Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Pendidikan >Terima Kunjungan Dubes Houssaini, Megawati Diundang ke Maroko

    Terima Kunjungan Dubes Houssaini, Megawati Diundang ke Maroko

    Waktu: 2026-09-12 18:21:05 Sumber: Vista Notebook Penulis: Otomotif

    Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri menerima kunjungan Duta Besar Maroko untuk Indonesia, Redouane Houssaini. Dalam pertemuan itu, Houssaini mengundang Megawati untuk berkunjung ke Maroko.

    Pertemuan digelar di kediaman Megawati, di Menteng, Jakarta Pusat, Senin . Dalam pertemuan itu, Houssaini mengenang eratnya hubungan Indonesia dan Maroko yang telah terjalin sejak era Presiden Sukarno.

    Houssaini mengatakan hubungan kedua negara makin erat setelah kunjungan Sukarno ke Rabat pada 2 Mei 1960. Saat itu, Sukarno disambut Raja Mohammed V.

    Untuk mengenang kunjungan tersebut, pemerintah Maroko mengabadikan nama Sukarno menjadi salah satu nama jalan utama di ibu kota Rabat, yakni Rue Soekarno.

    "Lokasi jalan Sukarno itu sangat terkenal di Rabat, lokasinya dekat dengan gedung parlemen. Jadi jalan ini sangat terkenal. Ini sebagai sebuah tanda cinta dari Maroko," jelas Dubes Houssaini. "Terima kasih banyak," balas Megawati sambil tersenyum.

    Dalam kesempatan itu, Houssaini juga mengundang Megawati untuk berkunjung ke Maroko.

    "Saya berkeinginan dan berharap agar Ibu Megawati dapat berkunjung ke Maroko. Kami akan menyiapkan program yang sesuai untuk Ibu Megawati," ujar Dubes Houssaini.

    Dubes Maroko mengatakan kedua negara punya banyak kesamaan. Selain itu, kerja sama bilateral dalam berbagai bidang, seperti perdagangan, ekonomi, budaya, dan pendidikan, telah lama terjalin.

    Megawati pun mengatakan banyak pelajar Indonesia menempuh pendidikan di Maroko dalam bidang studi Islam dan Arab. Selain itu, Dubes Houssaini mengatakan Maroko punya salah satu universitas tertua di dunia yang dibangun pada abad ke-9. Universitas itu dibangun oleh seorang hartawan bernama Fatima al-Fihri.

    "Ada beberapa mahasiswa Indonesia yang belajar di sana, terutama di bidang studi Islam dan Arab," jelasnya.

    Megawati mengatakan Maroko termasuk negara yang relatif terbuka. Maroko juga setiap tahun memberikan puluhan beasiswa kepada warga Indonesia untuk belajar di Maroko.

    "Maroko sebagai sebuah negara muslim relatif lebih terbuka dibandingkan negara-negara Islam di Timur Tengah dan Afrika," kata Megawati.

    Megawati menyampaikan keinginannya agar negara-negara di Asia dan Afrika bisa berkumpul kembali dan berperan sebagai kekuatan dunia ketiga.

    "Jika pada awal berdirinya hanya diikuti oleh 26 negara, saat ini pastinya dapat diikuti oleh lebih dari 100 negara dari Asia dan Afrika," harap Megawati.

    Lebih lanjut, Dubes Houssaini menjelaskan bahwa Maroko akan menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia pada 2030. Kedua tokoh juga berbincang mengenai green energy, dampak global warming, food security, dan topik hangat yang lain.

    Di akhir pertemuan, Houssaini menyerahkan bingkai foto kunjungan Sukarno ke Maroko. Megawati tampak terharu dan menyampaikan apresiasinya atas pemberian tersebut.

    Dalam pertemuan itu, Megawati didampingi Ketua DPP Ahmad Basarah dan Yasonna Laoly serta Direktur Luar Negeri PDIP, Hanjaya Setiawan.

    Lihat juga Video 'Dubes Arab Saudi Sambangi Megawati di Menteng, Bahas Apa?':

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: Ganda Monster China Mundur, Ana/Trias Lolos Perempat Final Japan Open
    • Selanjutnya: Jenazah Turis China Masih Tertahan di Labuan Bajo, Tunggu Keluarga Datang ke Indonesia

      Artikel Terkait

      • Perbankan dapat Kucuran Dana SAL, Mengapa Kredit UMKM Masih Lesu?
      • Iran Berterima Kasih ke Dunia Islam Atas Pemakaman Bersejarah Khamenei
      • Jelang Muktamar NU, Cak Imin: Semua Ingin Perbaikan, Mutlak Pembaruan
      • Bos Perusahaan Kirim Pesan Minta Maaf ke Istri Sebelum Akhiri Hidup di Hotel Jaksel
      • Perkuat Pasar Bullion dan Industri Emas, Pemerintah Bentuk IBMA
      • KPK Analisis Ucapan Saksi Kasus Proyek Rel KA soal Rp 100 Juta ke Gus Miftah
      • Kena PHK akibat Ketiduran 2 Menit, Ibu Tunggal di Jepara Bangkit Buka Usaha Jahit dan Sembako
      • Bikin Penasaran! Tanaman Mirip Bunga Bangkai Tumbuh di Kranji Bekasi
      • Ketua DPRD Lebak Bantah Perintahkan Penculikan Aktivis, Klaim Sudah Damai dengan Korban
      • Prediksi BMKG: Daftar Wilayah yang Berpotensi Hujan dan Angin Kencang Besok 20 Juli 2026

        Lihat Sekilas

      • Juventus Incar Richarlison, Manfaatkan Koneksi De Zerbi dan Carnevali
      • Beasiswa JAPFA 2026 bagi Siswa SMA/SMK dan Mahasiswa D3-S1, Ada Bantuan Pendidikan dan Peluang Karier
      • Prabowo Ungkap Indonesia Setop Impor Solar Mulai Juli 2026
      • Bang Jago Ngamuk Bawa Golok di Warung Jamu Bogor Jadi Tersangka
      • KPK Tak Banding Vonis 2 Tahun Penyuap Pejabat Bea Cukai Rp 91,7 M
      • Kapolda Riau Kunjungi Kajati, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
      • Tak Ada Demo di Bundaran HI, Puluhan Mobil Polisi Tinggalkan Dukuh Atas Jakpus
      • Wisata Ancol Gratis untuk Lansia 60 Tahun ke Atas Sampai 31 Juli, Cek Syaratnya!
      • Erika Lulus S1 Tanpa Skripsi Berkat Inovasi Belajar Matematika lewat Tari Kembang Kahyangan
      • Reza Arap Ungkap Alasan Aloy Tak Pernah Ikut Promo Harusnya Horror
      • Copyright © 2026 Powered by Terima Kunjungan Dubes Houssaini, Megawati Diundang ke Maroko,Vista Notebook   sitemap