Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Otomotif >Cairan Infus Viral untuk Jerawat, Dokter: Belum Ada Bukti Bisa Atasi Jerawat

    Cairan Infus Viral untuk Jerawat, Dokter: Belum Ada Bukti Bisa Atasi Jerawat

    Waktu: 2026-09-12 18:18:31 Sumber: Vista Notebook Penulis: Pendidikan

    NaCl bukan obat untuk membunuh bakteri jerawat

    Edwin menjelaskan, bakteri Cutibacterium acnes merupakan salah satu faktor yang berperan dalam munculnya jerawat. Karena itu, suatu produk tidak bisa langsung disebut efektif mengatasi jerawat hanya karena sedang ramai digunakan masyarakat.

    Menurut dia, hingga kini belum ada penelitian yang membuktikan NaCl 0,9 persen mampu membunuh bakteri tersebut.

    Hal ini berbeda dengan anggapan yang banyak beredar di media sosial, yang menyebut penggunaan NaCl secara rutin dapat membantu menyembuhkan jerawat.

    Lalu mengapa ada yang merasa jerawatnya membaik?

    Ilustrasi cairan infus. Cairan infus yang belakangan ramai dipakai untuk wajah disebut-sebut bisa mengatasi jerawat, tetapi dokter kulit menegaskan belum ada bukti ilmiah bahwa NaCl mampu membunuh bakteri penyebab jerawat.Pexels/cottonbro studio Ilustrasi cairan infus. Cairan infus yang belakangan ramai dipakai untuk wajah disebut-sebut bisa mengatasi jerawat, tetapi dokter kulit menegaskan belum ada bukti ilmiah bahwa NaCl mampu membunuh bakteri penyebab jerawat.

    Meski demikian, Edwin tidak menampik bahwa sebagian orang mungkin merasa kondisi kulitnya membaik setelah menggunakan NaCl. Akan tetapi, menurutnya, perbaikan itu belum tentu berasal dari efek larutan garam tersebut.

    "Jerawat disebut bisa membaik dengan penggunaan NaCl seperti yang dibagikan di media sosial mungkin karena beberapa hal, seperti efek pengolesan NaCl di kulit yang membantu membersihkan minyak serta kotoran di wajah, adanya perubahan pola hidup, skincare, vitamin ataupun obat yang dikonsumsi," jelasnya.

    Artinya, ada banyak faktor lain yang dapat memengaruhi perbaikan jerawat sehingga tidak bisa disimpulkan bahwa NaCl menjadi penyebab utamanya.

    Dalam dunia dermatologi, fungsi NaCl berbeda

    Edwin mengatakan, NaCl memang sering digunakan dalam praktik dermatologi. Namun, fungsinya bukan sebagai obat untuk mengatasi jerawat.

    Ia menjelaskan, larutan tersebut dimanfaatkan untuk membersihkan kulit pasien, irigasi luka, membantu proses wet dressing atau kompres pada luka dan koreng setelah trauma maupun tindakan laser, hingga sebagai pelarut obat untuk suntikan steroid pada jerawat, bekas luka, atau keloid.

    "Sedangkan yang sedang viral ini menyebutkan pengolesan NaCl secara teratur setiap hari dapat membantu membuat kualitas kulit membaik dan jerawat sembuh," kata dr. Edwin.

    Aman digunakan, tetapi jangan berharap hasil instan

    Edwin menuturkan, risiko penggunaan NaCl pada kulit relatif kecil karena cairan ini tidak mengandung bahan yang bersifat iritatif maupun antiseptik.

    "Sebenarnya risikonya cukup minimal karena NaCl tidak mengandung bahan iritatif, scrub, antiseptik, dan bahan berbahaya sehingga relatif aman untuk dioleskan ke kulit," ujarnya.

    Meski demikian, ia mengingatkan bahwa keamanan tersebut tidak berarti NaCl dapat dijadikan terapi utama untuk mengatasi jerawat.

    Menurut Edwin, penanganan jerawat tetap harus disesuaikan dengan penyebabnya. Dokter perlu menilai apakah jerawat dipengaruhi pola hidup atau sudah berkaitan dengan faktor hormonal karena terapi yang diberikan akan berbeda.

    "Dengan terapi yang tepat, jerawat yang membandel sesulit apa pun akan membaik dalam waktu minimal tiga bulan dengan perbaikan 80-100 persen dan tidak boleh lebih dari enam bulan. Bila tiga bulan terapi dengan dokter belum ada perubahan, pasien bisa mempertimbangkan untuk second opinion," pungkas dr. Edwin.

    • Sebelumnya: Tak Mau Terus Menunggu Anggaran Pemerintah, Warga di Lampung Timur Patungan Bangun Jalan Impian
    • Selanjutnya: Terlibat Begal Motor, Pelajar SMP di Cianjur Ditangkap

      Artikel Terkait

      • Prabowo: Kalau Kita Perkuat Koperasi Bukan Berarti Lemahkan yang Lain
      • Kurang dari 6 Jam, Tim Macan Linggau Tangkap Pelaku Pembakaran 11 Rumah
      • Perpustakaan Gasibu Bakal Bertransformasi Jadi Perpustakaan Digital
      • Rusdi Kirana Pastikan PKB Tempatkan Rakyat Sebagai Pusat Pembangunan
      • Embun Upas di Dieng Diprediksi Akan Sering Muncul saat Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
      • Dilaporkan 11 Juli, Admin TheKerupuk Jadi Tersangka Empat Hari Kemudian, LBH Soroti Prosesnya
      • Meski Kalah di Final Piala Dunia 2026, Presiden Argentina Siapkan Hari Libur Khusus
      • Sekongkol Jahat Anak Angkat dan Pacar di Nganjuk, Habisi Nyawa Ayah karena Dendam dan Utang
      • Luis de la Fuente Meraba Duel Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026
      • Polisi Dalami Dugaan Bullying Siswa Bawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang

        Lihat Sekilas

      • Polres Jaksel Mediasi Kurir Ojol Tak Sengaja Hilangkan Paket Pelanggan
      • Capai Final Piala Dunia 2026, Messi Tepis Isu Argentina Dibantu FIFA
      • Pertamina Tambah Jam Operasional BBM di Aceh, Distribusi Dipercepat hingga 14 Jam
      • Harga Emas Antam Hari Ini 21 Juli 2026, Wajib Tahu Sebelum Beli
      • Demo Tuntut Penurunan Plt Rektor UINSA, Mahasiswa Bakar Ban dan Jas Almamater
      • Ricuh Baku Hantam di DPRD Riau, Polisi Dalami Pemicu, Gali Keterangan Saksi dan Cek CCTV
      • Brimob Polda Metro Sterilisasi Tenis Indoor Senayan, Amankan Konser Mitski
      • Polisi Tangkap Remaja di Jaksel yang Lecehkan 3 Anak, Modus Ajak Main Gim
      • Transformasi Pelabuhan Dipercepat, Kemenhub Andalkan Green Smart Port
      • Sirop Tumpah yang Bikin Gelombang Dahsyat Seperti Tsunami
      • Copyright © 2026 Powered by Cairan Infus Viral untuk Jerawat, Dokter: Belum Ada Bukti Bisa Atasi Jerawat,Vista Notebook   sitemap