Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Kesehatan >Cewek Open BO yang Peras ASN di Medan Kerap Ganti Foto di Aplikasi

    Cewek Open BO yang Peras ASN di Medan Kerap Ganti Foto di Aplikasi

    Waktu: 2026-09-13 06:45:56 Sumber: Vista Notebook Penulis: Hiburan

    ASN BPN Nias berinisial AL diduga tewas usai melompat dari lantai 12 Apartemen Skyview Medan karena diperas 2 cewek open BO yang merupakan sindikat pemerasan. Pelaku juga kerap berganti-ganti foto di aplikasi.

    Dilansir detikSumut, korban berkomunikasi dengan pelaku FR melalui aplikasi MiChat itu dan menyuruh pelaku datang ke apartemen tersebut pada Jumat sekira pukul 03.30 WIB. Ternyata, pelaku FR mengajak temannya, yakni pelaku JS .

    Saat itu, korban menolak berhubungan badan dengan pelaku FR karena foto yang berada di aplikasi ternyata bukan foto FR. Alhasil, korban memutuskan berhubungan badan dengan pelaku JS saja.

    Lalu, kata Adrian, pelaku FR keluar dari dalam hotel pada pukul 04.31 WIB dan menunggu di lorong depan kamar. Namun, sebelum keluar, FR minta uang cancel ke korban sebesar Rp 400 ribu.

    Sementara itu, pelaku JS mengatakan tarif berhubungan dengannya sebesar Rp 850 ribu. Uang tersebut pun dikirim korban ke rekening yang diberikan pelaku FR.

    Korban dan JS pun berhubungan badan. Setelah selesai, korban meminta pelayanan tambahan. Saat itu, antara korban dan pelaku JS memang tidak lebih dulu menyepakati harga untuk pelayanan tambahan itu. Setelah selesai, JS memanggil pelaku FR untuk masuk ke hotel.

    "Nah, di situ mereka meminta uang tambahan sebesar Rp 4.500.000 untuk adegan tambahan tadi. Ini kan berarti empat kali lipatlah dari harga awalnya ," kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Risky Lubis saat konferensi pers, Rabu .

    Korban pun menolak membayar uang itu karena jumlahnya yang sangat besar. Namun, para pelaku terus mendesak korban untuk membayar uang tersebut. Bahkan, para pelaku juga memaksa melihat saldo rekening korban di ponselnya.

    "Jadi dia memaksa korban untuk menunjukkan saldonya di handphone-nya si korban sambil mendekati korban. Kamar itu ada balkon, balkonnya itu sekitar satu meter lah jaraknya dari pintu kamar," kata Adrian.

    "Untuk perbuatan yang seperti ini, memeras, pelaku mengakui bahwa dia sudah beberapa kali melakukan pemerasan, dengan cara setelah dia melakukan deal-deal-an, kemudian pada saat tambahan dia minta biaya tambahan. Foto itu untuk nilai jual, biasanya dia ganti-ganti ," jelasnya.

    Menariknya, salah seorang pelaku berinisial FR itu sempat berkonsultasi dengan AI atau artificial intelligence setelah kejadian itu. Pelaku FR mencari tahu soal proses penyelidikan petugas kepolisian.

    Rincian yang ditanyakan pelaku ke AI adalah 'Berapa hari kita akan dipanggil ke kantor polisi sebagai saksi dari waktu kejadian? 'Kalau ada orang bunuh diri, kita di TKP, berapa lama kita dipanggil?'.

    Lalu, 'Kalau satu minggu setelah kejadian, kita tidak dipanggil oleh polisi, apakah kita sudah di posisi aman atau belum?'. 'Gimana cara supaya tenang menghadapi nanti kalau kita dipanggil polisi?'.

    "Jadi, setelah kejadian itu, FR ini sempat berkonsultasi AI Dola," kata Adrian.

    Baca selengkapnya di sini

    Lihat juga Video: Kerja Sama Imipas-Polisi Ungkap Open BO di Bawah Umur

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: Demam Piala Dunia 2026, Haaland dan Lionel Kini Jadi Nama Favorit Bayi
    • Selanjutnya: Wagub Rano Nonton Final Piala Dunia Bareng Warga Jakarta di Lapangan Banteng

      Artikel Terkait

      • Prediksi Skor Perancis Vs Inggris di Perebutan Peringkat 3 Piala Dunia 2026, Kickoff 04.00 WIB
      • Rebutan Air, Dua Petani di Soppeng Terlibat Duel Maut, Satu Tewas
      • Prabowo Singgung Anggapan RI Akan Kolaps: Ternyata Semakin Hari Semakin Kuat
      • Modifikasi Motor biar Irit BBM, Beneran Ampuh atau Cuma Sugesti?
      • Hotman Paris Sebut Kasus ASABRI Mulai Sebelum Febrie Adriansyah Jadi Jampidsus
      • Bamsoet Dorong Tanggung Jawab dan Disiplin Pemilik Izin Senjata Api
      • Anggota BPK RI Bobby Rizaldi Diperiksa KPK 9 Jam Usai Rumahnya Digeledah
      • Kini Pakai Rompi Pink, Don Ritto Resmi Ditahan Kejagung
      • Pipa Air PAM JAYA Bocor di Kelapa Gading Jakut Bikin Jalan Raya Bekasi Tergenang
      • Momen Raja Charles III Terima Andy Burnham Usai Ditunjuk Jadi PM Inggris

        Lihat Sekilas

      • Presiden Prabowo On Track Jadi Presiden Terhijau dalam Sejarah Indonesia
      • Penyebab Kebakaran Rumah dan Lapak Kayu di Bekasi Masih Diselidiki
      • Menperin: Industri Pengolahan Serap Lebih dari 20 Juta Pekerja, SDM Terampil Masih Dibutuhkan
      • Pakar Nilai Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Calon Belum Diperiksa
      • Industri Kosmetik Indonesia Tumbuh Pesat, Riset Ilmiah Jadi Kunci Daya Saing
      • Candu Judol Pangreh Praja
      • Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 16 Juli 2026, Berangkat dari Palur Pagi hingga Malam
      • Jadwal China Open 2026 Hari Ini: 5 Wakil Indonesia Turun Bertanding
      • ⁠Penegasan Komisi III DPR soal RUU Perampasan Aset Digaspol Pakai Turbo
      • Ahli TPPU Beberkan Modus Perkara 3 Korupsi yang Jerat Febrie Adriansyah
      • Copyright © 2026 Powered by Cewek Open BO yang Peras ASN di Medan Kerap Ganti Foto di Aplikasi,Vista Notebook   sitemap