Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Teknologi >ABK Kapal Tanker MT Alejandro Dievakuasi Darurat di Pangkalbalam, Alami Sesak Napas Saat Berlayar

    ABK Kapal Tanker MT Alejandro Dievakuasi Darurat di Pangkalbalam, Alami Sesak Napas Saat Berlayar

    Waktu: 2026-09-12 18:19:11 Sumber: Vista Notebook Penulis: Berita

    Anak buah kapal (ABK) kapal tanker MT Alejandro menjalani evakuasi darurat dalam pelayaran di Pelabuhan Pangkalbalam, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung.

    Pasien yang diketahui bernama Syahrul Achmad, pemuda berusia 22 tahun ini dilaporkan mengalami nyeri dada sebelah kanan disertai sesak napas yang parah saat kapal sedang berada di area on board alur pelayaran.

    Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika menyampaikan bahwa informasi mengenai kondisi darurat medis (Medevac) ini pertama kali diterima oleh Kansar Pangkalpinang pada pukul 15.33 WIB dari Hamdan, perwakilan agen kapal MT Alejandro.

    "Berdasarkan laporan kronologi awal, kapal tanker MT Alejandro sedianya bertolak dari Pelabuhan Tanjung Uban pada 8 Juli 2026 dan dijadwalkan bersandar di Pelabuhan Pangkalbalam pada 14 Juli 2026 pukul 18.30 WIB. Namun, akibat kondisi air laut yang sedang surut, kapal tertahan dan tidak dapat memasuki alur pelayaran," kata Mikel pada awak media, Sabtu (18/7/2026).

    Mikel menyampaikan, saat kapal masih tertahan di alur pelabuhan, salah satu ABK mengalami sesak napas akut sehingga rekan korban segera menghubungi pihak SAR untuk evakuasi darurat pada Jumat (17/7/2026).

    Merespons laporan tersebut, Kansar Pangkalpinang langsung menggerakkan tim rescue pada pukul 15.51 WIB menuju Pelabuhan Pangkalbalam.

    Setibanya di sana, tim penyelamat langsung berkoordinasi dan bergerak bersama unsur gabungan dari Ditpolairud Polda Babel, Balai Karantina Kesehatan (BKK) Pangkalpinang, dan KSOP Pangkalbalam menggunakan KP 3001 Satam milik Ditpolairud.

    Meskipun dihadapkan dengan kondisi cuaca berawan serta hembusan angin tenggara berkecepatan 13 knots dan tinggi gelombang mencapai 0,7 meter, tim SAR gabungan berhasil merapat di lambung kapal MT Alejandro pada pukul 17.46 WIB.

    "Tim medis dari BKK Pangkalpinang langsung melakukan pemeriksaan awal di atas kapal guna memastikan kondisi pasien stabil sebelum dipindahkan," ujar Mikel.

    Ia memastikan bahwa proses evakuasi berjalan aman dan lancar. Pada pukul 18.14 WIB, pasien berhasil dipindahkan ke kapal rescue dan dibawa menuju dermaga Polairud.

    Tim SAR gabungan tiba di pelabuhan pada pukul 18.51 WIB dengan mobil ambulans telah bersiap untuk langsung melarikan pasien ke Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang demi mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

    Setelah seluruh proses evakuasi dipastikan selesai dan pasien telah ditangani pihak rumah sakit, unsur SAR gabungan menggelar debriefing pada pukul 19.02 WIB.

    Operasi SAR Medevac ini secara resmi diusulkan untuk ditutup, dan seluruh personel serta alut yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

    Operasi ini ditunjang dengan pemanfaatan teknologi komunikasi satelit Starlink untuk memastikan koordinasi tanpa hambatan di laut.

    • Sebelumnya: Prabowo: RI Dapat Penghargaan Digitalisasi Pendidikan, Kita Diakui Dunia
    • Selanjutnya: Pemerintah Ingin Draf RUU Perampasan Aset Sesuai UUD ’45 dan KUHAP Baru

      Artikel Terkait

      • PDIP Surati BGN Minta Data Kader Terlibat Proyek MBG
      • Mojtaba Khamenei Angkat Suara Usai Pemakaman Ayahnya
      • Byon Combat Showbiz 8 Digelar 29 Agustus, Jeka Saragih Perebutkan Sabuk Asia
      • INFOGRAFIK: Muncul Hoaks Demonstrasi Ajak Masyarakat Stop Bayar Pajak
      • Bos Laundry di Jaksel Bantah Tahan Ijazah Karyawan, Akui Masih Ada Dokumen Tersimpan
      • 2 Tahun Dipasung dengan Rantai, Remaja 13 Tahun di Jember Dievakuasi Dinsos Jatim
      • Cegat Pencuri Motor di Matraman, Tukang Ojek Luka Kena Tembak
      • TNI Bentuk Tim Investigasi Usut Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
      • Polisi Cek Kejiwaan Pelaku Teror Ancaman Bom ke SDN di Jaksel
      • Lolos ke 8 Besar Japan Open 2026, Fajar/Fikri Siapkan Strategi Hadapi Wakil Inggris

        Lihat Sekilas

      • Kirim Video Pencegatan Rudal ke Iran, Tentara Israel Dipenjara 5 Tahun
      • Sego Wiwit yang Sulit Dijumpai, Kuliner Khas Yogya dan Simbol Syukur Petani
      • Jaga Sinergitas, Kapolres dan Dandim Jaksel Serap Aspirasi Warga
      • Peternakan Sapi Perah Rp 1,2 Triliun Mulai Dibangun di Brebes
      • ITDC Bidik 150.000 Penonton MotoGP Mandalika 2026, Perputaran Ekonomi Ditarget Tembus Rp 5 Triliun
      • Iran Wanti-wanti AS: Anda Tak Bisa Mengancam Kami, Ini Bukan Venezuela!
      • Penjualan Mobil Jetour Semester I/2026 Tembus 1.500 Unit
      • Nagita Slavina Cari Talenta Muda Berbakat dari Cabor Basket
      • PWI Pusat Sesalkan Ucapan Hotman 'Lu Punya Otak Nggak?', Desak Minta Maaf
      • MBG Watch Sebut Penerima MBG Mestinya Hanya 26 Juta Orang
      • Copyright © 2026 Powered by ABK Kapal Tanker MT Alejandro Dievakuasi Darurat di Pangkalbalam, Alami Sesak Napas Saat Berlayar,Vista Notebook   sitemap