Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Olahraga >Ford Bidik Kembali Pasar Fleet, Sasar Tambang dan Perkebunan

    Ford Bidik Kembali Pasar Fleet, Sasar Tambang dan Perkebunan

    Waktu: 2026-09-12 18:18:41 Sumber: Vista Notebook Penulis: Wisata

    Ford RMA Indonesia mulai memperkuat langkahnya untuk kembali menggarap pasar fleet di Indonesia. Segmen yang selama bertahun-tahun menjadi salah satu kekuatan Ford tersebut kini kembali dibidik seiring semakin lengkapnya ekosistem bisnis yang dimiliki RMA Group.

    Strategi tersebut menjadi bagian dari upaya Ford memperluas pasar, tidak hanya mengandalkan penjualan ritel, tetapi juga menyasar perusahaan-perusahaan yang membutuhkan kendaraan operasional dalam jumlah besar, terutama di sektor pertambangan, perkebunan, hingga industri lainnya.

    Bidik Kembali Segmen Fleet

    Roelof Lamberts, Direktur Regional RMA Indonesia, mengatakan, pihaknya sedang melakukan banyak upaya untuk kembali memasuki bisnis fleet, yang dulunya didominasi oleh Ford.

    Test Drive Ford Ranger Raptor 3.0 V6 di IIMS 2026KOMPAS.com/ADITYO Test Drive Ford Ranger Raptor 3.0 V6 di IIMS 2026

    "Saya pikir kami memiliki proposisi produk yang sangat baik untuk pelanggan. Hanya saja di masa lalu kami belum terlalu aktif dalam menjual kepada pelanggan tersebut," ujar Roelof, kepada wartawan, saat ditemui di Bogor, Rabu (16/7/2026).

    Menurut dia, minat dari para pelanggan fleet sebenarnya sudah mulai terlihat. Sejumlah perusahaan bahkan telah menghubungi Ford untuk menjajaki penggunaan kendaraan operasional di berbagai sektor industri.

    "Tetapi, kami tahu bahwa mereka ada di luar sana, mereka bertanya kepada kami, bisakah kami melakukan uji coba kendaraan Anda, bisakah kami menggunakan kendaraan tersebut di tambang atau di perkebunan," kata Roelof.

    Ford Ranger WIldtrak, diklaim jadi Double Cabin favorit di KalimantanKompas.com/Daafa Ford Ranger WIldtrak, diklaim jadi Double Cabin favorit di Kalimantan

    Andalkan Sinergi Perusahaan di Bawah RMA

    Roelof menjelaskan, salah satu kekuatan yang kini dimiliki RMA Indonesia adalah ekosistem bisnis yang saling melengkapi. Selain menghadirkan produk Ford, grup RMA juga memiliki perusahaan pembiayaan hingga penyedia suku cadang yang dapat mendukung kebutuhan pelanggan fleet secara menyeluruh.

    "Dan kami memiliki platform yang sangat menarik bagi pelanggan. Kami memiliki beberapa perusahaan di bawah RMA, kami memiliki AVIS untuk leasing. Kami memiliki Jasana Prima yang memasok suku cadang untuk bisnis pertambangan, dan kami memiliki Ford," ujar Roelof.

    Ford Ranger PlatinumKompas.com/Donny Ford Ranger Platinum

    Kombinasi tersebut diyakini mampu memberikan nilai tambah bagi perusahaan-perusahaan yang membutuhkan kendaraan operasional dengan dukungan pembiayaan, layanan purnajual, serta ketersediaan suku cadang.

    "Jadi, jika Anda menggabungkan ketiga perusahaan tersebut, mereka dapat membuat penawaran yang luar biasa untuk pelanggan pertambangan. Dan kami sedang mengerjakan daftar panjang prospek dan kesepakatan, jadi saya pikir kami akan kembali ke segmen tersebut," kata Roelof.

    Ford Ranger PlatinumKompas.com/Donny Ford Ranger Platinum

    Langkah ini juga sejalan dengan strategi Ford RMA Indonesia yang belum lama ini memperkenalkan lini kendaraan bermesin diesel V6 3.0 liter, seperti Ranger Platinum, Ranger Wildtrak V6, dan Everest Platinum.

    Model-model tersebut dinilai memiliki karakter yang sesuai untuk kebutuhan operasional di sektor pertambangan maupun perkebunan yang membutuhkan kendaraan tangguh dengan performa tinggi.

    • Sebelumnya: Kementrans Raih WTP Perdana, Mentrans Tekankan Transparansi Kelola Anggaran
    • Selanjutnya: Ketua IDI TTU Diperiksa Polda NTT, Ungkap Intimidasi yang Dilaporkan Dokter Icha Sebelum Meninggal

      Artikel Terkait

      • Prabowo: Hei Koruptor, Rakyat Tidak Bodoh!
      • Gerebek Bengkel di Blitar, Polisi Temukan Rekannya Konsumsi Sabu
      • Prajurit Siswa Meninggal di Rindam I/BB Pematangsiantar, Polisi Militer Selidiki Penyebabnya
      • Hari Pertama Sekolah, Gubernur Lampung Pastikan MBG Berjalan Lancar
      • Polisi Amankan 8 Orang Usai Ojol Geruduk Kantor "Debt Collector" di Bandung, Kantor Akan Tutup
      • Piala Dunia 2026: Gedung Putih Bela Argentina Soal Spanduk Las Malvinas
      • Kasus Pengeroyokan Ojol di Samarinda Berakhir Damai, Korban Terima Ganti Pengobatan Rp 10 Juta
      • MenPAN-RB Tulis Surat untuk Seluruh ASN: Tetap Melayani meski Tak Selalu Dilihat
      • SRT Sulsel Dibangun Jadi Kawasan Pendidikan Terpadu, Dilengkapi Smart Classroom
      • Banjir Bandang Tapanuli Tengah, Warga Mengungsi di Gereja, Dapur Umum Mulai Didirikan

        Lihat Sekilas

      • Pasokan Air PAM di Cengkareng Jakbar Ditargetkan Kembali Normal 23 Juli
      • Nama Bayi Muhammad MBG Subianto di Wonosobo: Ini Alasan Pemilihannya dan Solusi Disdukcapil
      • ⁠Penegasan Komisi III DPR soal RUU Perampasan Aset Digaspol Pakai Turbo
      • Mengapa Negara Perlu Berikan Dana Bantuan Korban Kekerasan Seksual?
      • 3 Hal Paling Dinantikan dari A Shop For Killers 2
      • Perusahaan Singapura Lirik Jateng, Siap Boyong Investor China dan Eropa
      • Ada "Samudra Purba" di Bawah Gurun Sahara, Sebagian Air Sudah Berusia Jutaan Tahun
      • Hari Pertama Sekolah, Gubernur Lampung Pastikan MBG Berjalan Lancar
      • Persija Resmi Rekrut Eks Gelandang Timnas Bosnia Stjepan Loncar
      • 2 Penyedia Rekening Bandar Narkoba Andre 'The Doctor' Segera Disidang
      • Copyright © 2026 Powered by Ford Bidik Kembali Pasar Fleet, Sasar Tambang dan Perkebunan,Vista Notebook   sitemap