Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Teknologi >Rebutan Air, Dua Petani di Soppeng Terlibat Duel Maut, Satu Tewas

    Rebutan Air, Dua Petani di Soppeng Terlibat Duel Maut, Satu Tewas

    Waktu: 2026-07-29 17:10:35 Sumber: Vista Notebook Penulis: Hiburan

    Diduga rebutan air untuk mengaliri persawahan, dua petani di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan terlibat duel menggunakan senjata tajam.

    Satu korban tewas, sementara satu lainnya terluka dan kini telah diamankan oleh aparat kepolisian bersama barang bukti.

    Peristiwa tragis ini terjadi pada Rabu (15/7/2026) pukul 07.00 Wita di areal persawahan Launga, Kelurahan Appanang, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng yang melibatkan Alimuddin (68) dan SR (48).

    Informasi yang dihimpun Kompas.com, peristiwa ini berawal saat terduga pelaku SR mendatangi korban dan meminta agar membuka saluran irigasi untuk pengairan sawahnya.

    Namun permintaan tersebut tidak diindahkan oleh korban sehingga terjadi cekcok mulut yang berujung perkelahian menggunakan senjata tajam.

    Akibat dari peristiwa ini, Alimuddin tewas di lokasi kejadian dengan sejumlah luka bacokan pada bagian tubuhnya. Sementara SR melarikan diri setelah melihat korbannya terkapar.

    Otopsi jasad korban

    Aparat kepolisian di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait duel maut antara dua petani. Rabu, (15/7/2026).KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T. Aparat kepolisian di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait duel maut antara dua petani. Rabu, (15/7/2026).

    Aparat kepolisian yang tiba di lokasi langsung menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jasad korban ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Lateamammala Soppeng untuk diotopsi sebelum akhirnya diserahkan ke pihak keluarga.

    "Jasad korban ditemukan tadi pagi dan ada beberapa luka bekas senjata tajam pada tubuh korban," kata AKBP Aditya Pradana, Kapolres Soppeng yang dikonfirmasi Kompas.com melalui sambungan telepon.

    SR sendiri yang juga menderita luka bacokan pada lengan kanan berhasil diamankan polisi pada pukul 10.00 Wita di areal persawahan tak jauh dari TKP.

    Selain SR, polisi juga mengamankan dua bilah senjata tajam berupa parang sebagai barang bukti.

    "Informasi awal yang kami terima adalah peristiwa diawali dengan pertengkaran mulut di mana terduga pelaku meminta agar sawahnya juga dialiri air tetapi permintaan tersebut tidak digubris oleh korban sehingga terjadi pertengkaran yang berujung perkelahian menggunakan senjata tajam," kata AKP Dodie Rama Putra, Kasat Reskrim Polres Soppeng yang dikonfirmasi Kompas.com melalui sambungan telepon.

    Terancam 15 tahun penjara

    SR kini diamankan di Mapolres Soppeng guna menjalani proses hukum dan terancam pasal 458 KUHP Undang Undang Nomor 1 tahun 2023 dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun.

    Sementara jasad Alimuddin telah dimakamkan oleh pihak keluarga pada pukul 16.00 Wita di pemakaman umum Latellang, Launga, Kelurahan Appanang, Kecamatan Liliriaja.

    Polisi sendiri masih melakukan penjagaan di rumah duka guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

    • Sebelumnya: Inflasi AS Turun, Investor Kripto Pantau Bitcoin dan Ethereum
    • Selanjutnya: Hasil SEA V Cup 2026: Kalahkan Vietnam, Timnas Voli Putra Indonesia Lolos ke Final

      Artikel Terkait

      • Harga dan Cara Beli Tiket Timnas Indonesia di Fase Grup Piala AFF 2026
      • Mentan Lapor ke Prabowo Petani Sudah Tak Menjerit Lagi Usai Impor Tetes Tebu Dihentikan
      • BBM Apa yang Cocok untuk Mitsubishi XForce HEV?
      • JHT Dipotong Pajak, Buruh Yogyakarta Protes: Uang Hasil Keringat Sendiri Kok Dipajaki?
      • OSCT Indonesia Gandeng BOPPJ Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Pencemaran Laut
      • Polisi Sita 19 Barang Bukti Kasus Ledakan di MAN 3 Padang, Ada 3 Bom Aktif Dimusnahkan
      • Kalah Terhormat dari Kodai, Alwi Farhan Alihkan Fokus Tatap China Open
      • Raih Sepatu Emas, Mbappe Tinggal di Kawasan Super Eksklusif Madrid
      • AS Lancarkan Serangan Terbaru, Trump Ingatkan Iran Bersikap Baik
      • "Suami Saya Berangkat dan Pulang Kerja Enggak Mandi", Cerita Warga Koceak Tangsel Dilanda Kekeringan

        Lihat Sekilas

      • Obligasi Daerah Dinilai Cocok Jadi Alternatif Pembiayaan di Riau
      • Bangor Fest Vol. 4 Umumkan Line-up Hari Kedua, Ada Bernadya hingga Aldi Taher Gallagher
      • Janji Alwi Habis-habisan Berburu Revans Lawan Lanier di Japan Open
      • Jadwal Indonesia Vs Vietnam di Semifinal SEA V Cup 2026, Live di Mana?
      • Mandatori E20 pada 2028, Pemerintah Buka Peluang Swasta Bangun Pabrik Bioetanol
      • Ketua KPK Minta Publik Kawal Kasus Febrie Adriansyah di Kejagung
      • BBM Apa yang Cocok untuk Mitsubishi XForce HEV?
      • Sudah Gratis Seragam dan Sepatu, SD Negeri di Demak Ini Cuma Dapat 3 Murid
      • Kejelian Pemain Timnas Voli Putra Indonesia Lihat Kelemahan Kamboja di SEA V Cup 2026
      • JHT Dipotong Pajak, Buruh Yogyakarta Protes: Uang Hasil Keringat Sendiri Kok Dipajaki?
      • Copyright © 2026 Powered by Rebutan Air, Dua Petani di Soppeng Terlibat Duel Maut, Satu Tewas,Vista Notebook   sitemap