Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Otomotif >Keluarga Guru PPPK yang Meninggal di Mes Polisi Pessel Pertanyakan Hasil Visum Tak Kunjung Keluar

    Keluarga Guru PPPK yang Meninggal di Mes Polisi Pessel Pertanyakan Hasil Visum Tak Kunjung Keluar

    Waktu: 2026-09-12 18:20:38 Sumber: Vista Notebook Penulis: Kesehatan

    Kuasa hukum keluarga IPP (33), guru PPPK yang ditemukan meninggal dunia di mes Polres Pesisir Selatan (Pessel), mempertanyakan hasil visum korban yang hingga kini belum kunjung keluar.

    Padahal, peristiwa tersebut sudah berlalu hampir satu bulan persisnya pada Sabtu (27/6/2026).

    Kuasa hukum keluarga korban, Rodi Chandra menyatakan bahwa pihaknya berencana untuk menemui Kanit Resum Satreskrim Polres Pesisir Selatan guna menanyakan perkembangan kasus serta kejelasan hasil visum tersebut.

    "Belum ada informasi terkait hasil visum. Rencananya kami akan menemui Kanit Resum Polres Pessel dan juga berkoordinasi langsung dengan tim dokter di RS Bhayangkara Kota Padang," ujar Rodi kepada Kompas.com, Senin (20/7/2026).

    Hasil visum tersebut berkaitan dengan organ dalam korban, yang dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan labor.

    Di sisi lain, proses penyelidikan terus berjalan.

    Penyidik Polres Pessel tengah menggali secara mendalam mengenai hubungan atau kedekatan korban dengan sejumlah personel kepolisian yang berada di lokasi kejadian.

    Hal ini terungkap setelah penyidik melakukan pemeriksaan intensif terhadap ayah, ibu, dan kakak sepupu korban pada Senin (6/7/2026).

    “Sampai saat ini selain pihak keluarga teman dari almarhum juga sudah memberi keterangan,” ujarnya.

    Misteri Alasan Menginap di Mes Polisi

    Salah satu poin krusial yang tengah didalami oleh tim penyidik adalah motif atau alasan keberadaan korban di mes Korps Bhayangkara tersebut.

    Sebagai seorang guru, keberadaan IPP di mes polisi dinilai memerlukan penjelasan logis.

    Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Susmelawati Rosya, dalam keterangan sebelumnya membenarkan bahwa fokus penyelidikan saat ini adalah mencari tahu alasan korban menginap.

    "Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami berbagai hal, termasuk alasan korban menginap di mes saat itu. Terkait alasan korban menginap, masih kami dalami," ujar Susmelawati.

    Hingga saat ini, Polda Sumbar telah memeriksa total empat personel kepolisian yang diketahui kerap mendatangi mes tempat korban ditemukan tewas.

    "Baru empat personel yang dimintai keterangan. Mereka merupakan anggota yang sering datang ke mes itu. Pemeriksaan dilakukan oleh penyidik Polres maupun Propam," ujar dia.

    Sementara itu, Kasi Humas Polres Pessel, AKP Suhasril menegaskan bahwa pihak kepolisian berkomitmen untuk bersikap profesional dan transparan dalam mengungkap kasus ini.

    "Kita sudah mintai keterangan pada keluarga dan teman. Jikalau masih ada saksi tambahan yang diketahui oleh keluarga, silakan sampaikan ke penyidik," tutur Suhasril.

    Pihak keluarga melalui kuasa hukumnya menegaskan akan terus mengawal setiap tahapan proses penyelidikan hingga tuntas.

    "Harapan kami, apa yang menjadi pertanyaan masyarakat serta harapan pihak keluarga korban tentang keadilan benar-benar bisa disampaikan secara terbuka, transparan, dan tidak ada yang ditutupi," kata Rodi.

    • Sebelumnya: 7 Ide Meal Prep di Bawah Rp 200.000 untuk Seminggu, Cocok untuk Pemula
    • Selanjutnya: Mbappe Lebih Pilih Final daripada Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia

      Artikel Terkait

      • Mengenal Tiga Jenis Orbit Satelit dan Fungsinya
      • Viral Wanita di Bekasi Diduga Dianiaya-Disekap Pacar, Polisi Turun Tangan
      • Berapa Jam Tidur yang Dibutuhkan di Usia 60-an agar Otak Tetap Tajam?
      • Sepatu Pink, Kunciran Haaland, dan Pesta Identitas di Piala Dunia
      • Eri Cahyadi Minta Camat dan Lurah Surabaya Buka Layanan Hotline untuk Memudahkan Warga Mengadu
      • Cerita Pilu Pekerja WNA Ikut Jadi Korban Tewas di Gorong-gorong
      • Bocah di Bekasi Dianiaya Ibu Tiri saat Ditinggal Ayah Kerja di Luar Negeri
      • Nur Widayanto Ungkap Sebab Kekalahan Timnas voli putra Indonesia dari Kamboja
      • Mantan Perawat Jepang Diduga Bunuh Pasien dengan Mencampurkan Feses ke Infus
      • Kemensos Intens Dampingi Anak Yatim Piatu Kecanduan Hirup BBM di Sukabumi

        Lihat Sekilas

      • Waka BGN Beberkan Fokus Evaluasi MBG: Penerima Manfaat-Insentif SPPG
      • Kejari Tetapkan ASN Pemkab Bogor Tersangka Korupsi RSUD Parung, Langsung Ditahan
      • Sorotan Kemlu Atas Aksi Pemuda Madiun Kabur Saat Tur di Korsel
      • Gibran Tinjau Rehabilitasi MIN 1 Rokan Hilir, Dorong Pemenuhan Sarana Prasarana Pendidikan
      • Jelang Perancis vs Inggris, Tuchel Bela Diri Soal Kalah dari Argentina
      • Tak Ada Demo di Bundaran HI, Puluhan Mobil Polisi Tinggalkan Dukuh Atas Jakpus
      • Viral Kepala SPPG di Lampung Pamer Tumpukan Uang, KPPG Minta Klarifikasi
      • Pelarian Pembunuh Sadis yang Tusuk Driver Ojol Berakhir
      • Prabowo Sebut PT DSI Sudah Kelola Devisa Lebih dari 10,5 Miliar Dollar AS
      • Warga Diimbau Siapkan Cadangan Air Selama Perawatan IPA Hutan Kota
      • Copyright © 2026 Powered by Keluarga Guru PPPK yang Meninggal di Mes Polisi Pessel Pertanyakan Hasil Visum Tak Kunjung Keluar,Vista Notebook   sitemap