Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Kesehatan >From Local to Global, Banyuwangi Ethno Carnival Pamerkan Budaya-Inovasi

    From Local to Global, Banyuwangi Ethno Carnival Pamerkan Budaya-Inovasi

    Waktu: 2026-07-29 17:09:55 Sumber: Vista Notebook Penulis: Bisnis

    Pagelaran parade kostum Banyuwangi Ethno Carnival memikat ribuan pasang mata penonton. Event yang telah memasuki tahun ke-14 itu menjadi bukti kekuatan budaya lokal bisa mendunia.

    "Kita dapat melihat sebuah semangat bersama 'from local to global'. Hal tersebut ditunjukkan melalui kekuatan budaya, inovasi, serta kreativitas masyarakat Banyuwangi melalui BEC. Kekuatan budaya yang mendunia," kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam keterangannya, Sabtu .

    Khofifah mengungkapkan BEC menginspirasi kemajuan budaya dan peradabannya tak hanya untuk Banyuwangi, tapi juga Jawa Timur, Indonesia, dan dunia.

    Angkat Kisah Perjuangan Masyarakat Asli Banyuwangi

    BEC tahun ini mengusung tema 'Perang Bayu' dalam lima fragmen sub tema. Seratusan talent dengan aneka kostum bertema 'Perang Bayu' memukau hadirin dan para wisatawan yang datang.

    Para talent berjalan di sepanjang 2 kilometer dari Taman Blambangan menuju Jalan Ahmad Yani. Melalui kostum, mereka menggambarkan perjuangan masyarakat asli Banyuwangi saat perang melawan tentara Belanda pada abad ke-18.

    Ribuan orang tampak antusias melihat pertunjukkan ini. Mereka memenuhi seluruh area penonton, mulai dari sekitar panggung utama hingga kanan-kiri jalan sepanjang rute. BEC tahun ini juga disaksikan oleh delegasi perwakilan negara anggota ASEAN, negara East Asia Summit , serta anggota Pacific Islands Forum .

    Khofifah mengatakan BEC menjadi wujud kreativitas para budayawan, seniman, dan pelaku industri kreatif di Banyuwangi. Melalui orkestrasi bersama pemerintah daerah, mereka mampu menghadirkan pertunjukan yang tak hanya menarik, tapi juga syarat nilai-nilai seni dan budaya.

    "Terima kasih kepada Pemkab Banyuwangi selaku orkestrator dari seluruh kegiatan yang ada di Banyuwangi, terutama BEC. Mudah-mudahan Banyuwangi terus melejit dan maju. Serta masyarakat bisa terus membangun sinergi dari lokal menuju global," ucap dia.

    Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengaku bangga atas gelaran BEC yang telah memasuki gelaran ke-14. Sepanjang BEC berlangsung, Pawai busana etnik tetap menjadi salah satu event yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat, mulai lokal hingga mancanegara.

    "Kami sampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang memberi sumbangsih atas terselenggaranya BEC tahun ini. terkhusus untuk seluruh anak-anak muda yang terlibat dalam parade ini. Terima kasih atas kerja kita bersama sehingga BEC bisa kembali hadir dan memikat," kata Ipuk.

    Ipuk menekankan sinergi dan kolaborasi merupakan kunci bagi Banyuwangi sehingga mampu menyajikan berbagai perhelatan berkelas, termasuk BEC.

    "Semoga BEC tahun ini juga menjadi tonggak bagi kita semuanya untuk bersama-sama tandang bareng membangun Banyuwangi yang kita cintai," pungkasnya.

    Tahun ini, BEC turut dihadiri oleh Menteri Koordinator Pangan, Zulkifli Hasan, Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata Zita Anjani, perwakilan Kementarian Pariwisata RI, serta beberapa tokoh nasional dari unsur pemerintahan pusat, DPR RI, petinggi BUMN, hingga swasta.

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: Polemik Malvinas: Inggris Desak FIFA, Gedung Putih Bela Argentina
    • Selanjutnya: Kenaikan Tarif Bus Transjakarta Masih Terus Dikaji

      Artikel Terkait

      • Gen Z Perlu "Fourth Place" untuk Atasi Rasa Kesepian Digital
      • Tanpa Ariel NOAH, Peterpan Sukses Bikin Nostalgia di Hadapan 5.000 Penonton Malaysia
      • Bantah Main Judi Online, Camat Madiun Berdalih Rapat Paripurna Belum Dimulai
      • Pasar Kripto Bergerak Datar, Futures jadi Pilihan Alternatif Strategi
      • Kehilangan Orangtua dan Kaki Diamputasi, Lovanya, Siswi SD Korban Kecelakaan Maut Cirebon Dijamin Pendidikannya
      • Cak Imin Usul Ketum PBNU yang Fresh, Gus Ipul: Bisa Jadi Masukan untuk Muktamar
      • Jalan Rusak, Ratusan Petani Bengkulu Tengah Urunan Selama 10 Bulan, Bupati Pinjamkan Alat Berat
      • 2 Korban Konflik Antardesa di Flores Timur Dirujuk ke Larantuka dan Lewoleba
      • Kabut Asap Ancam AS Jelang Final Piala Dunia, Trump Salahkan Kanada!
      • Dokter Ungkap Olahraga Bantu Bersihkan Otak dari Limbah, Ini Penjelasannya

        Lihat Sekilas

      • Kasus JPO Tendean Jadi Alarm Lemahnya Pengawasan Kendaraan ODOL
      • Dapur Serba Putih Mulai Membosankan? Ini Tren yang Lebih Dramatis
      • Groundbreaking PSN Blok Masela, Bahlil: Terkatung-katung 28 Tahun Akhirnya Dimulai
      • 4 RT di Keranggan Tangsel Alami Kekeringan, 13.000 Liter Air Bersih Disalurkan
      • Viral Satu Keluarga di Depok Diteror dan Diintimidasi Tetangga, Rumah Juga Dirusak
      • Hasil Japan Open 2026: Ubed Wujudkan Keinginan Hadapi Anders Antonsen
      • WNI Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Armenia, Terduga Pelaku Juga WNI
      • Pemkab Banyumas Pastikan Gaji 3.818 PPPK Aman hingga Desember 2026 meski Dana Pusat Dipangkas
      • IKN Kejar Target 2028, Enam Proyek Swasta Lanjutkan Tahap Konstruksi
      • Mitos atau Fakta, Smart Key Digesek ke Kepala Bikin Sinyal Kuat Lagi?
      • Copyright © 2026 Powered by From Local to Global, Banyuwangi Ethno Carnival Pamerkan Budaya-Inovasi,Vista Notebook   sitemap