Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Olahraga >KPK soal Kejagung Bentuk Tim Penyidik Khusus Kasus Febrie: Progres Positif

    KPK soal Kejagung Bentuk Tim Penyidik Khusus Kasus Febrie: Progres Positif

    Waktu: 2026-07-29 17:10:08 Sumber: Vista Notebook Penulis: Pendidikan

    KPK menyambut baik langkah Kejaksaan Agung membentuk tim khusus penyidik untuk menangani kasus dugaan korupsi yang menjerat eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

    “Yang pertama kami melihat ini progres yang positif karena Kejagung kemudian dengan segera membentuk tim khusus,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih, Jakarta, Rabu (15/6/2026).

    Budi juga menyoroti tim penyidik khusus tersebut beranggotakan eks penyidik KPK.

    Dia mengatakan, pengalaman selama bertugas di KPK bisa membantu proses penyidikan perkara.

    “Artinya kami melihat memang kompetensi, pengalaman ketika mereka bertugas di KPK dibutuhkan untuk bisa membantu dalam proses penyidikan perkara tersebut,” ujarnya.

    Budi mengatakan, KPK akan terus memantau perkembangan penanganan perkara.

    Dia mengatakan, jika proses penyidikan di Kejagung terjadi kendala, lembaga antirasuah bisa melakukan penguraian bersama.

    “Karena memang sejak awal KPK sudah melakukan komunikasi secara intens meskipun itu informal baik kepada kawan-kawan di Kepolisian maupun di Kejaksaan Agung,” ucap dia.

    Kejagung bentuk tim penyidik kasus Febrie

    Kejagung mengungkap sembilan nama tim penyidik khusus yang dibentuk untuk menangani perkara mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah setelah penanganan kasus tersebut diserahkan oleh Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri.

    Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna mengatakan, tim tersebut beranggotakan jaksa-jaksa senior yang sebagian besar merupakan alumni penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    "Sebagian besar (eks) penyidik KPK, yang lain ini senior semua. Bintang semua ini," ungkap Anang ditemui di Gedung Kejagung, Jakarta, Rabu (15/7/2026).

    Menurut Anang, tidak ada satu pun penyidik yang berasal dari lingkungan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).

    Adapun sembilan penyidik yang ditunjuk yakni Agus Salim, Muhibuddin, Chatarina Girsang, Riono, Agus Sahat, Irene Putri, Renaldi, Zet Tadung Allo, dan Hari Wibowo.

    Anang menjelaskan, seluruh anggota tim berasal dari luar Gedung Bundar atau di luar lingkungan Jampidsus.

    Langkah tersebut diambil untuk meminimalkan potensi resistensi dalam proses penanganan perkara.

    “Yang jelas bintang semua itu. Ini di luar Gedung Bundar semua. Artinya kan kita bentuk meminimalisir resistennya," ujar dia.

    Meski demikian, Anang menegaskan tim tersebut tetap berasal dari internal Kejaksaan.

    Ia juga memastikan penyidik Kejagung akan berkoordinasi dengan penyidik Kortastipidkor Polri yang sebelumnya menangani perkara tersebut.

    "Ini internal kejaksaan juga, tetapi sebagian besar alumni-alumni yang pernah bekerja di KPK. Tapi dalam pelaksanaan kita tetap koordinasi dengan penyidik awal dari Polri untuk saling melengkapi," kata Anang.

    • Sebelumnya: Bos Perusahaan Kirim Pesan Minta Maaf ke Istri Sebelum Akhiri Hidup di Hotel Jaksel
    • Selanjutnya: Jamkrindo Catat Penjaminan Rp 139,6 Triliun hingga Juni 2026, Jangkau 2 Juta Pelaku Usaha

      Artikel Terkait

      • Bos Perusahaan Ditemukan Tewas di Hotel Jaksel, Ada Luka Tembak di Kepala
      • Pabrik Dupa di Kampung Bayur Tangerang Kebakaran, 50 Personel Damkar Dikerahkan
      • Statistik Inggris di Piala Dunia 2026: Ukir Sejarah Meski Tak Juara
      • Mengapa BBM Lebih Sering Langka di Luar Jawa? Ini Analisis Pengamat
      • Protes Polusi Udara, Spanduk "Selamat Datang di Kawasan Tidak Layak Huni" Terbentang di Padalarang-Cipatat
      • 7 Negara Penghasil Teh Terbesar di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
      • Bahlil Ungkap Target Produksi Blok Masela Dimulai 2029: Investasi Besar Banget
      • Kata Pengacara soal Don Ritto: Pakai Rumah Sentul hingga Simpan Emas 74 Kg
      • 4 Hari Bertahan di Laut, Bocah Korban KM Nurul Salsa Saksikan Ibunya Meninggal di Atas Pelampung
      • BAIC T1 Diklaim Sudah Kantongi 50 Pesanan

        Lihat Sekilas

      • Meluas ke Lingkaran Elite, Skandal Korupsi Kembali Guncang China
      • Hakim Kuliti Keberadaan Tim 8 di Sidang Korupsi Bupati Sudewo
      • Karina aespa Cerita Pernah Lari 6 Jam demi Turun 4 Kg dalam Sehari
      • Demam Piala Dunia 2026, Haaland dan Lionel Kini Jadi Nama Favorit Bayi
      • Pembebasan Lahan Bendungan Bagong di Trenggalek Capai 97,75 Persen, Sisa 41 Bidang
      • 80 Hektar Lahan Terbakar di Bengkalis Riau, Ratusan Petugas dan 3 Helikopter Dikerahkan
      • Korban Kericuhan Konser Denny Caknan Membaik, Armuji: Saya Lega
      • Kehilangan Orangtua dan Kaki Diamputasi, Lovanya, Siswi SD Korban Kecelakaan Maut Cirebon Dijamin Pendidikannya
      • TNI AD Sampaikan Duka Cita Usai Insiden Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
      • Ingin Baca Unggahan Trump Lebih Cepat dari Orang Lain? Siapkan Rp 1,6 Miliar per Bulan
      • Copyright © 2026 Powered by KPK soal Kejagung Bentuk Tim Penyidik Khusus Kasus Febrie: Progres Positif,Vista Notebook   sitemap