Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Teknologi >2 Tahun Diteror Tetangga, Satu Keluarga di Depok Awalnya Cuma Tegur soal Musik Keras

    2 Tahun Diteror Tetangga, Satu Keluarga di Depok Awalnya Cuma Tegur soal Musik Keras

    Waktu: 2026-07-29 17:10:45 Sumber: Vista Notebook Penulis: Berita

    Hendra menjelaskan, perselisihan antara keluarga Azis dan terlapor telah berlangsung selama dua tahun.

    Persoalan tersebut sempat dimediasi oleh pengurus lingkungan setempat.

    "Sudah dimediasi untuk berdamai kedua belah pihak dan dibuatkan surat pernyataan kedua belah pihak oleh Bhabinkamtibmas dan RT dan RW setempat," jelas Hendra.

    Namun, perselisihan kembali memanas hingga mencapai puncaknya pada 15 Juli 2026.

    Di hari itu, tetangga Azis merusak pagar rumah korban sehingga korban melapor ke polisi.

    "Korban sudah melapor di Polres Metro Depok. Tentang perusakan, Satuan Reskrim telah melakukan cek TKP dan pemeriksaan sebanyak lima orang," ungkap Hendra.

    Penyidik Polres Metro Depok menjadwalkan pemanggilan terhadap terduga pelaku pada Senin (20/7/2026) untuk dimintai keterangan.

    Sebelumnya diberitakan, rekaman kamera pengawas (CCTV) yang diunggah akun instagram @ashy.faaa, memperlihatkan seorang pria yang diduga merupakan tetangga korban melempar helm ke arah rumah korban di kawasan Pancoran Mas, Depok.

    Sebelum melakukan pelemparan, pria tersebut terlihat mondar-mandir di depan rumah korban.

    Tak lama kemudian, pria itu melempar sebuah helm ke arah rumah korban. Aksinya sempat ditahan dan dilerai oleh sejumlah warga di sekitar lokasi.

    Dalam keterangan di akun @ashy.faaa, ia mengaku keluarganya mendapatkan ancaman, intimidasi, hingga perusakan properti oleh tetangganya sendiri.

    • Sebelumnya: Protes Polusi Udara, Spanduk "Selamat Datang di Kawasan Tidak Layak Huni" Terbentang di Padalarang-Cipatat
    • Selanjutnya: DPR Kawal Kasus Febrie Adriansyah, Minta Polri-Kejagung-TNI Solid

      Artikel Terkait

      • Plt Gubri Nilai Obligasi Daerah Alternatif Pembiayaan yang Aman dan Sah
      • Cegah Truk ODOL Masuk Jalan Protokol Jakarta, Jembatan Timbang Perlu Ditambah
      • Banjir Bandang Terjadi di Sungai Batang Agam, 90 KK Terdampak
      • Siswa SMAN 9 Manado Olah Limbah Tulang Ayam Jadi Peredam Suara
      • Tak Ada Ampun, Trump Akan Terus Serang Iran sampai Merasa Cukup
      • HUT Ke-344 Bandar Lampung, Sekjen Kemendagri Ajak Perkuat Ekonomi Daerah
      • Warga Minta JPO Tendean Cepat Dibangun Lagi, Sebut Zebra Cross Tak Cukup Aman
      • Mendagri Minta Kepala Daerah Introspeksi Usai 11 Bupati-Wali Kota Kena OTT
      • Petani Tebu Berebut Salami Prabowo Saat Panen Raya di Malang
      • Respons 110, Polres Jaksel Usut Rumah Makan Minang Dibobol Maling

        Lihat Sekilas

      • Australia Ingin Belajar Praktik Dialog Lintas Agama dari Indonesia
      • Curhat Penyandang Disabilitas Berburu Job Fair di Yogyakarta: Lolos Tes, Dicoret Saat Interview
      • Awal Mula Pohon Suweg Mirip Bunga Bangkai Ditanam hingga Mekar di Bekasi
      • Cak Imin Minta Relawan Lihat dan Belajar Cara Penanganan Bencana dari Jepang
      • Volkswagen Berencana PHK 100.000 Karyawan, 4 Pabrik Terancam Tutup
      • Baru 30 RDTR Bali Terintegrasi OSS, Kementerian ATR/BPN Minta Percepatan
      • Menjemput Sehat dari Rumah-rumah Warga di Jember...
      • Prabowo Instruksikan Seluruh Kementerian Bantu BGN untuk Benahi MBG
      • Prajurit Korban Ledakan Gudang Amunisi Madiun Dirujuk ke Surabaya
      • Buntut Kericuhan Pascalaga Spanyol vs Argentina, FIFA Buka Penyelidikan
      • Copyright © 2026 Powered by 2 Tahun Diteror Tetangga, Satu Keluarga di Depok Awalnya Cuma Tegur soal Musik Keras,Vista Notebook   sitemap