Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Olahraga >Heboh Video Rasis, Filipina Protes Keras ke China!

    Heboh Video Rasis, Filipina Protes Keras ke China!

    Waktu: 2026-07-29 16:19:31 Sumber: Vista Notebook Penulis: Bisnis

    Pemerintah Filipina melayangkan protes diplomatik keras terhadap China pada Jumat waktu setempat, terkait sebuah video "rasis" yang diunggah media pemerintah China Daily. Video yang menggunakan teknologi Artificial Intelligence tersebut menggambarkan Filipina sebagai sosok monyet kartun.

    Video yang diunggah China Daily tersebut, seperti dilansir AFP, Jumat , menjadi perkembangan terbaru dalam sengketa berkepanjangan terkait Laut China Selatan antara Filipina dan China yang bertetangga.

    Wakil Menteri Luar Negeri Filipina, Leo Herrera-Lim, pertama kali menyampaikan "keberatan secara tegas terhadap konten yang menyinggung tersebut" dalam pertemuan dengan Duta Besar China untuk Filipina, Jing Quan, pada Kamis waktu setempat.

    " Menuntut agar materi tersebut dihapus, menekankan bahwa konten seperti itu tidak sejalan dengan sikap saling menghormati yang diharapkan antar negara dan tidak mendukung pengelola hubungan bilateral yang sehat dan stabil," demikian pernyataan Departemen Luar Negeri Filipina.

    "Departemen kemudian melayangkan protes diplomatik resmi yang mengecam video dan kartun tersebut, yang menyatakan bahwa China Daily telah melampaui batas perdebatan politik yang wajar dengan menggunakan penggambaran yang merendahkan, dehumanisasi, dan rasis terhadap rakyat Filipina," demikian pernyataan tersebut.

    Kedutaan Besar Filipina di Beijing juga menyurati pemimpin redaksi China Daily untuk menuntut "penghapusan segera materi yang menyinggung tersebut".

    Video berdurasi satu menit, yang diunggah ke halaman Facebook media China Daily itu, menampilkan seekor monyet penakut dalam karakter kartun, yang mengenakan pakaian tradisional Filipina, yang disebut barong, didorong ke panggung karaoke di atas kapal.

    Ketika karakter monyet itu mulai menyanyikan lirik yang tampaknya sesuai dengan posisi China mengenai pembicaraan delimitasi atau pembatasan maritim antara Filipina dan Jepang, ada suara meneriakkan "lagu yang salah" dan monyet itu diberi selembar kertas bertuliskan "Putusan Arbitrase Laut China Selatan".

    Kemudian muncul dua lengan raksasa, dengan ujungnya tercetak bendera Amerika Serikat dan Jepang, yang memasukkan monyet itu ke dalam ketapel dan melemparkannya ke meriam air, alat yang sebelumnya digunakan oleh kapal Penjaga Pantai China dalam konfrontasi dengan pelaut dan nelayan Filipina.

    Menteri Pertahanan Filipina, Gilberto Teodoro, dalam pernyataan pada Kamis malam mengatakan bahwa "tindakan memuja kekerasan terhadap rakyat dan tentara Filipina mengungkapkan kebangkrutan moral dan intelektual mesin propaganda China".

    "Tindakan dehumanisasi terbaru ini semakin mengungkapkan bahwa mereka bukanlah pihak yang merasa aman dan percaya diri, atau pun tetangga yang dapat dipercaya," sebutnya.

    Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, dalam tanggapannya, mengatakan Beijing tidak akan berkomentar mengenai video tersebut karena itu "tidak mencerminkan posisi resmi".

    • Sebelumnya: Bogor Diguyur Hujan Deras Setelah Berhari-hari Kering, Warga Senang
    • Selanjutnya: OJK Bantah Isu Berobat Pakai Asuransi Wajib Bayar 10 Persen, Ini Aturan Terbarunya

      Artikel Terkait

      • BERITA FOTO: Keluhan Warga Medan Saat Mengantre BBM
      • Penjahit di Bali Cekcok dengan Pelanggan hingga Singgung SARA, Kini Mina Maaf
      • Kala Pemerkosaan Gadis di Sampang oleh 27 Pria Jadi Atensi Senayan
      • Sejarah Tempe, Superfood Indonesia yang Sudah Ada Sejak Abad ke-16
      • Baleg DPR Setujui Harmonisasi RUU LLAJ, Hak Kewajiban Ojol Diatur Terpisah
      • Kepala BRIN Dapat Tugas Gunakan Teknologi Cari Sumber Air
      • Plt Jampidsus Ungkap Pesan JA Tangani Kasus Febrie Secara Profesional
      • Pria Nganjuk yang Dikubur di Halaman Rumah Dibunuh Anak Angkat dan Pacarnya
      • Houthi Umumkan Blokade Laut untuk Arab Saudi: Mata Dibayar Mata
      • 3 Pencuri Motor di Tangerang Ditangkap Berkat Pelacakan GPS

        Lihat Sekilas

      • Piala Dunia, Pelarian Sejenak dari Tekanan Hidup
      • PBB Rilis Panduan Resmi Pengembangan Ekonomi Biru Berkelanjutan
      • Pilu Ratusan Petani Tebu Indramayu, Honor yang Dijanjikan Pemerintah Tak Kunjung Cair
      • Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal
      • Gangguan Layanan Air PAM Semestinya Diikuti Diskon Tagihan Pelanggan
      • Jasa Marga Perkuat Transformasi Bisnis, Fokus Ciptakan Nilai Berkelanjutan
      • Sudah Ada 324 RPTRA di Jakarta, Pramono Akan Tambah Lagi Dekat Permukiman
      • ITDC Bidik 150.000 Penonton MotoGP Mandalika 2026, Perputaran Ekonomi Ditarget Tembus Rp 5 Triliun
      • Pelaku Penembakan Brutal di Bar Canggu Ngaku Emosi karena Mabuk
      • Ketum Dekopin: Baru di Era Presiden Prabowo Gerakan Koperasi Dapat Perhatian
      • Copyright © 2026 Powered by Heboh Video Rasis, Filipina Protes Keras ke China!,Vista Notebook   sitemap