Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Kesehatan >Mengenal Perpustakaan Nyi Ageng Serang, Begini Cara Berkunjungnya

    Mengenal Perpustakaan Nyi Ageng Serang, Begini Cara Berkunjungnya

    Waktu: 2026-09-12 20:44:38 Sumber: Vista Notebook Penulis: Berita

    Perpustakaan Nyi Ageng Serang kini kembali melayani masyarakat setelah sempat berhenti beroperasi sejak 2020. Perpustakaan umum milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini hadir dengan wajah baru serta jam operasional hingga malam hari.

    Dengan wajah baru dan fasilitas yang lebih lengkap, Perpustakaan Nyi Ageng Serang di Jakarta Selatan itu kini menjadi salah satu ruang publik yang dapat dimanfaatkan warga untuk membaca, belajar, bekerja, hingga mengikuti berbagai kegiatan literasi.

    Lantas, bagaimana cara berkunjung, fasilitas yang tersedia, hingga sejarah perpustakaan ini?

    Merujuk informasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan DKI Jakarta, Perpustakaan Nyi Ageng Serang kembali beroperasi mulai 8 Juli 2026 setelah menjalani revitalisasi. Perpustakaan ini berlokasi di Kompleks Taman Rasuna, Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan.

    Perpustakaan buka setiap hari, Senin hingga Minggu, pukul 09.00-22.00 WIB. Jam operasional yang lebih panjang diharapkan memberi keleluasaan bagi masyarakat untuk memanfaatkan layanan perpustakaan, termasuk setelah jam kerja maupun sekolah.

    Sebelum berkunjung, pengunjung diwajibkan melakukan registrasi sebagai anggota melalui laman resmi Perpustakaan Jakarta. Pengunjung juga diminta menjaga ketertiban, kebersihan, serta mematuhi aturan penggunaan setiap ruang dan fasilitas.

    Bangunan yang telah direvitalisasi ini menyediakan berbagai ruang yang dirancang untuk mendukung aktivitas literasi dan kolaborasi masyarakat.

    Beberapa fasilitas yang tersedia antara lain ruang baca koleksi umum, ruang anak, ruang multimedia, ruang diskusi, ruang komputer, area kerja bersama , auditorium, musala, hingga area terbuka yang nyaman untuk membaca maupun berdiskusi. Pengunjung juga dapat mengakses koleksi buku cetak dan layanan perpustakaan digital.

    Selain sebagai tempat membaca, dilansir laman resmi Perpustakaan Jakarta, perpustakaan ini juga menjadi ruang penyelenggaraan berbagai kegiatan seperti bedah buku, lokakarya, kelas kreatif, pemutaran film, hingga diskusi komunitas.

    Perpustakaan Nyi Ageng Serang berada di lantai 7 dan 8 Gedung Nyi Ageng Serang, Jalan H.R. Rasuna Said Kav. C22, Kuningan, Jakarta Selatan. Lokasinya mudah dijangkau menggunakan transportasi umum.

    Berikut beberapa pilihan transportasi menuju perpustakaan:

    Nama perpustakaan ini diambil dari sosok Nyi Ageng Serang, salah satu pahlawan nasional yang dikenal sebagai pejuang perempuan dalam Perang Jawa tahun 1825-1830. Tokoh bernama asli Raden Ajeng Kustiyah Wulaningsih Retno Edi itu merupakan keturunan Sunan Kalijaga sekaligus nenek buyut Ki Hajar Dewantara. Dalam Perang Jawa, ia menjadi salah satu pemimpin sekaligus penasihat strategi Pangeran Diponegoro dalam melawan Belanda.

    Merujuk buku Nyi Ageng Serang yang diterbitkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah , meski usianya telah menginjak lebih dari 70 tahun, Nyi Ageng Serang tetap memimpin perjuangan di medan perang. Salah satu strategi yang paling dikenal adalah memanfaatkan daun lumbu atau daun talas sebagai kamuflase pasukan agar tidak mudah terlihat musuh.

    Atas jasa dan perjuangannya, Nyi Ageng Serang dianugerahi gelar Pahlawan Nasional. Namanya kemudian diabadikan menjadi berbagai fasilitas publik di Indonesia, termasuk Gedung dan Perpustakaan Nyi Ageng Serang di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: 6 Contoh Jawaban Inspirasi Baru dari Tindak Lanjut PMM
    • Selanjutnya: 4 Jenis Alat Masak yang Paling Cocok untuk Kompor Listrik, Catat!

      Artikel Terkait

      • Pertamina Tindak Tegas Sopir Tangki "Nakal", Distribusi BBM di Medan Kembali Normal
      • PDI-P Tunggu Jawaban BGN soal Kader Partainya yang Punya Dapur MBG
      • Iran Diduga Lacak Ponsel Tentara AS, Manfaatkan Celah Telekomunikasi
      • Terima Ancaman dan Doxing Usai Komentari Mutasi Pegawai Kementerian PU, Dosen UGM Kirim Somasi
      • Polisi Kembali Serahkan Barang Bukti 3 Kasus Korupsi Terkait Febrie ke Kejagung
      • 16 Pasar Tradisional Surabaya Direvitalisasi, Anggaran Rp 20 Miliar
      • Pemerintah Bakal Gratiskan Sertifikat SHM Rumah MBR, Ada Syaratnya
      • Banjir 1 Meter Rendam Kota Sinjai, Rumah Jabatan Bupati dan Jalan Utama Tergenang
      • Kini Pakai Rompi Pink, Don Ritto Resmi Ditahan Kejagung
      • Gempa M 4,7 Guncang Pasaman Barat, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Mentawai

        Lihat Sekilas

      • Resep Krengsengan Daging Sapi, Masakan Jawa yang Gurih dan Nikmat
      • Peraturan Pemerintah: Tarif Pendirian hingga Pembubaran Koperasi Gratis
      • Mengenal Inés García, Pacar Lamine Yamal yang Setia Mendampingi hingga Spanyol Juara Dunia
      • Secangkir Kopi, Meja Daur Ulang, dan Gaya Hidup yang Kian Berkelanjutan
      • Benarkah Keyless Lebih Aman? Ini Kata Ahli Kunci
      • Aprilia Optimistis Marco Bezzecchi kembali Balapan di MotoGP Inggris
      • Rooney Minta Timnas Inggris Pertahankan Tuchel, Kecuali Pep Guardiola Datang
      • Ditangkap di Lampung, Spesialis Curanmor Bersenpi di Jaksel Ditembak karena Melawan
      • Dianiaya Pacar, Wanita di Bekasi Lolos dari Sekapan Usai Kabur Lewat Jendela
      • Mengapa Mode Tarmac Hanya Ada di Mitsubishi XForce HEV?
      • Copyright © 2026 Powered by Mengenal Perpustakaan Nyi Ageng Serang, Begini Cara Berkunjungnya,Vista Notebook   sitemap