Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Pendidikan >Bukan Jadi Siomay, Ikan Sapu-sapu Diolah untuk Pakan Maggot di Jakbar

    Bukan Jadi Siomay, Ikan Sapu-sapu Diolah untuk Pakan Maggot di Jakbar

    Waktu: 2026-09-12 17:39:24 Sumber: Vista Notebook Penulis: Bisnis

    Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat menyerahkan hasil tangkapan ikan sapu-sapu kepada dinas terkait untuk dimanfaatkan sebagai pakan maggot dan kebutuhan penelitian.

    Penangkapan sapu-sapu dilakukan di Kali Banjir Kanal Barat, Jatipulo, Palmerah.

    "Hasil tangkapan diserahkan kepada Dinas PPKUKM DKI Jakarta untuk dimanfaatkan sebagai bahan pakan maggot dan penelitian," kata Kepala Sudin KPKP Jakarta Barat, Betty Rahmawati saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (Jumat (17/7/2026).

    Operasi tersebut merupakan tindak lanjut arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk mengendalikan populasi ikan sapu-sapu di perairan ibu kota.

    Kegiatan itu merupakan operasi ke-12 yang dilaksanakan di wilayah Jakarta Barat.

    "Operasi ini melibatkan 18 personel gabungan dengan dukungan perahu karet milik UPS Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta," ujar dia.

    Dalam operasi tersebut, petugas menangkap ikan sapu-sapu dengan total berat tujuh kilogram.

    Diketahui, ikan sapu-sapu memiliki sifat invasif sehingga berbahaya bagi populasi ikan lain.

    Selain itu, spesies ikan tersebut membuat lubang pada dinding turap yang membuat turap cepat rapuh.

    Ikan sapu-sapu juga kerap diburu oknum tertentu untuk dijadikan makanan olahan seperti siomay.

    Padahal, ikan itu bisa mengandung bakteri E. coli atau Salmonella hingga logam berat seperti timbal.

    • Sebelumnya: Waka MPR Kecam Pemerkosaan Lansia di Grobogan, Desak Hukum Maksimal
    • Selanjutnya: Kasus Teror Tetangga di Depok Diduga Berawal dari Perselisihan Sejak 2024

      Artikel Terkait

      • Promo FamilyMart 18 Juli 2026, Beli Menu Ayam Tambah Rp 2.000 Dapat Pristine
      • Analisis DNA Bantah Teori Pembunuhan dalam Keluarga Medici
      • Misteri Hilangnya Atlet Golf Jesslyn Wijaya, dari Restoran di Jakpus hingga Malaysia
      • Curhat Jujur Pemilik Hyundai Stargazer Setelah Pemakaian 4 Tahun
      • Spanyol Hapus Sosok Donald Trump dari Foto Selebrasi Juara Piala Dunia 2026
      • Prabowo Banggakan Bank Emas Indonesia: Sudah Mengelola 153 Ton Emas!
      • Pilih BBM Sesuai Pabrikan: Hindari Kerugian Jangka Panjang Mesin
      • Disdik Blitar Ungkap Alasan SD Negeri Kekurangan Siswa Baru
      • Kemeriahan Pelajar dan Emak-emak Sambut Kedatangan Prabowo di Malang
      • Harga XRP Hari Ini 21 Juli 2026 Naik Berkat Aktivitas Derivatif

        Lihat Sekilas

      • Thierry Henry: Para Pemain Spanyol Sudah Paham Filosofi Sejak Usia 9 Tahun
      • Surat Edaran Libur untuk Nonton Final Piala Dunia Viral, Pemprov Papua Tegaskan Hoaks
      • Pelajaran dari (Populisme) Argentina
      • Aturan Pemerintah soal Penggunaan Gawai di Sekolah, Ini 3 Jenis yang Dibatasi
      • Menjulang 27 Lantai, Gedung Kementerian Rp 1 T Ini Diejek Mirip Jagung
      • DJP Ubah Cara Awasi Wajib Pajak, Babinsa hingga Web Scraping Dilibatkan
      • Komparasi Motor Listrik VinFast Viper VS Honda Icon e:
      • Belajar dari Ledakan MAN 3 Padang, Peneliti UI: Sekolah Terlatih Deteksi Pelanggaran Berisik, Bukan Penderitaan Senyap
      • 6 Maskapai Ajukan Rute dari Bandara Husein Bandung, Ada Penerbangan ke Singapura dan Malaysia
      • 10 Makanan Penutup Terenak di Indonesia Versi TasteAtlas
      • Copyright © 2026 Powered by Bukan Jadi Siomay, Ikan Sapu-sapu Diolah untuk Pakan Maggot di Jakbar,Vista Notebook   sitemap