Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Wisata >Dedi Mulyadi Minta Wacana SPP di SMA dan SMK Negeri Dikaji Dulu, Ingatkan Optimalkan Dana BOS

    Dedi Mulyadi Minta Wacana SPP di SMA dan SMK Negeri Dikaji Dulu, Ingatkan Optimalkan Dana BOS

    Waktu: 2026-07-29 17:09:52 Sumber: Vista Notebook Penulis: Bisnis

    Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi belum menyetujui rencana mengaktifkan kembali Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) di SMA dan SMK negeri bagi siswa dari keluarga mampu.

    Menurut dia, wacana tersebut perlu dikaji lebih dulu agar tidak menimbulkan polemik di masyarakat.

    "Itu kan kami harus melakukan pengkajian secara mendalam. Nanti kalau gubernur mengaktifkan SPP, nanti opininya beda lagi, disebut gubernur tidak memprioritaskan pendidikan," kata Dedi seusai diskusi bertema Kedaulatan Kesehatan Indonesia yang digelar DPP PIKI di GBI Bethel Summarecon Bandung The Journey, Rabu (15/7/2026).

    Diketahui, rencana pemberlakuan SPP muncul dalam rapat kerja Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Pendidikan yang sedang dibahas DPRD bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

    Optimalkan Dana Bos

    Dedi menegaskan, usulan tersebut bukan datang dari dirinya. Pihaknya meminta semua pihak tidak terburu-buru mengambil keputusan.

    Menurut Dedi, yang lebih penting saat ini adalah memastikan sekolah bisa mengelola dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dengan baik.

    Mengingat, dari hasil kunjungannya ke sejumlah sekolah, ada sekolah yang tetap memiliki fasilitas rapi meski hanya mengandalkan dana BOS. Salah satunya SMAN 1 Depok.

    Dedi mengatakan, sekolah itu mampu menjaga kondisi sekolah tetap baik karena pengelolaan anggarannya dilakukan secara tepat.

    "Dana BOS itu saya kan sudah mengunjungi setiap sekolah nih. Sekolah ini pakai dana BOS, sekolahnya berantakan. SMA 1 Depok itu pakai dana BOS, sekolahnya rapi. Saya tanya ke kepala sekolah saya tanya, 'Kok sekolah Bapak bisa rapi?' 'Ya kami mengelola ini dengan baik'," ujar Dedi.

    Mantan Bupati Purwakarta ingin setiap sekolah lebih dulu memaksimalkan penggunaan dana BOS.

    Namun, jika masih ada kekurangan, seperti toilet, ruang kelas, pendingin ruangan, sarana ibadah, atau pagar sekolah, pemerintah provinsi akan membantu memenuhinya.

    "Tapi, operasional sekolah itu dipenuhi dulu oleh BOS. Jangan dulu membuka SPP. Saya menghormati usulan itu, tetapi juga saya mempertimbangkan aspek publik gitu loh. Nanti polemik lagi," tutur Dedi.

    Usul SPP

    Sebelumnya diberitakan, Komisi V DPRD Jawa Barat mengusulkan reaktivasi Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) untuk tingkat SMA dan SMK negeri di wilayah tersebut.

    Usulan ini muncul setelah pihak legislatif menerima berbagai laporan terkait keterbatasan anggaran operasional sekolah yang dinilai berdampak pada kualitas layanan pendidikan.

    Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Yomanius Untung, mengatakan usulan tersebut didasarkan pada hasil kunjungan kerja ke sejumlah daerah serta masukan dari kantor cabang dinas (KCD) pendidikan dan satuan pendidikan.

    "Berangkat dari yang pertama ketidakmampuan pemerintah untuk membiayai semua biaya operasional yang dibutuhkan oleh satuan pendidikan, baik SMA maupun SMK negeri, sesuai dengan unit cost yang dihitung oleh sekolah," ujar Untung, Rabu (15/7/2026).

    • Sebelumnya: Legislator PDI-P: Cara Pelaksanaan MBG Terbaik adalah Pakai Dapur Sekolah
    • Selanjutnya: Makin Tak Didukung Warga AS, Israel Gelontorkan Rp 897 M untuk Perbaiki Citra

      Artikel Terkait

      • Cara Daftar Sekolah Kedinasan, Sinyal Dibuka Juli 2026
      • Asa Warga Tanimbar di Balik Proyek Blok Masela Rp 300 Triliun, Harapan Tak Sekadar Cerita
      • Belum Ada Gedung Permanen, 30 Siswa Sekolah Rakyat di Pamekasan Dititipkan ke Sampang
      • Dulu Ambil Air Pakai Ember, Kini Petani NTT Panen Dua Kali Setahun
      • Jadwal KRL Jogja-Solo Besok Selasa 21 Juli 2026, Cek Jadwal dari Yogyakarta ke Solo
      • Bahlil: Prabowo Akan Groundbreaking Blok Gas Abadi Masela di Maluku Besok
      • Polisi Tangkap 3 Pelaku Tawuran Bacok Lawan hingga Luka di Jakut
      • Kembali Gandeng Maestro Hadiprana, Summarecon Hadirkan Rumah Premium di Bogor
      • KPK Akan Panggil Suami Bupati Sukoharjo Buntut Dugaan 'Tradisi' Peras Pegawai
      • Motif Penusukan di Jakbar Terungkap, Dipicu Video Pacar yang Diduga Disebar

        Lihat Sekilas

      • PAM JAYA Gelar Gathering Pekerja, Perkuat Sinergi dan Harmonisasi Internal
      • Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 8.000 Triliun, Ekonom: Kenaikan Tak Selalu Berarti Makin Boros
      • Bukan Cuma Megah, Venue Final Piala Dunia Punya Predikat Stadion Hijau
      • Melihat Mini Zoo Purworejo yang Mangkrak, Proyek Rp 9,69 Miliar Berujung Korupsi
      • KPK Cecar Anggota BPK soal 'Pengaturan' Temuan Audit di Kasus Bupati Edison
      • Waka BGN Ungkap Prabowo Minta Seluruh Menteri Terkait Bantu Benahi MBG
      • Masih Misteri, Polisi Persilakan Pemilik Ambil BMW Tak Bertuan di Polres Jaksel
      • ORI030 Diburu saat Ekonomi Indonesia Dinilai Masuki Fase "New Normal"
      • Masih Buka Peluang Tambah Pemain, Timnas Indonesia Segera Tentukan 23 Nama untuk Piala AFF 2026
      • Bukan Uang, Artis yang Tampil di Final Piala Dunia 2026 dapat Honor yang Tak Ternilai
      • Copyright © 2026 Powered by Dedi Mulyadi Minta Wacana SPP di SMA dan SMK Negeri Dikaji Dulu, Ingatkan Optimalkan Dana BOS,Vista Notebook   sitemap