Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Olahraga >19 Sekolah Rakyat Sudah Gelar MPLS di Gedung Permanen, Mensos: Puluhan Titik Lain Menyusul

    19 Sekolah Rakyat Sudah Gelar MPLS di Gedung Permanen, Mensos: Puluhan Titik Lain Menyusul

    Waktu: 2026-07-29 16:27:28 Sumber: Vista Notebook Penulis: Wisata

    Sebanyak 19 titik Sekolah Rakyat (SR) di berbagai wilayah melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di gedung permanen baru. Meski belum selesai total, pihak Kementerian Sosial (Kemensos) optimis proses belajar tidak akan terganggu.

    Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menjelaskan bahwa jumlah lokasi yang menyelenggarakan MPLS di gedung permanen akan terus bertambah seiring dengan rampungnya pembangunan fisik sekolah.

    Salah satu wilayah yang tengah bersiap adalah Kota Pasuruan, yakni Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Kota Pasuruan yang mencapai 95 persen.

    "Per hari ini, sudah ada 19 MPLS yang bertempat di gedung permanen Sekolah Rakyat. Nanti akan ada tambahan 60 titik lagi di tanggal 31 Juli, termasuk di Kota Pasuruan ini. Titik lain menyusul," ujar Saifullah Yusuf saat meninjau kesiapan gedung permanen SR di Kota Pasuruan, Jumat (17/7/2026).

    Gus Ipul menyebut, progres pembangunan gedung permanen di Kota Pasuruan saat ini telah mencapai lebih dari 95 persen dan dipastikan siap digunakan untuk menyambut para siswa baru pada akhir bulan Juli ini.

    SR tidak hanya menyediakan ruang kelas konvensional, tetapi juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas olahraga dan ruang publik. Di antaranya lapangan basket, lapangan sepak bola hingga lintasan lari (jogging track).

    Penyediaan fasilitas olahraga ini diharapkan dapat menunjang pembentukan karakter, kesehatan fisik, serta memicu prestasi nonakademik siswa sejak masa pengenalan sekolah dimulai.

    Namun, Gus Ipul mengakui bahwa proses transisi dari gedung sementara ke gedung permanen masih membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah.

    "Gedung permanen sudah siap namun SDM operasional kami belum sepenuhnya lengkap. Kami butuh backup untuk tenaga keamanan, petugas kebersihan, tukang masak, hingga dukungan guru pembina selama masa MPLS berjalan," ungkapnya.

    Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari lonjakan jumlah pendaftar tahun ini. Pada tahun ajaran baru 2026/2027, tercatat ada lebih dari 28.000 siswa baru yang mendaftar untuk jenjang SD, SMP, dan SMA.

    Jika diakumulasikan dengan 15.000 siswa aktif sebelumnya, total peserta didik Sekolah Rakyat saat ini mencapai sekitar 45.000 anak.

    Dengan tren positif ini, Gus Ipul mengatakan, pemerintah optimistis dapat memperluas daya tampung secara masif pada tahun ajaran berikutnya.

    "Tahun depan, jika semuanya berjalan dengan lancar sesuai rencana, kita menargetkan bisa menambah kuota hingga menampung lebih dari 100.000 siswa," kata Gus Ipul.

    Meskipun kuota jenjang SMP dan SMA telah melampaui batas daya tampung, sedangkan kuota pendaftaran untuk jenjang SD baru terisi sekitar 6.000 dari total alokasi 9.000 kuota secara nasional.

    Namun, Gus Ipul menyebut, untuk siswa baru jenjang SD masih diperbolehkan mendaftar pada bulan Agustus hingga September, selama memenuhi kriteria yang ditetapkan.

    "Karena Sekolah Rakyat menerapkan sistem penerimaan yang fleksibel dengan konsep multi-entry multi-exit", pungkasnya.

    • Sebelumnya: Viral Croissant Topping Mirip Rambut Manusia, Apakah Halal? Ini Kata Akademisi dan MUI
    • Selanjutnya: Prabowo Bocorkan Bakal Launching Motor Listrik Nasional

      Artikel Terkait

      • INFOGRAFIK: Hoaks Ibu Rumah Tangga Dapat Bantuan DAP Australia Sebesar Rp 1 Miliar
      • Cerita Resepsionis Hotel Podomoro Batang Gagalkan Penodongan, Pilih Melawan demi Jaga Tempat Kerja
      • Warga Tangkap Pelaku Curanmor yang Bawa Airsoft Gun di Tanjung Priok Jakut
      • Waka BGN Ungkap Prabowo Minta Seluruh Menteri Terkait Bantu Benahi MBG
      • Prabowo Diminta Teken Perpres Rencana Aksi Nasional HAM, Istana Akan Cek dan Jadi Catatan
      • Momen Pelaku Teror Ancaman Bom di SDN Jaksel Ditangkap Kurang dari 24 Jam
      • Line Up Artis di Final Piala Dunia 2026: Shakira, Bieber, Hingga BTS
      • Polisi Bongkar Peredaran Etomidat di Bogor, Pod Getar Dijual hingga Rp 6 Juta Per Cartridge
      • Timnas Inggris jadi Tim ke-16 Peraih Peringkat Ketiga Piala Dunia
      • Alasan Presiden UEFA Boikot Final Piala Dunia 2026

        Lihat Sekilas

      • 2 Gunung Api di NTT Meletus Bersamaan Disertai Lontaran Abu Vulkanik
      • Kesaksian Sopir Truk Korban Tabrakan Beruntun di Tol JORR Arah Tanjung Priok
      • Generasi Sandwich Hadapi Tekanan Finansial, Kesiapan Keuangan Jadi Sorotan
      • Di Depan Prabowo, Menkop Ingin Koperasi Kembali Jadi Sokoguru Perekonomian
      • Prediksi BMKG: Daftar Wilayah yang Berpotensi Hujan dan Angin Kencang Besok 20 Juli 2026
      • Cerita Sailah, dari Tanah ke Hunian Layak Berkat Bantuan Pemprov Jateng
      • Dishub Bakal Tindak Sopir Angkot di Bogor yang Hapus Tanda 'Angkot Tua'
      • Riset Terbaru BRIN Ungkap Tata Kota Majapahit di Trowulan
      • Lucas Digne Buka Suara soal Pelanggaran terhadap Lamine Yamal
      • Selat Hormuz dan Rapuhnya Kesepahaman Gencatan Senjata AS-Iran
      • Copyright © 2026 Powered by 19 Sekolah Rakyat Sudah Gelar MPLS di Gedung Permanen, Mensos: Puluhan Titik Lain Menyusul,Vista Notebook   sitemap