Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Pendidikan >Rencana Israel Bikin Buaya Jadi 'Sipir' Penjara

    Rencana Israel Bikin Buaya Jadi 'Sipir' Penjara

    Waktu: 2026-07-29 15:24:49 Sumber: Vista Notebook Penulis: Hiburan

    Israel bikin heboh dunia setelah mengungkap rencana menjadikan buaya untuk membantu menjaga keamanan penjara-penjara. Lebih tepatnya, untuk mencegah tahanan Palestina kabur dari penjara Israel.

    Ide satwa liar jadi 'sipir' penjara itu merupakan usulan dari Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir. Ia pernah viral setelah aksi tak manusiawi ke para aktivis Global Sumud Flotilla 2.0 pada Mei lalu.

    Kembali ke ide buaya jadi 'sipir', Ben-Gvir menyampaikan usulannya setelah Menteri Perlindungan Lingkungan Israel, Idit Silman, mengubah klasifikasi buaya dari hewan liar menjadi "satwa liar hasil penangkaran".

    Keputusan Silman itu membuka jalan bagi penggunaan reptil tersebut untuk tujuan keamanan, termasuk mencegah upaya melarikan diri dari penjara.

    Ben-Gvir, yang dikenal sebagai menteri garis keras dan kontroversial, menyambut baik keputusan tersebut.

    Dalam akun Facebooknya, Ben-Gvir mengunggah gambar dirinya, yang dibuat dengan AI, sedang memegang tali yang terpasang pada leher seekor buaya, yang disertai pesan berbunyi: "Anda berniat mencoba melarikan diri? Pikirkan lagi."

    "Menteri Ben-Gvir dan Silman bekerja sama mengepung penjara dengan buaya-buaya!" tulis Ben-Gvir dalam keterangan gambar AI tersebut.

    Ben-Gvir dikabarkan mengusulkan langkah tersebut sejak Desember tahun lalu, yakni agar penjara-penjara bagi tahanan Palestina dikelilingi oleh buaya. Langkah semacam itu meniru fasilitas detensi imigrasi 'Alligator Alcatraz' di Florida, AS.

    Laporan televisi lokal Israel, Channel 13, menyebutkan bahwa Otoritas Alam dan Taman Israel awalnya menentang usulan Ben-Gvir tersebut, ketika dia pertama kali melontarkan gagasannya tahun lalu.

    Klasifikasi ulang dari Kementerian Perlindungan Lingkungan Israel ini mengalihkan pengawasan hewan-hewan reptil tersebut dari otoritas terkait, kepada sebuah "badan keamanan". Dinas Penjara Israel, yang pengelolaannya dipimpin oleh Ben-Gvir, merupakan salah satu badan keamanan yang dimaksud.

    Regulasi yang disahkan pada Rabu waktu setempat ini menetapkan bahwa buaya-buaya Nil boleh ditangkarkan dengan syarat "hewan-hewan itu dipelihara oleh badan keamanan... di bawah ketentuan yang ditetapkan oleh Direktur guna mencegah lepasnya hewan tersebut ke alar liar, dan bergantung pada keputusan Menteri Perlindungan Lingkungan bahwa kepemilikan hewan tersebut diperlukan untuk tujuan keamanan".

    Media-media Israel melaporkan bahwa Ben-Gvir berniat menempatkan buaya-buaya tersebut di sekitar Penjara Ketziot di Israel bagian selatan, yang menjadi tempat penahanan banyak militan Hamas yang ditangkap setelah serangan 7 Oktober 2023 lalu -- serangan yang memicu perang besar-besaran di Jalur Gaza.

    Laporan Channel 13 menambahkan bahwa sebelum disetujui, usulan Ben-Gvir itu pada awalnya "ditanggapi dengan cemoohan oleh sejumlah pejabat" dalam Dinas Penjara Israel.

    • Sebelumnya: Cerita Ibunda yang Kena Dampak Pemuda Madiun Kabur Saat Tur di Korsel
    • Selanjutnya: Bocah di Bekasi Dianiaya Ibu Tiri saat Ditinggal Ayah Kerja di Luar Negeri

      Artikel Terkait

      • Kebakaran Sabana Labuan Bajo Meluas, Petugas Fokus Padamkan Api Dekat Hotel
      • Vonis Eks Bos eFishery Disunat Jadi 6 Tahun Penjara di Kasus Penggelapan
      • Messi Absen Bela Inter Miami di 2 Laga dan MLS All-Star Usai Piala Dunia 2026
      • Angka Kelahiran Anjlok Sampai Bikin Biksu di Korsel Bantu Para Lajang Cari Jodoh
      • Asa Warga Tanimbar di Balik Proyek Blok Masela Rp 300 Triliun, Harapan Tak Sekadar Cerita
      • Viral Anjing Husky Berdarah Dibacok di Babelan Bekasi, Pelaku Dicari
      • Ricuh Baku Hantam di DPRD Riau, Polisi Dalami Pemicu, Gali Keterangan Saksi dan Cek CCTV
      • Menkum Pastikan Kenaikan Tarif Lepas Kewarganegaraan untuk Perbaikan Layanan
      • Kuasai Honai OPM di Intan Jaya, Koops Habema Temukan 3 Pucuk Senjata
      • Israel Izinkan Penggunaan Buaya untuk Cegah Napi Kabur

        Lihat Sekilas

      • KPK Akan Panggil Suami Bupati Sukoharjo Buntut Dugaan 'Tradisi' Peras Pegawai
      • Bareskrim Serahkan 3 Bandar Narkoba Katingan ke Polda Kalteng
      • Mekeng: Obligasi Daerah Bukan Barang Baru, AS-Jepang Sudah Terbitkan
      • Pabrik Sandal Porto di Karanganyar Terbakar, Asap Hitam Membubung Tinggi
      • Dishub Bakal Tindak Sopir Angkot di Bogor yang Hapus Tanda 'Angkot Tua'
      • Bikin Sinyal di Jakarta-Jabar Hilang, Pencuri Modul BTS Diatur WNA di Bangkok
      • DPRD Jabar Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Jadi Perda
      • Cuaca Jakarta Hari Ini: Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Siang Hari
      • Oknum Polisi Rampok Toko Emas di Tapaktuan Pakai Senpi, Polda Aceh Sebut Motif Tekanan Ekonomi
      • Menperin: Industri Pengolahan Serap Lebih dari 20 Juta Pekerja, SDM Terampil Masih Dibutuhkan
      • Copyright © 2026 Powered by Rencana Israel Bikin Buaya Jadi 'Sipir' Penjara,Vista Notebook   sitemap