Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Wisata >Viral Aksi Berani Bocil-bocil Hadang Pemotor Lewat Trotoar di Jakbar

    Viral Aksi Berani Bocil-bocil Hadang Pemotor Lewat Trotoar di Jakbar

    Waktu: 2026-07-29 17:09:48 Sumber: Vista Notebook Penulis: Otomotif

    Sekelompok anak-anak menghadang pengendara sepeda motor yang melintas di trotoar Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat . Aksi bocah kecil menghadang pemotor di Jalan Daan Mogot itu kembali viral di media sosial .

    Dalam video yang beredar di medsos, terlihat anak-anak beramai-ramai menghadang sejumlah pemotor untuk tidak melintas trotoar dengan menghalau menggunakan ranting kayu. Anak-anak itu menyuruh para pemotor untuk putar balik dan keluar ke jalan arteri.

    Beberapa pemotor akhirnya berputar balik, sementara beberapa yang lain nekat menerobos anak-anak yang menghadang itu. Aksi anak-anak dekat lampu merah Cengkareng itu mengundang perhatian warganet.

    Trotoar tersebut kerap dijadikan 'jalan pintas' oleh para pengendara untuk menghindari kemacetan lalu lintas . Padahal trotoar merupakan hak bagi pejalan kaki.

    Merespons hal itu, Kepala Unit Lalu Lintas Polsek Cengkareng, AKP Yeni, mengatakan petugas kerap mengawasi lokasi tersebut agar tak ada pemotor yang menerobos trotoar. Namun, ketika petugas berada di lokasi, para pemotor tiba-tiba disiplin dengan menggunakan jalur arteri.

    "Kita memang sering pengawasan di situ. Tapi kalau kita di sana, mereka tiba-tiba enggak lewat di situ . Jadi seperti kucing-kucingan gitu," kata Yeni.

    Dia mengatakan pihaknya akan membuat pengajuan kepada Dinas Bina Marga DKI Jakarta dan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk memasang besi pembatas guna mencegah pemotor melintasi trotoar. Ia menegaskan bahwa trotoar merupakan hak pejalan kaki.

    "Pengendara sepeda motor yang melintas di atas trotoar tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat," tutur Yeni.

    Di sisi lain, dia juga mengingatkan anak-anak untuk mewaspadai kecelakaan lalu lintas karena mereka kerap bermain bola di trotoar yang berada di pinggir jalan besar tersebut. Dia juga mengingatkan bahwa trotoar merupakan hak bagi pedestrian.

    "Jadi anak-anak itu juga sering main bola di situ. Itu kan nggak boleh juga. Trotoar itu hanya untuk pejalan kaki, bukan untuk bermain bola," ujar Yeni.

    Pihaknya pun mengimbau seluruh pengguna jalan agar tetap mematuhi peraturan lalu lintas dan tidak menggunakan trotoar sebagai jalur alternatif, meskipun dalam kondisi macet.

    "Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya tertib berlalu lintas demi mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas," ujar Yeni.

    Pada Mei lalu, aksi bocil menghadang sepeda motor yang naik ke trotoar di Jalan Daan Mogot juga sempat viral di medsos. Para bocil tersebut meminta pemotor putar balik.

    Dalam video yang dilihat, Sabtu , anak-anak tersebut tampak memenuhi area trotoar. Mereka membawa ranting-ranting pohon yang digunakan untuk memutar balik kendaraan.

    Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengingatkan terkait fungsi dan hak pengguna dari fasilitas trotoar. Dia mengimbau pengendara agar tidak melintas di trotoar.

    "Terkait adanya anak-anak yang menghadang pengendara sepeda motor yang melintas di atas trotoar di kawasan Jalan Daan Mogot, kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar tetap mematuhi aturan lalu lintas dan tidak menggunakan trotoar yang merupakan hak pejalan kaki serta penyandang disabilitas," kata Syafrin.

    Tonton juga video "Polisi Tangkap Bang Jago Penghadang Ambulans di Depok"

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: Kejagung Pastikan Telusuri Info Komisi III soal Bunker di Kasus Febrie
    • Selanjutnya: Meme "Timpa Teks" Khariq Anhar Bentuk Satire dan Kritik Generasi Muda

      Artikel Terkait

      • Nobar Pildun di Menteng Tenggulun, Mendagri Tekankan Semangat Kebersamaan
      • Pengalaman Dedi Kurniawan Kuliah Kedokteran Gigi di Jerman: Buku Gratis, Rp 7 Juta per Semester
      • Minum Kopi Setiap Hari? Ahli Gizi Ungkap Manfaat dan Risikonya
      • Statistik Perancis di Piala Dunia 2026: Favorit Juara di Awal, Melempem di Akhir
      • Trump Sok-sokan Kritik Taktik Inggris yang Kalah di Semifinal Piala Dunia
      • Pemprov DKI Jakarta Buka Seleksi Duta Antihoaks, Khusus Pelajar SMA Negeri
      • Hampir 50 Tahun Tinggal di Rumah Warisan, Nurbaeti Terpaksa Angkat Kaki Kena Eksekusi Lahan di Pangandaran
      • Kancil Masih Setia Mengaspal di Jakarta meski Ada MRT dan LRT
      • Soal Konflik 2 Desa di Flores Timur, Wabup: Pemkab Sudah Bekerja Maksimal
      • Guyon Cak Imin: PKB Lebih Jago dari Golkar di Mini Soccer, di Pemilu?

        Lihat Sekilas

      • 20,4 Ton Kopi Bandung Barat Tembus 4 Negara, Vietnam Jadi Pasar Ekspor Paling Sulit
      • Pramono Lantik 239 Pejabat Fungsional, Minta Tinggalkan Warisan Kinerja bagi Kemajuan Jakarta
      • Cari Pembuang Bayi di Semak-semak Bekasi, Polisi Periksa 4 Saksi
      • Revitalisasi Keraton Solo Sasar Museum: Penataan Ruang Pamer Dibuat Berstandar Internasional
      • Malaysia Bersiap Hadapi Super El Nino, Suhu Diperkirakan Lampaui Rekor 40,1 Derajat
      • Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Pedro Porro Tepati Janji pada Sang Kakek
      • Ajari Anak Percaya Diri dengan 5 Kalimat Ini
      • Sumur Mengering, Warga Blitar Terpaksa Beli Air untuk Kebutuhan Dasar
      • Batang Jadi Lokasi Akad Massal 62.000 KPR FLPP, Prabowo Bakal Hadir
      • Perkuat Ketahanan Pangan, Gubernur Lampung dan Pangdam XXI/Radin Inten Ikuti Panen Raya TNI Serentak
      • Copyright © 2026 Powered by Viral Aksi Berani Bocil-bocil Hadang Pemotor Lewat Trotoar di Jakbar,Vista Notebook   sitemap