Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Wisata >10 Tahun Mangkrak, Gibran Pastikan Jembatan Way Bunut Lampung Bisa Dilintasi Akhir Juli

    10 Tahun Mangkrak, Gibran Pastikan Jembatan Way Bunut Lampung Bisa Dilintasi Akhir Juli

    Waktu: 2026-07-29 17:08:44 Sumber: Vista Notebook Penulis: Berita

    Hampir 10 tahun warga di Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, harus hidup berdampingan dengan jembatan yang tak kunjung selesai dibangun.

    Pelajar pun terpaksa menyeberangi sungai menggunakan perahu kecil untuk pergi ke sekolah.

    Harapan baru akhirnya muncul setelah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung Jembatan Way Bunut, Rabu (15/7/2026). Ia memastikan jembatan darurat yang saat ini tengah dibangun akan rampung pada akhir Juli 2026 sehingga dapat dilintasi kendaraan roda dua.

    "Dua minggu lagi jadi. Jembatan daruratnya dua minggu lagi selesai. Akhir Juli selesai, paling tidak motor sudah bisa lewat dulu," kata Gibran, Rabu (15/7/2026).

    Jembatan Way Bunut diketahui mangkrak sejak 2016. Kondisinya sempat menjadi sorotan nasional setelah video pelajar yang harus menyeberangi sungai menggunakan perahu viral di media sosial pada awal 2026.

    Akibat belum adanya akses penghubung yang memadai, aktivitas warga di dua wilayah yang dipisahkan Sungai Way Bunut pun terganggu. Tak hanya pelajar, masyarakat juga harus menggunakan perahu untuk mengangkut hasil pertanian dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

    Menurut Gibran, pembangunan jembatan permanen juga akan segera dilakukan. Namun, ia menegaskan proyek tersebut membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, terutama dalam penyelesaian persoalan teknis dan pembebasan lahan.

    "Jembatan permanennya juga akan segera dibangun. Tapi pembangunan itu butuh sinergi dengan kepala daerah. Urusan teknis, nonteknis, pembebasan lahan, daerah harus proaktif," ujarnya.

    Ia meminta persoalan infrastruktur tidak dijadikan ajang saling menyalahkan antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten.

    "Saya kira tidak perlu lempar-lemparan tanggung jawab, apakah provinsi atau daerah. Nanti kita rembug bareng," tegasnya.

    Dalam kunjungannya, Gibran mengaku prihatin melihat anak-anak yang setiap hari harus mempertaruhkan keselamatan dengan menyeberangi sungai menggunakan perahu untuk berangkat ke sekolah.

    Menurutnya, kondisi tersebut sangat berbahaya, terutama saat debit air sungai meningkat pada musim hujan.

    "Kasihan sekali anak-anak yang mau sekolah harus menyeberang pakai perahu. Itu bahaya sekali kalau musim hujan. Tapi tenang, akhir Juli nanti sudah bisa dilewati motor, jadi anak-anak tidak perlu lagi menyeberang pakai perahu," katanya.

    Sebelumnya, persoalan Jembatan Way Bunut juga telah mendapat perhatian pemerintah pusat. Presiden Prabowo Subianto disebut telah menginstruksikan percepatan penanganan akses penghubung tersebut setelah kondisinya menjadi sorotan publik.

    Rampungnya jembatan darurat pada akhir Juli diharapkan menjadi solusi sementara bagi ribuan warga yang selama hampir satu dekade harus bergantung pada perahu untuk beraktivitas sehari-hari sembari menunggu pembangunan jembatan permanen.

    • Sebelumnya: Kajian Teknis Pelican Crossing di JPO Tendean yang Ditabrak Truk Segera Rampung
    • Selanjutnya: Mulai 17 Juli, Pasokan Air PAM Jaya di 7 Kelurahan Jakbar Terhenti Sementara Selama 6 Hari

      Artikel Terkait

      • China Tinggalkan Properti, AI dan Robot Jadi Mesin Pertumbuhan Baru
      • Prabowo Cek Mesin Pemusnah Sampah Sebelum Panen Raya Program TNI
      • Komdigi Jateng Sebut Dinsos Jadi Korban Peretasan 1,2 Juta Data Bansos, Tak Ada Niat Jahat
      • Putusan Kasasi Prada Lucky Dinilai Tak Adil, Kuasa Hukum Keluarga Pertimbangkan Adukan Hakim Agung ke KY
      • Kancil Masih Setia Mengaspal di Jakarta meski Ada MRT dan LRT
      • Bias Nasionalisme Final Piala Dunia 2026 Argentina Vs Spanyol
      • Jejak Prestasi Indonesia di China Open, Warisan Candra/Sigit dan Minions
      • 142 Ribu Peserta BPJS Kesehatan di Kota Tasikmalaya Nonaktif, Status UHC Terancam Batal
      • Perkuat Pasar Bullion dan Industri Emas, Pemerintah Bentuk IBMA
      • Solusi Bangunan Terpadu: Tekan Biaya Renovasi Melalui Inovasi Material

        Lihat Sekilas

      • Kepergok Curi Kabel Rp 143 Juta, 2 Pria di Cikarang Ditangkap Polisi
      • Anak Buah Purbaya: PFII Dibentuk agar Investasi Asing Masuk Jangka Panjang, Tak Mudah Keluar
      • Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 6 Kurikulum Merdeka Kegiatan 2 tentang Sagu
      • Lahan Cengkeh dan Durian 3,5 Hektare di Gayam Trenggalek Terbakar, Damkar Butuh 3 Jam Padamkan Api
      • Dedi Mulyadi Ingatkan Bahaya Anak Terlalu Lama Bermain Gawai
      • PBVSI Lepas Timnas Voli Putri Ikuti 2 Turnamen Internasional, Patok Target Realistis
      • Cara Daftar Sebagai Penerima Bansos 2026, Bisa Online Lewat HP
      • Mitos atau Fakta, Smart Key Digesek ke Kepala Bikin Sinyal Kuat Lagi?
      • Besok, Prabowo Akan Resmikan "Groundbreaking" Proyek Blok Masela
      • Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah: Padahal Sudah Ikut Retret
      • Copyright © 2026 Powered by 10 Tahun Mangkrak, Gibran Pastikan Jembatan Way Bunut Lampung Bisa Dilintasi Akhir Juli,Vista Notebook   sitemap