Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Kesehatan >Rapat Bareng Prabowo, Zulhas Minta Waktu 1 Bulan Bereskan Persoalan MBG

    Rapat Bareng Prabowo, Zulhas Minta Waktu 1 Bulan Bereskan Persoalan MBG

    Waktu: 2026-07-29 17:08:47 Sumber: Vista Notebook Penulis: Bisnis

    Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan sejumlah menteri rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto terkait program Makan Bergizi Gratis . Zulhas dan kementerian/lembaga terkait meminta waktu 1 bulan untuk menyelesaikan persoalan dalam pelaksanaan MBG.

    "Tadi mengenai MBG akan menyelesaikan persoalan-persoalan yang selama ini menjadi hambatan atau penyalahgunaan. Kami minta waktu satu, satu bulan. Ya, 1 bulan lagi. 1 bulan untuk menyelesaikan, merapikan," kata Zulhas kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu .

    Usai satu bulan, Zulhas menyebut nantinya akan dikaji lebih dalam solusi dari persoalan di MBG. Ia akan kembali melapor ke Prabowo untuk meminta keputusan akhir.

    "Setelah itu, langkah-langkah berikutnya kami akan laporkan Bapak Presiden untuk nanti diputuskan, diberi arahan seperti apa keputusan akhirnya. Tetapi kami akan mengkaji lebih mendalam 1 bulan dari hari ini. Saya kira dua itu yang penting kami putuskan pada malam hari ini," ujarnya.

    Zulhas membeberkan sejumlah persoalan dalam pelaksanaan program yang tengah dievaluasi. Mulai dari dugaan penyalahgunaan hingga lokasi-lokasi yang seharusnya sudah menerima layanan, tetapi belum didukung keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi .

    "Banyak, ya. Yang penyalahgunaan, kemudian titik-titik yang sudah layak menerima, kemudian sudah begitu banyak titik yang sudah ditentukan tetapi, tetapi belum ada apa SPPG-nya," ujarnya.

    Selain itu, ia menyebut terdapat lokasi yang telah memiliki bangunan, namun belum dapat beroperasi sesuai rencana. Menurutnya, pemerintah masih menginventarisasi berbagai persoalan tersebut sebelum menentukan langkah lanjutan.

    "Ada yang sudah membangun tapi belum ada, banyak, banyak hal, ya. 1 bulan ini kita akan paparkan ke Bapak Presiden untuk nanti diambil keputusan yang tepat seperti apa seharusnya," lanjutnya.

    Hal lain yang dibahas dalam rapat yakni mengenai Koperasi Desa Merah Putih . Zulhas kembali menekankan Kopdes merupakan infrastruktur pemerintah menyalurkan bantuan dan barang subsidi.

    "Koperasi Desa Merah Putih sebagai infrastruktur pemerintah nanti menyalurkan bantuan-bantuan, seluruh bantuan. Kemudian juga menyalurkan seluruh barang-barang subsidi," ujarnya.

    Selain itu, Zulhas mengatakan Kopdes sebagai off-taker hasil tani. Kopdes akan mengambil hasil pertanian dengan harga yang sudah ditentukan pemerintah.

    "Nomor dua, dia sebagai off-taker kalau harga seperti gabah, jagung, dan lain di bawah harga yang sudah ditentukan pemerintah, maka koperasi dia bisa off-taker sebagai apa namanya pembeli dari produk-produk pertanian yang sudah ditentukan harganya oleh pemerintah," ucapnya.

    Simak juga Video 'Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan Kalau Mau Cari Negara Lain':

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: KPK Temukan Uang, Valas hingga Perhiasan Saat Geledah Rumah Dinas Bupati Etik
    • Selanjutnya: Peredaran Pod Getar dan Happy Water di Bogor Sasar Perumahan Elite

      Artikel Terkait

      • Fangfang, Istri Siri Vicky Prasetyo Sudah Melahirkan, Tak Didampingi Suami dan Biayai Semua Sendiri
      • Bandara Husein Sastranegara Kini Layani Rute Langsung ke 8 Kota Indonesia
      • Praperadilan Kedua Roy Suryo Ditolak: Gugatan Tak Relevan dan Ganggu Sidang Pokok Perkara
      • Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi Pemberdayaan PNM untuk Usaha Ekonomi Sirkular
      • Spanyol Juara Dunia, Gimana Analisis Laga Final Vs Argentina?
      • Trump Ingin AS Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Sendiri, Bisa Bareng China Juga
      • Katak Australia Punya Trik Visual Unik untuk Kelabui Predator
      • DPRD Jabar Usukan Reaktivasi SPP SMA/SMK Negeri, Dedi Mulyadi Ingatkan Potensi Polemik
      • Ketum Dekopin: Baru di Era Presiden Prabowo Gerakan Koperasi Dapat Perhatian
      • Tinjau Kerusakan Jalan Penghubung di Nias, Bobby Sebut Perbaikan Dimulai Agustus 2026

        Lihat Sekilas

      • Anggaran Bangun Ulang JPO Tendean Belum Ada, Pramono Cari Dana CSR hingga KLB
      • Otak Pembunuhan Kacab Bank BUMN Divonis, Istri Korban Menangis Saat Hakim Bacakan Putusan
      • Putusan Kasasi Prada Lucky Dinilai Tak Adil, Kuasa Hukum Keluarga Pertimbangkan Adukan Hakim Agung ke KY
      • Pengeluaran Gen Z Jakarta Tembus Rp 11,9 Juta, PayLater Jadi Penolong atau Beban?
      • Momen Pelaku Penusukan Acak di Tangerang Ampun-ampunan saat Dibekuk Polisi
      • Pengacara Don Ritto Ungkap Uang Rp 67 Miliar yang Disita di Restoran untuk Proyek Pelabuhan
      • Update Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, Galeri 24 dan UBS Naik
      • Kronologi WNI Asal Madiun Kabur Saat Tur di Korea Selatan
      • Anggota DPR Usul Refocusing MBG: Prioritaskan Balita hingga SMP, Evaluasi Siswa SMA
      • Dengan Konsep Ini, Penghuni Tak Perlu Cari Kerja ke Luar Kawasan
      • Copyright © 2026 Powered by Rapat Bareng Prabowo, Zulhas Minta Waktu 1 Bulan Bereskan Persoalan MBG,Vista Notebook   sitemap