Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Berita >Mojtaba Khamenei Respons Trump Usai Disebut Tewas, Ejek AS Setan Besar

    Mojtaba Khamenei Respons Trump Usai Disebut Tewas, Ejek AS Setan Besar

    Waktu: 2026-09-12 22:42:52 Sumber: Vista Notebook Penulis: Kesehatan

    Pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei memperingatkan Amerika Serikat akan menderita 'pelajaran yang tak terlupakan' di tangan Teheran dan sekutu regionalnya. Dia menuduh AS berulang kali melanggar nota kesepahaman antara kedua negara.

    Dilansir Al-Jazeera, Minggu , pernyataan tertulis yang dikaitkan dengan Mojtaba Khamenei itu dibacakan di televisi pemerintah Iran pada Sabtu . Pemimpin tertinggi Iran mengatakan pelanggaran Washington terhadap MoU menunjukkan tanda tangan Presiden Donald Trump 'sama sekali tidak berharga dan tidak sah'.

    "Pelanggaran berulang terhadap perjanjian oleh Setan Besar sehubungan dengan kesepakatan tersebut sekali lagi membuktikan kepada semua orang bahwa tanda tangan Presiden Amerika sekarang sama sekali tidak berharga dan tidak sah, dan bahwa intimidasi, hegemoni, dan kebiadaban adalah komponen yang tak terpisahkan dari keyakinan dan doktrin Amerika," bunyi pernyataan tersebut.

    "Sekarang musuh Amerika berusaha untuk memicu perang dan menderita biaya yang lebih berat dan penghinaan lebih lanjut, mereka harus tahu bahwa bangsa Iran yang terkasih dan Front Perlawanan memiliki pelajaran yang tak terlupakan bagi mereka," tambahnya.

    AS telah meningkatkan serangannya terhadap Iran minggu ini dengan menargetkan infrastruktur sipil, termasuk jembatan, jalur kereta api, dan pabrik desalinasi air. Teheran telah merespons dengan menyerang infrastruktur sipil di Kuwait, yang merupakan negara penampung pasukan AS. Kuwait mendesak semua orang untuk melakukan penghematan listrik.

    Perang AS-Israel terhadap Iran, yang dimulai pada bulan Februari 2026, dipandang sebagai ancaman eksistensial oleh kepemimpinan senior negara itu. Teheran tidak menunjukkan tanda-tanda menyerah pada tuntutan yang semakin meningkat dari pemerintahan Trump.

    Sementara, negara-negara regional terus mendorong diakhirinya konflik di balik layar. Khamenei mengatakan AS telah 'mengungkapkan wajah aslinya', memperlihatkan 'kepalsuan, irasionalitas, ketidakandalan, dan kejahatannya'.

    Dia menyerukan rakyat Iran untuk mempercayai kepemimpinan untuk melindungi negara, mendesak masyarakat untuk tetap 'waspada' dan 'aktif' karena pertempuran terus berlanjut. Selain serangan langsung oleh Iran, kelompok Houthi di Yaman juga dikabarkan dapat menutup jalur Bab al-Mandeb ke Laut Merah untuk mendukung Iran yang merupakan sekutu penting mereka.

    Hal itu akan semakin menggoyahkan pasar energi global, meningkatkan inflasi, dan memberikan tekanan tambahan pada Trump untuk menghentikan serangan. Perang ini sangat tidak populer di AS dan telah menimbulkan kerugian ekonomi bagi warga AS.

    MoU yang dimediasi oleh Qatar dan Pakistan dan ditandatangani bulan lalu bertujuan untuk menciptakan kondisi agar perang berakhir secara permanen. Namun, Teheran dan Washington telah menyatakan kesepakatan tersebut 'berakhir' setelah saling menuduh melanggarnya.

    Simak juga Video Mojtaba Khamenei Sebut Iran Tak Ingin Perang, Tapi Ogah Tunduk!

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: Bareskrim Lepas Police Line dan CCTV di White Rabbit Jaksel Terkait Narkoba
    • Selanjutnya: 35 Soal Asesmen Literasi Membaca dan Numerasi MPLS 2026 Jenjang SMP, Lengkap Kunci Jawaban

      Artikel Terkait

      • Penampakan Rumah Warga di Depok Usai Diteror Tetangga, Pagar Rusak
      • Pakai Obat Keras Ilegal hingga Sabu, 3 Orang di Bogor Ditangkap
      • Kisah Minos Antoni, Sukses Menyulap Sampah Pantai Pulisan Jadi Kerajinan Bernilai Jutaan Rupiah
      • Perlukah Sanksi untuk Parpol yang Tak Penuhi Kuota 30 Persen Keterwakilan Perempuan?
      • Panglima TNI Sebut Pendampingan TNI AU Sumbang 45 Persen Target Produksi Gula Nasional 2026
      • Dicap Sekolah "Kampung Sosial", SD di Kudus Terus Kekurangan Murid Baru
      • Buntut Panjang Ulah Pemuda Madiun Kabur Saat Tur di Korea
      • IHSG Diprediksi Menguat, Saham AMMN, ANTM, BBCA Hingga ADRO Perlu Dicermati Ritel
      • Kasus SK Palsu ASN di Gresik, Korban Setor Rp 125 Juta dari Tabungan Istri, Kades Syok dan Gemetar
      • Rencana Israel Bikin Buaya Jadi 'Sipir' Penjara

        Lihat Sekilas

      • Efek Kasus Bripka E, Ratusan Santri Ponpes Manjung Wonogiri Terancam Terlantar
      • Tak Dikasih Rp 300.000, Anggota Satpol PP Ambil Iuran Ngaji Siswa Pecahan Rp 2.000 di Jakut
      • Saat Rumpon Jadi Penyelamat 5 Korban KM Nurul Salsa Usai 4 Hari Mengapung
      • Cari Lawan Berujung Salah Sasaran, Sekelompok Pemuda Lempar Molotov dan Serang Gudang J&T Kebumen
      • 43 PKL di Jaktim Jalani Sidang Tipiring Usai Berjualan di Trotoar dan Bahu Jalan
      • Bus Sinar Jaya Terguling Usai Hantam Truk di Brebes, 4 Orang Terluka
      • Warga Minta JPO Tendean Cepat Dibangun Lagi, Sebut Zebra Cross Tak Cukup Aman
      • Penyebab Kebakaran Rumah dan Lapak Kayu di Bekasi Masih Diselidiki
      • Bamsoet Dorong Tanggung Jawab dan Disiplin Pemilik Izin Senjata Api
      • Perselisihan Berujung Penusukan Pria di Jakbar, Polisi Tangkap Pelaku
      • Copyright © 2026 Powered by Mojtaba Khamenei Respons Trump Usai Disebut Tewas, Ejek AS Setan Besar,Vista Notebook   sitemap