Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Olahraga >Usai Bertemu Mendag China, Airlangga Dorong Realisasi 30 MoU Investasi Rp 37,1 Triliun

    Usai Bertemu Mendag China, Airlangga Dorong Realisasi 30 MoU Investasi Rp 37,1 Triliun

    Waktu: 2026-09-12 18:21:40 Sumber: Vista Notebook Penulis: Bisnis

    JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah mendorong percepatan realisasi 30 nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dalam kerja sama Two Countries Twin Parks (TCTP) Indonesia-China yang memiliki nilai investasi sekitar Rp 37,1 triliun.

    Kerja sama TCTP menjadi salah satu platform strategis yang menghubungkan kawasan ekonomi dan industri, pemerintah daerah, serta pelaku usaha di Indonesia dan China untuk memperkuat investasi dan kerja sama industri kedua negara.

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, berbagai kesepakatan yang telah ditandatangani tersebut perlu segera diwujudkan menjadi investasi nyata agar dapat memberikan manfaat ekonomi bagi kedua negara.

    "Berbagai Nota Kesepahaman yang telah ditandatangani perlu segera ditindaklanjuti menjadi investasi nyata," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/7/2026).

    Airlangga menambahkan, salah satu langkah yang perlu didorong untuk mempercepat implementasi berbagai kesepakatan tersebut ialah pembentukan perusahaan patungan (joint venture) antara pelaku usaha Indonesia dan China.

    "Kami juga mendorong pembentukan joint venture agar kerja sama TCTP dapat menghasilkan manfaat ekonomi yang lebih konkret," ucapnya.

    Hal itu disampaikan Airlangga saat bertemu Menteri Perdagangan China Wang Wentao di Shanghai, China, Kamis (16/7/2026), di sela agenda kunjungan kerja pemerintah Indonesia.

    Selain membahas TCTP, Airlangga dan Wang Wentao turut membahas penguatan hubungan ekonomi Indonesia-China yang selama ini terus menunjukkan perkembangan.

    Nilai perdagangan kedua negara tercatat mencapai 154,6 miliar dollar AS (Rp 2.802,6 triliun, asumsi kurs Rp 18.128), sementara realisasi investasi China di Indonesia hampir mencapai 8,1 miliar dollar AS (Rp 146,8 triliun).

    Airlangga menilai hubungan ekonomi tersebut perlu terus ditingkatkan, tidak hanya dari sisi nilai perdagangan, tetapi juga kualitas investasi yang masuk ke Indonesia.

    Menurutnya, kerja sama ke depan perlu diarahkan pada peningkatan perdagangan yang lebih berimbang, investasi berkualitas, transfer teknologi, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan kapasitas industri nasional.

    Dalam kesempatan itu, Airlangga juga memperkenalkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) sebagai mitra strategis yang diharapkan dapat mendukung masuknya investasi berkualitas dari China ke Indonesia.

    Pemerintah juga mengundang perusahaan-perusahaan China untuk berpartisipasi dalam pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt yang tengah disiapkan Indonesia sebagai bagian dari agenda transisi energi.

    Selain itu, Indonesia meminta dukungan China terhadap usulan pembentukan Sekretariat Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) di Indonesia.

    Airlangga bilang, kehadiran sekretariat tersebut diharapkan dapat memperkuat implementasi perjanjian perdagangan regional sekaligus meningkatkan posisi Indonesia dalam kerja sama ekonomi kawasan.

    Pertemuan kedua menteri juga membahas persiapan menuju forum Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) 2026, termasuk peluang memperluas kerja sama perdagangan dan investasi antara Indonesia dan China.

    • Sebelumnya: Hadapi Kemarau hingga September, BPBD Sulsel Minta Warga Hemat Air dan Setop Bakar Sampah
    • Selanjutnya: Jerman Waspadai Daftar Mati 13 Tokoh Dunia yang Dirilis Media Iran

      Artikel Terkait

      • Pukul Siswanya dengan Mistar karena Tak Hafal Perkalian, Guru di Lubuklinggau Dilaporkan ke Polisi
      • Pabrik Sandal Porto di Karanganyar Terbakar, Asap Hitam Membubung Tinggi
      • 4 Kepala Daerah Terjaring OTT Berasal dari Jateng, Apa Sebabnya?
      • 2 Pembobol Toko Sepatu di Bekasi Dicokok, Pelaku Juga Garong 2 Minimarket
      • Paniknya Ibu-ibu di Bogor Lihat 2 Ular King Cobra, Minta Bantuan Damkar
      • Selamat dari Upaya Penyelundupan, 124 Ekor Burung Dikembalikan ke Habitatnya di Bali
      • Dikepung "Stockpile" Batu Bara, Warga Tagih Janji Wapres Gibran Selamatkan Candi Muaro Jambi
      • Polisi Cek TKP Kasus Anjing Husky yang Viral Dibacok di Bekasi
      • Tegang! Lebih dari 400 Drone Ukraina Diluncurkan ke Moskow
      • Resep Telur Bumbu Bali Enak, Bumbu Meresap dan Mudah Dibuat

        Lihat Sekilas

      • Kebakaran Hebat Hanguskan Rumah dan Lapak Kayu di Bekasi, Pemadaman Terkendala Macet
      • Kelakuan RX King Lawan Arah di Pakansari Bikin 3 Korban Bergelimpangan
      • Rusdi Kirana Pastikan PKB Tempatkan Rakyat Sebagai Pusat Pembangunan
      • Harga Bitcoin Hari Ini 21 Juli 2026 Bullish di Atas 65.000 dollar AS
      • Rp 715 Miliar Dana Pensiun PNS Malaysia Nyangkut di eFishery, Pengelola Tempuh Segala Cara
      • Jual Lotion dan Kosmetik Ilegal, Sejoli di Malang Diringkus Polisi
      • ASN Jaksel Bawa Kendaraan Pribadi di Hari Wajib Naik Transum, Mobil Diderek
      • 2 Pembobol Toko Sepatu di Bekasi Dicokok, Pelaku Juga Garong 2 Minimarket
      • Link Cek Desil Kemensos Juli 2026, Cukup Masukkan NIK KTP
      • Krisis Murid Baru SD Negeri di Jateng dan DIY, Pakar Sebut Penduduk Usia Muda Terus Menurun
      • Copyright © 2026 Powered by Usai Bertemu Mendag China, Airlangga Dorong Realisasi 30 MoU Investasi Rp 37,1 Triliun,Vista Notebook   sitemap