Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Teknologi >Diresmikan Prabowo, Konstruksi Proyek Abadi Masela di Maluku Dimulai

    Diresmikan Prabowo, Konstruksi Proyek Abadi Masela di Maluku Dimulai

    Waktu: 2026-09-12 18:19:28 Sumber: Vista Notebook Penulis: Wisata

    Presiden Prabowo Subianto meresmikan groundbreaking proyek liquefied natural gas Abadi Masela di Kepulauan Tanimbar, Maluku. Dengan begitu, konstruksi proyek dengan investasi energi terbesar dalam sejarah Indonesia ini dimulai.

    "Dan dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, Kamis, 16 Juli 2026, dengan rahmat Tuhan Yang Mahabesar, saya Prabowo Subianto, Presiden RI, saya nyatakan groundbreaking proyek strategi nasional liquefied natural gas Abadi Masela secara resmi dinyatakan dimulai," kata Prabowo, melalui video conference , dilihat di YouTube Sekretariat Presiden, Kamis .

    Prabowo mengungkap perjalanan panjang di balik proses pembangunan proyek gas Masela. Oleh karena itu, menurutnya, proyek ini sangat penting.

    "Pembangunan suatu bangsa adalah upaya kerja keras. Pembangunan suatu bangsa adalah perjalanan yang sangat jauh, yang membutuhkan semua unsur dan semua elemen," ujarnya.

    "Dengan demikian, Proyek Strategis Nasional Abadi Masela ini merupakan suatu proyek yang sungguh sangat penting. Proyek ini hampir tiga dekade, tiga dasawarsa, kita tunggu," lanjutnya.

    Prabowo meminta pembangunan tidak boleh terhambat. Ia berharap proses konstruksi berjalan secepatnya.

    "Tiga dekade, tiga dasawarsa rakyat menunggu. Alhamdulillah, hari ini kita mulai pembangunannya. Dan pembangunan tidak boleh terhambat. Harus selesai dalam waktu sesingkat-singkatnya," ujarnya.

    Proyek raksasa di sektor migas ini berlokasi sekitar 170-180 km di sebelah barat daya Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Dikembangkan melalui skema cost recovery PSC oleh INPEX Masela Ltd selaku operator dengan kepemilikan saham mayoritas , bermitra strategis dengan PT Pertamina dan Petronas . Nilai investasi proyek ini mencapai USD 20,9 miliar.

    Proyek ini dirancang memproduksi 9,5 juta ton LNG per tahun , menyalurkan gas pipa domestik sebesar 150 MMSCFD, serta menghasilkan kondensat sekitar 35 ribu barel per hari untuk mendukung kebutuhan energi nasional.

    Setelah melalui proses pengembangan selama hampir tiga dekade sejak penandatanganan kontrak pada tahun 1998, proyek ini akhirnya memasuki tahap konstruksi. Hingga awal Juli 2026, progres front end engineering design telah mencapai 79,56 persen, melampaui target yang direncanakan, sementara berbagai perizinan strategis dan penyelesaian desain fasilitas utama terus berjalan sesuai jadwal menuju final investment decision pada akhir 2026.

    Prabowo meminta maaf tak bisa menghadiri secara langsung karena ada agenda yang tidak bisa ditinggalkan. Prabowo lantas berutang kepada masyarakat Maluku dan berjanji akan melunasi utang tersebut di lain waktu.

    "Saya minta maaf, tadinya saya ingin hadir langsung. Tapi, karena ada berbagai acara yang tidak bisa ditinggalkan di pusat, terpaksa saya hadir melalui video conference ini tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada saudara-saudara sekalian," ujarnya.

    "Tentunya ini merupakan hutang saya kepada masyarakat Maluku dan kabupaten-kabupaten tersebut. Insyaallah saya akan melunasi utang tersebut dalam waktu yang tidak lama lagi," lanjutnya.

    Simak juga Video Prabowo soal Proyek Gas Masela: Pembangunan Tidak Boleh Terhambat!

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: 13 Kecamatan di Kabupaten Bogor Terdampak Kekeringan, Ini Rinciannya
    • Selanjutnya: Pesan Kepala BKN Zudan Arif untuk ASN: Pengabdian Sunyi, Bangsa yang Tumbuh

      Artikel Terkait

      • Arema FC Lengkapi Kuota Pemain Asing dari Brasil dalam Sehari
      • John Herdman Sanjung Performa dan Kedewasaan Mitchell Baker
      • Selat Hormuz dan Rapuhnya Kesepahaman Gencatan Senjata AS-Iran
      • Ibu Muhammad, Penjual Roti yang Putus Sekolah Akan Diberi Lapak di Lokbin Jakpus
      • Rapat Bareng Prabowo, Zulhas Minta Waktu 1 Bulan Bereskan Persoalan MBG
      • Gempa M 6,1 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe Sulut
      • Pemerintah Siapkan Lulusan SMK Siap Hadapi Peluang Kerja Robotika
      • Bupati Majalengka Optimistis Masa Depan Bandara Kertajati Cerah Saat Jadi Pusat Industri Dirgantara
      • Butuh Waktu Berapa Lama Membuat Satu Truk Isuzu?
      • Detik-detik Anak Korban Kecelakaan Beruntun di Sibolangit Kenali Mobil Orangtua dari Video Medsos

        Lihat Sekilas

      • Sidang Perdana Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq Digelar 23 Juli
      • Komisi III DPR Bentuk Panja Awasi Kasus yang Bikin Febrie Adriansyah Tersangka
      • Penjahit di Bali Cekcok dengan Pelanggan hingga Singgung SARA, Kini Mina Maaf
      • Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 18 Juli 2026, Cek Keberangkatan Pertama hingga Terakhir
      • Jejak Pemain Barcelona Juara Piala Dunia, Siapa Berikutnya?
      • Rumah Febrie Adriansyah di Sentul Dijadikan Kantor Yayasan oleh Don Ritto Sejak 2023
      • Gerindra Bantah Hotman: Presiden Tak Pernah Intervensi Penegakan Hukum
      • Sukses Gelar Konser Tunggal, The Neighbourhood Janji Kembali ke Indonesia
      • IHSG Ditutup Melonjak 1,10 Persen, Investor Asing Serok Rp 725 Miliar
      • Pria Ditemukan Tewas di Hotel Mewah Jaksel, Ada Luka Tembak di Kepala
      • Copyright © 2026 Powered by Diresmikan Prabowo, Konstruksi Proyek Abadi Masela di Maluku Dimulai,Vista Notebook   sitemap