Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Olahraga >Usai Bertemu Mendag China, Airlangga Dorong Realisasi 30 MoU Investasi Rp 37,1 Triliun

    Usai Bertemu Mendag China, Airlangga Dorong Realisasi 30 MoU Investasi Rp 37,1 Triliun

    Waktu: 2026-07-29 16:29:26 Sumber: Vista Notebook Penulis: Olahraga

    JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah mendorong percepatan realisasi 30 nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dalam kerja sama Two Countries Twin Parks (TCTP) Indonesia-China yang memiliki nilai investasi sekitar Rp 37,1 triliun.

    Kerja sama TCTP menjadi salah satu platform strategis yang menghubungkan kawasan ekonomi dan industri, pemerintah daerah, serta pelaku usaha di Indonesia dan China untuk memperkuat investasi dan kerja sama industri kedua negara.

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, berbagai kesepakatan yang telah ditandatangani tersebut perlu segera diwujudkan menjadi investasi nyata agar dapat memberikan manfaat ekonomi bagi kedua negara.

    "Berbagai Nota Kesepahaman yang telah ditandatangani perlu segera ditindaklanjuti menjadi investasi nyata," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/7/2026).

    Airlangga menambahkan, salah satu langkah yang perlu didorong untuk mempercepat implementasi berbagai kesepakatan tersebut ialah pembentukan perusahaan patungan (joint venture) antara pelaku usaha Indonesia dan China.

    "Kami juga mendorong pembentukan joint venture agar kerja sama TCTP dapat menghasilkan manfaat ekonomi yang lebih konkret," ucapnya.

    Hal itu disampaikan Airlangga saat bertemu Menteri Perdagangan China Wang Wentao di Shanghai, China, Kamis (16/7/2026), di sela agenda kunjungan kerja pemerintah Indonesia.

    Selain membahas TCTP, Airlangga dan Wang Wentao turut membahas penguatan hubungan ekonomi Indonesia-China yang selama ini terus menunjukkan perkembangan.

    Nilai perdagangan kedua negara tercatat mencapai 154,6 miliar dollar AS (Rp 2.802,6 triliun, asumsi kurs Rp 18.128), sementara realisasi investasi China di Indonesia hampir mencapai 8,1 miliar dollar AS (Rp 146,8 triliun).

    Airlangga menilai hubungan ekonomi tersebut perlu terus ditingkatkan, tidak hanya dari sisi nilai perdagangan, tetapi juga kualitas investasi yang masuk ke Indonesia.

    Menurutnya, kerja sama ke depan perlu diarahkan pada peningkatan perdagangan yang lebih berimbang, investasi berkualitas, transfer teknologi, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan kapasitas industri nasional.

    Dalam kesempatan itu, Airlangga juga memperkenalkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) sebagai mitra strategis yang diharapkan dapat mendukung masuknya investasi berkualitas dari China ke Indonesia.

    Pemerintah juga mengundang perusahaan-perusahaan China untuk berpartisipasi dalam pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt yang tengah disiapkan Indonesia sebagai bagian dari agenda transisi energi.

    Selain itu, Indonesia meminta dukungan China terhadap usulan pembentukan Sekretariat Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) di Indonesia.

    Airlangga bilang, kehadiran sekretariat tersebut diharapkan dapat memperkuat implementasi perjanjian perdagangan regional sekaligus meningkatkan posisi Indonesia dalam kerja sama ekonomi kawasan.

    Pertemuan kedua menteri juga membahas persiapan menuju forum Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) 2026, termasuk peluang memperluas kerja sama perdagangan dan investasi antara Indonesia dan China.

    • Sebelumnya: Ramai Soal Stiker Retribusi Pemanfaatan RTHP di Yogyakarta, DLH Mengaku Tak Tahu Siapa Penempelnya
    • Selanjutnya: Momen Pelaku Penusukan Acak di Tangerang Ampun-ampunan saat Dibekuk Polisi

      Artikel Terkait

      • 7 Rumah Rusak Buntut Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan
      • WAICO dan Ujian Kepemimpinan AI China
      • Honda Bicara Soal Target Motor Listrik Pemerintah 2030
      • Ketua Komisi III DPR-K Manokwari Apresiasi Polda Papua Barat karena Ungkap PETI di Waserawi
      • Kronologi Kecelakaan 9 Kendaraan di Sibolangit Tewaskan 4 Orang, Diduga Truk Bermuatan Galon Rem Blong
      • 7 Bintang Kejutan di Piala Dunia 2026: Dari Vozinha hingga Djed Spence
      • WN Singapura yang Bunuh Pacar di Bali Overstay Setahun, Polisi Telusuri Rekam Jejak
      • Alasan Gabriel Mutombo Tak Bisa Tolak Tawaran Persib
      • Normalisasi Distribusi BBM di Sumut Dipercepat, Pertamina Operasikan Terminal dan SPBU 24 Jam
      • Tanpa Messi, Timnas Argentina Pulang Usai Gagal Juarai Piala Dunia

        Lihat Sekilas

      • Menolak Lupa ala Argentina dan Pengalaman Indonesia
      • Mendikdasmen Ungkap Terobosan pada 2025: Tunjangan Guru Non-ASN Jadi Rp 2 Juta
      • Mengulik Spesifikasi Tiga Motor Listrik VinFast, Seberapa Tangguh?
      • Segini Banyak Hadiah Uang untuk Juara Piala Dunia 2026
      • Gempa M 7,3 Guncang Meksiko
      • 10 Pulau Terbaik di Dunia Versi Travel and Leisure 2026, Bali Peringkat Berapa?
      • Disalurkan di Kopdes, Prabowo: Barang Subsidi Milik Rakyat, Tidak Diperdagangkan
      • Sarwendah Siap All Out Pertahankan Hak Asuh Anak
      • Pramono Pastikan JPO Tendean Segera Dibangun, Pendanaan Dicari dari CSR hingga KLB
      • Sebelum Tabrak Truk di Tol Malang-Pandaan, Pengemudi CR-V Sempat Diklakson Rombongan
      • Copyright © 2026 Powered by Usai Bertemu Mendag China, Airlangga Dorong Realisasi 30 MoU Investasi Rp 37,1 Triliun,Vista Notebook   sitemap