereka hingga Jumat malam waktu setempat.

    "Mobilisasi proaktif dan menyeluruh dilakukan sepenuhnya untuk berjaga-jaga terhadap skenario terburuk," kata otoritas Wenzhou dalam sebuah pernyataan.

    Warga menggunakan kayu untuk memperkuat penutup logam yang melindungi toko-toko dan menempelkan selotip pada jendela. Topan Bavi diperkirakan akan membawa "hujan lebat yang luar biasa" ke Zhejiang bagian timur dan provinsi Fujian bagian timur laut.

    Sementara di Taiwan, jalan-jalan sebagian besar sepi di Taiwan utara, di mana sebagian besar bisnis tutup untuk hari kedua karena angin dan hujan menerpa wilayah tersebut.

    Lebih dari 14.000 orang telah dievakuasi dari rumah mereka, ratusan penerbangan dibatalkan, dan lebih dari 170.000 rumah tangga di seluruh Taiwan mengalami pemadaman listrik akibat Topan Bavi.

    "Semua orang takut akan cuaca buruk dan memilih untuk tetap di dalam rumah, tetapi saya hanya keluar karena ada pesanan," kata seorang pemilik warung sarapan bernama Tsai kepada AFP di kota pelabuhan Keelung, Taiwan.

    "Beberapa orang sedang bertugas dan tidak akan punya makanan, jadi saya masih perlu mengantarkan makanan kepada mereka," kata pria berusia 50 tahun itu.

    Badai Bavi diturunkan statusnya menjadi topan saat melintasi Samudra Pasifik setelah menghantam Guam dan Kepulauan Mariana Utara pada hari Senin sebagai topan super.

    Kecepatan angin maksimumnya melambat menjadi 137 kilometer per jam, dengan hembusan sekitar 173 km/jam, pada hari Sabtu , menurut Badan Meteorologi Pusat Taiwan .

    Sementara di Filipina, jumlah korban tewas akibat tanah longsor dan insiden lain yang dipicu oleh hujan lebat akibat Topan Bavi, telah meningkat menjadi 18 orang, sebagian besar di pulau Mindanao, Filipina selatan.

    Hampir 11.000 orang di seluruh kepulauan tersebut mengungsi dari rumah mereka dan puluhan pelabuhan tetap ditutup, dengan 313 kapal berlindung.

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: Densus Pastikan Pelaku Teror Bom di SDN Jaksel Tak Terkait Jaringan Teroris
    • Selanjutnya: Ada Hidden Gem Buat Warga Santai-Olahraga di Jaksel, tapi Harus Lewati TPU

      Artikel Terkait

      • Sejoli Rampok Rumah di Klaten, Ancam Korban Pakai Parang
      • Mendikdasmen Ungkap Terobosan pada 2025: Tunjangan Guru Non-ASN Jadi Rp 2 Juta
      • 3.076 Satwa Liar Diamankan, Bakauheni Masih Jadi Jalur Rawan Penyelundupan
      • Hadapi Kekeringan Dampak El Nino, Cak Imin Singgung Pola Irigasi dan Kesehatan
      • Melihat Mini Zoo Purworejo yang Mangkrak, Proyek Rp 9,69 Miliar Berujung Korupsi
      • Dokter Tegaskan Gigi Susu Tetap Harus Dirawat, Jangan Tunggu Copot Sendiri
      • 4 Orang Tewas dalam Kecelakaan Maut Sibolangit, Sopir Truk Jadi Tersangka
      • Polisi Gagalkan Penyelundupan 600 Kg Timah Ilegal, Disamarkan sebagai Ikan Asin
      • China Ingin Pimpin Tata Kelola AI Dunia, Kritik Pembatasan Teknologi AS
      • Tren Aspal Halaman Depan Rumah di Eropa Perparah Dampak Cuaca Panas

        Lihat Sekilas

      • Arema FC Lengkapi Kuota Pemain Asing dari Brasil dalam Sehari
      • Presiden Israel Blak-blakan Ingin Damai dengan Arab Saudi, Bawa-bawa Nama MBS
      • Rekam Jejak Perancis Vs Inggris di Piala Dunia 2026, Kompak Tergelincir di Semifinal
      • Dedi Mulyadi Bandingkan Kepemimpinan Indonesia dengan Timnas Argentina
      • Cari Lawan Berujung Salah Sasaran, Sekelompok Pemuda Lempar Molotov dan Serang Gudang J&T Kebumen
      • Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Pedro Porro Tepati Janji pada Sang Kakek
      • Perkuat Ketahanan Pangan, Gubernur Lampung dan Pangdam XXI/Radin Inten Ikuti Panen Raya TNI Serentak
      • Material Rendah Emisi Mulai Jadi Pilihan untuk Ruang Bermain Anak
      • Rekrutmen Bintara PK Pria TNI AL Masih Dibuka, Lulusan SMA Bisa Daftar
      • 2 Korban Masih Dicari, Basarnas Kerahkan Tiga Tim di Reruntuhan Rumah Mewah Grand Polonia Medan
      • Copyright © 2026 Powered by Amukan Topan Bavi Kian Dekat, 900 Ribu Orang Mengungsi di China,Vista Notebook   sitemap