Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Wisata >Dedi Mulyadi Minta Wacana SPP di SMA dan SMK Negeri Dikaji Dulu, Ingatkan Optimalkan Dana BOS

    Dedi Mulyadi Minta Wacana SPP di SMA dan SMK Negeri Dikaji Dulu, Ingatkan Optimalkan Dana BOS

    Waktu: 2026-09-12 22:48:44 Sumber: Vista Notebook Penulis: Teknologi

    Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi belum menyetujui rencana mengaktifkan kembali Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) di SMA dan SMK negeri bagi siswa dari keluarga mampu.

    Menurut dia, wacana tersebut perlu dikaji lebih dulu agar tidak menimbulkan polemik di masyarakat.

    "Itu kan kami harus melakukan pengkajian secara mendalam. Nanti kalau gubernur mengaktifkan SPP, nanti opininya beda lagi, disebut gubernur tidak memprioritaskan pendidikan," kata Dedi seusai diskusi bertema Kedaulatan Kesehatan Indonesia yang digelar DPP PIKI di GBI Bethel Summarecon Bandung The Journey, Rabu (15/7/2026).

    Diketahui, rencana pemberlakuan SPP muncul dalam rapat kerja Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Pendidikan yang sedang dibahas DPRD bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

    Optimalkan Dana Bos

    Dedi menegaskan, usulan tersebut bukan datang dari dirinya. Pihaknya meminta semua pihak tidak terburu-buru mengambil keputusan.

    Menurut Dedi, yang lebih penting saat ini adalah memastikan sekolah bisa mengelola dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dengan baik.

    Mengingat, dari hasil kunjungannya ke sejumlah sekolah, ada sekolah yang tetap memiliki fasilitas rapi meski hanya mengandalkan dana BOS. Salah satunya SMAN 1 Depok.

    Dedi mengatakan, sekolah itu mampu menjaga kondisi sekolah tetap baik karena pengelolaan anggarannya dilakukan secara tepat.

    "Dana BOS itu saya kan sudah mengunjungi setiap sekolah nih. Sekolah ini pakai dana BOS, sekolahnya berantakan. SMA 1 Depok itu pakai dana BOS, sekolahnya rapi. Saya tanya ke kepala sekolah saya tanya, 'Kok sekolah Bapak bisa rapi?' 'Ya kami mengelola ini dengan baik'," ujar Dedi.

    Mantan Bupati Purwakarta ingin setiap sekolah lebih dulu memaksimalkan penggunaan dana BOS.

    Namun, jika masih ada kekurangan, seperti toilet, ruang kelas, pendingin ruangan, sarana ibadah, atau pagar sekolah, pemerintah provinsi akan membantu memenuhinya.

    "Tapi, operasional sekolah itu dipenuhi dulu oleh BOS. Jangan dulu membuka SPP. Saya menghormati usulan itu, tetapi juga saya mempertimbangkan aspek publik gitu loh. Nanti polemik lagi," tutur Dedi.

    Usul SPP

    Sebelumnya diberitakan, Komisi V DPRD Jawa Barat mengusulkan reaktivasi Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) untuk tingkat SMA dan SMK negeri di wilayah tersebut.

    Usulan ini muncul setelah pihak legislatif menerima berbagai laporan terkait keterbatasan anggaran operasional sekolah yang dinilai berdampak pada kualitas layanan pendidikan.

    Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Yomanius Untung, mengatakan usulan tersebut didasarkan pada hasil kunjungan kerja ke sejumlah daerah serta masukan dari kantor cabang dinas (KCD) pendidikan dan satuan pendidikan.

    "Berangkat dari yang pertama ketidakmampuan pemerintah untuk membiayai semua biaya operasional yang dibutuhkan oleh satuan pendidikan, baik SMA maupun SMK negeri, sesuai dengan unit cost yang dihitung oleh sekolah," ujar Untung, Rabu (15/7/2026).

    • Sebelumnya: [POPULER GLOBAL] Pentagon Cemas Perang Iran Meluas | Spanyol Juara Piala Dunia
    • Selanjutnya: Identitas 8 Korban Bentrok antar Warga di Adonara Flores Timur

      Artikel Terkait

      • Nasihat Umur Panjang dari Centenarian Asal Isle of Man: Jangan Melakukan Sesuatu secara Ekstrem
      • Di Lanud Malang, Prabowo Resmikan Panen Raya Serentak 43 Titik Se-Indonesia
      • Sebanyak 41,5 Juta Hektar Tutupan Hutan Berisiko Mengalami Deforestasi
      • 10 Twibbon Hari Anak Nasional 2026 Gratis, Cocok Dipakai di Medsos
      • Gubsu Bobby Penuhi Janji Berkantor di Nias 3 Bulan, Dimulai Rabu Pekan Ini
      • Menteri PU Buka Suara soal Mutasi ASN, Bantah karena Surat Dinas ke AS Bocor
      • PNS Pemkab Bogor Tersangka Korupsi Proyek RSUD, Negara Rugi Rp 9 M
      • Belum Setahun Jl Bama-Pagelaran Kini Rusak, Pemprov Sebut Sudah Diperbaiki
      • Hotman Paris Sebut Kasus ASABRI Mulai Sebelum Febrie Adriansyah Jadi Jampidsus
      • Datangi Kantor Pertamina, Pemkot Medan Tagih Janji Atasi Antrean Mengular di SPBU

        Lihat Sekilas

      • Kasus Pengadaan Buah MBG Senilai Rp 170 Juta Lampung: Pemasok Apes, Pemilik Dapur Rugi Dobel
      • IHSG Diprediksi Menguat, Saham AMMN, ANTM, BBCA Hingga ADRO Perlu Dicermati Ritel
      • Duit Korupsi Modal Batu Bara Rp 38,9 M Dipakai untuk Urusan Pribadi Tersangka
      • Pemprov Jateng Ditetapkan Jadi Pilot Project Pengadaan Berkelanjutan
      • Kenapa Negara Teluk Getol Berinvestasi di Afrika?
      • Soal Retribusi Parkir Truk Antre BBM di Bahu Jalan, Dishub Dharmasraya Akan Evaluasi
      • Polisi Ungkap Pemicu Warga Depok Diteror Tetangga hingga Pagar Rusak
      • Kapolres-Kajari-Dandim Inhil Perkuat Sinergi Lewat Silaturahmi
      • Viral Suzuki Thunder Bertangki Modifikasi Antre di SPBU, Pertamina Buka Suara
      • Aset Militer AS Jadi Sasaran Drone Harakiri Iran
      • Copyright © 2026 Powered by Dedi Mulyadi Minta Wacana SPP di SMA dan SMK Negeri Dikaji Dulu, Ingatkan Optimalkan Dana BOS,Vista Notebook   sitemap