Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Kesehatan >RI Perkuat Infrastruktur Digital dengan Kabel Bawah Laut Nongsa-Changi

    RI Perkuat Infrastruktur Digital dengan Kabel Bawah Laut Nongsa-Changi

    Waktu: 2026-07-29 16:16:05 Sumber: Vista Notebook Penulis: Kesehatan

    Pemerintah terus memperkuat pembangunan infrastruktur digital nasional yang didukung konektivitas andal, pasokan energi berkelanjutan, serta kepastian berusaha yang transparan. Upaya ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat transformasi digital.

    "Hari ini kita merayakan pendaratan Sistem Kabel Bawah Laut Nongsa-Changi. Infrastruktur ini menjadi fondasi fisik bagi koridor digital baru, yang memperkuat salah satu koneksi digital tercepat dan terdekat di Asia Tenggara antara Indonesia dan Singapura. Sistem yang dikembangkan oleh Telin bersama BW Digital ini akan menghadirkan kapasitas tambahan lebih dari 1,6 petabit per detik dengan latensi kurang dari 2 milidetik antara kedua negara kita," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan tertulis, Senin .

    Kapasitas dengan latensi rendah ini akan mendukung berbagai layanan digital strategis, termasuk komputasi awan tingkat lanjut, inferensi kecerdasan artifisial , transaksi keuangan berfrekuensi tinggi, serta pengembangan layanan digital generasi berikutnya.

    Kabel Nongsa-Changi pun tidak hanya menjadi infrastruktur konektivitas, tetapi juga fondasi fisik bagi terbentuknya koridor digital baru di kawasan Asia Tenggara.

    Saat ini Indonesia telah memiliki 235,26 juta pengguna internet dengan tingkat penetrasi 81,72%, serta pelanggan broadband tetap mencapai 99,5 juta. Indonesia juga merupakan pasar AI potensial terbesar keempat di Asia setelah Tiongkok, India, dan Jepang, dengan nilai pasar mencapai USD70 miliar atau sekitar 6,4% dari pasar AI Asia.

    Batam dinilai berkembang pesat sebagai gerbang digital kedua Indonesia setelah Jakarta karena didukung lokasi strategis, konektivitas andal, pasokan energi yang terus berkembang, serta lingkungan kebijakan yang mendukung investasi.

    Fasilitas NDP1 milik BW Digital di Nongsa Digital Park memiliki kapasitas IT sebesar 120 MW, sementara DayOne bersama INA tengah mengembangkan kampus hyperscale baru dengan jalur pasokan listrik terkontrak menuju 450 MW. Oracle bahkan telah memilih Batam sebagai Indonesia North Cloud Region.

    Perkembangan ini tidak lepas dari kerja sama Indonesia-Singapura 6 Working Group , khususnya di kawasan Batam-Bintan-Karimun , yang terus mendorong penguatan konektivitas dan investasi digital di kawasan ini.

    Kabel Nongsa-Changi menjadi salah satu tindak lanjut konkret dari pertemuan Leaders' Retreat antara Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri Singapura pada awal Juli 2026.

    Pemerintah juga terus memperkuat kebutuhan energi dan kepastian berusaha untuk mendukung pengembangan infrastruktur digital. Indonesia menargetkan perluasan kapasitas energi terbarukan dan energi campuran hingga lebih dari 100 GW dalam dekade ini.

    Di sisi lain, Indonesia telah memasuki pembahasan aksesi Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership pada 26 Juni 2026, sementara proses aksesi Organisation for Economic Co-operation and Development berjalan paralel untuk membangun lingkungan bisnis yang transparan dan dapat diprediksi.

    "Mari kita bangun koridor digital ini, tidak hanya dengan kabel dan pusat data, tetapi juga dengan kepercayaan, kemitraan, dan visi bersama. Semoga manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh Indonesia dan Singapura, tetapi juga oleh seluruh kawasan ASEAN dan dunia," pungkas Airlangga Hartarto.

    • Sebelumnya: Dari Pesantren untuk Kemandirian Ekonomi, Kiprah Thohir Yasin Bangun Ekosistem Bisnis Syariah di Lombok
    • Selanjutnya: Prajurit Korban Ledakan Gudang Amunisi Madiun Dirujuk ke Surabaya

      Artikel Terkait

      • Misteri Hilangnya Atlet Golf Jesslyn Wijaya, dari Restoran di Jakpus hingga Malaysia
      • Lahan Transmigrasi Raib Dicaplok Sawit, Kementrans Akan Usut Tuntas
      • Polisi Kesulitan Ungkap Pelaku Pembuangan Bayi di Bekasi karena TKP Sepi dan Tanpa CCTV
      • Dedi Mulyadi Minta Wacana SPP di SMA dan SMK Negeri Dikaji Dulu, Ingatkan Optimalkan Dana BOS
      • Waka MPR: Pemanfaatan AI bagi Disabilitas Bagian Amanat Konstitusi
      • Legislator PDI-P: Cara Pelaksanaan MBG Terbaik adalah Pakai Dapur Sekolah
      • NORAD Terapkan Pembatasan Terbang saat Final Piala Dunia 2026
      • Beda Penjelasan dengan Pertamina Soal Antrean BBM di SPBU, Bobby: Masyarakat Butuh Minyak, Jangan Bertele-tele
      • Prabowo: Pemimpin yang Anjurkan Bakar-bakar, Itu Pemimpin Pengkhianat!
      • Film Semua Akan Baik-Baik Saja Raih 4 Nominasi Festival Film Bandung

        Lihat Sekilas

      • Kejagung Bentuk Penyidik Khusus Tangani Febrie Adriansyah, Jamin Independen
      • Argentina Si Antagonis Piala Dunia, Kenapa Dibenci Banyak Orang?
      • Kenapa Negara Teluk Getol Berinvestasi di Afrika?
      • Ketua DPRD Riau Minta Maaf Usai Bentrok Anggota, BK Diminta Proses Pelanggaran Etik
      • Dokter Peringatkan Bahaya Tren Cairan Infus untuk Jerawat, Bisa Tinggalkan Bekas Permanen
      • Ulah Pria di Depok "Challange" 2 Bocah Makan Cabai-Masuk Freezer Berujung Ditangkap
      • Respons Tuchel Soal Kritik Donald Trump Usai Inggris Disingkirkan Argentina
      • Pabrik Sandal PT Porto di Karanganyar Terbakar, Asap Membubung Tinggi
      • BYD M6 DM Catat Efisiensi 92 KM per Liter di Semarang, Lengkapi Uji Konsistensi Teknologi DM di Karakter Jalan Berbeda
      • Viral Warung Lontong di Pati Ditarik Retribusi Rp 840.000, DPUTR: Bukan Tarif Setahun
      • Copyright © 2026 Powered by RI Perkuat Infrastruktur Digital dengan Kabel Bawah Laut Nongsa-Changi,Vista Notebook   sitemap