Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Otomotif >Presiden To Lam Undang Prabowo Kunjungan Resmi ke Vietnam

    Presiden To Lam Undang Prabowo Kunjungan Resmi ke Vietnam

    Waktu: 2026-09-12 18:18:14 Sumber: Vista Notebook Penulis: Otomotif

    Presiden Republik Sosialis Vietnam sekaligus Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam, To Lam, mengundang Presiden RI Prabowo Subianto serta Menteri Luar Negeri RI Sugiono melakukan kunjungan resmi. Undangan itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Republik Sosialis Vietnam Le Hoai Trung.

    Menlu Trung menyampaikan undangan tersebut melalui Menlu Sugiono saat keduanya bertemu di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Selasa .

    "Sekali lagi, kami ingin menyampaikan undangan dari Sekretaris Jenderal dan Presiden kami kepada Presiden Prabowo untuk mengunjungi Vietnam, dan kami menantikan kunjungan Anda sebagai Menteri Luar Negeri ke Vietnam," kata Trung seusai pertemuan.

    Dalam pertemuan Sidang Komisi Bersama ke-6 Indonesia-Vietnam, Sugiono dan Trung menandatangani Rencana Aksi untuk Pelaksanaan Kemitraan Strategis Komprehensif Indonesia-Vietnam 2026-2030 . Rencana aksi tersebut menjadi pedoman pelaksanaan Kemitraan Strategis Komprehensif Indonesia-Vietnam yang disepakati pada 2025.

    Indonesia dan Vietnam sepakat memperkuat kerja sama di berbagai sektor strategis, antara lain ketahanan pangan dan pertanian, industri berteknologi tinggi, ekonomi digital, energi, kesehatan, industri halal, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta pendidikan.

    Di bidang politik dan keamanan, kedua menteri membahas berbagai isu prioritas, termasuk perbatasan, pertahanan, keamanan maritim, pemberantasan illegal, unreported, and unregulated fishing , serta penanggulangan kejahatan lintas negara.

    "Hari ini, kami menandatangani Plan of Action untuk pengimplementasian dan ini akan menjadi kerangka kerja utama yang akan membimbing kerja sama bilateral kami selama lima tahun ke depan," kata Sugiono.

    "Untuk kerja sama politik, kami menghargai kemajuan yang telah dilakukan dalam mengimplementasikan perjanjian kami mengenai zona ekonomi eksklusif . Kami juga berbincang dan menguatkan komitmen untuk meningkatkan pertahanan dan keamanan dalam kerja sama politik di sektor maritim, penanganan IUUF, serta kejahatan lintas negara, termasuk narkotika dan kejahatan yang berkaitan dengan psikotropika," imbuhnya.

    Di bidang ekonomi, kedua menteri menegaskan komitmen untuk mencapai target perdagangan bilateral sebesar USD 18 miliar pada 2028. Untuk mendukung pencapaian target tersebut, kedua negara akan memperkuat kerja sama perdagangan dan investasi, termasuk melalui reaktivasi Joint Committee on Economic, Scientific, and Technical Cooperation .

    "Di sektor ekonomi, kami juga menguatkan komitmen kami untuk mencapai target perdagangan bilateral yang ditargetkan mencapai 18 miliar dolar AS pada tahun 2028," ujar Sugiono.

    Indonesia dan Vietnam juga sepakat mempererat hubungan antarmasyarakat melalui peningkatan kerja sama di bidang kebudayaan dan pendidikan, serta penguatan kolaborasi di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

    Simak juga Video 'Aturan Bebas Visa WNI ke Vietnam: Maksimal 14 Hari':

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: Polisi Ungkap Pemicu Warga Depok Diteror Tetangga hingga Pagar Rusak
    • Selanjutnya: Misteri Hilangnya Atlet Golf Jesslyn Wijaya, dari Restoran di Jakpus hingga Malaysia

      Artikel Terkait

      • Mendiktisaintek: Gaji Awal Dosen Memang Rendah, Makin Terasa Cekak di Awal Tahun
      • RI Perkuat Infrastruktur Digital dengan Kabel Bawah Laut Nongsa-Changi
      • Sekjen MPR Gaungkan 'Izakod Bekai Izakod Kai' di LCC 4 Pilar Papua Selatan
      • Prabowo: RI Dapat Penghargaan Digitalisasi Pendidikan, Kita Diakui Dunia
      • Gegara Takhayul dan Jaket, Presiden Argentina Tak Hadiri Final Piala Dunia
      • Kebakaran TPA Cipayung Depok Padam, Petugas Lakukan Pendinginan
      • Bareskrim Bongkar Sindikat Pencurian Modul BTS Bikin Blackout Jakarta-Jabar
      • Rapat BPH Migas-Pertamina Patra Niaga, Ketua Komisi XII Sebut Stok BBM Cukup
      • 370 Drone Ukraina Melesat ke Moskow dalam Semalam, 7 Orang Tewas
      • Followers Instagram Hotman Paris Turun Usai Bela Febrie Ardiansyah

        Lihat Sekilas

      • Ada Rekayasa Lalu Lintas di Monas Hari Ini, Ini Rute Alternatifnya
      • Kini Pakai Rompi Pink, Don Ritto Resmi Ditahan Kejagung
      • Hari Keadilan Internasional, Sumarsih Tagih Janji Negara Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM
      • Mengapa Jatuh Cinta Bisa Memicu Rasa Takut dan Cemas?
      • Mendes Tegaskan Pendapatan KDKMP Akan Dikembalikan 80% buat Warga Desa
      • Spanyol Hapus Sosok Donald Trump dari Foto Selebrasi Juara Piala Dunia 2026
      • PFII Dinilai Terlalu Obral Pajak, Kantong Penerimaan Negara Rawan Bocor
      • Prabowo: Saya Diserang soal MBG, tapi Ribuan Triliun Menguap Tak Ada Protes
      • Awasi Bursa Mineral, OJK Akan Punya Komisioner Baru
      • Mengenal Pelat Nomor Warna Hijau yang Hanya Berlaku di Wilayah Tertentu
      • Copyright © 2026 Powered by Presiden To Lam Undang Prabowo Kunjungan Resmi ke Vietnam,Vista Notebook   sitemap