Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Olahraga >Santri Korban Kebakaran Ponpes di Lombok Tengah Mengaku Siap Sekolah Lagi

    Santri Korban Kebakaran Ponpes di Lombok Tengah Mengaku Siap Sekolah Lagi

    Waktu: 2026-09-12 17:42:55 Sumber: Vista Notebook Penulis: Pendidikan

    Korban AL rencananya akan bersekolah di SMP dekat dengan rumahnya di Desa Setiling, Lombok Tengah. 

    Sementara DV akan melanjutkan sekolah di MTs yang juga dekat dengan rumahnya di Desa Karang Sidemen, Lombok Tengah. 

    Ditanya terkait kesiapannya masuk sekolah, DV mengaku siap untuk sekolah. 

    Tapi DV mengaku masih malu untuk bertemu teman-teman barunya di sekolah. 

    "Siap-siap aja, nulis sih bisa tapi malunya itu," kata DV sambil terus menunduk. 

    Bedah plastik

    DV dan AL mengalami luka bakar berat akibat insiden kebakaran ponpes yang terjadi pada Desember 2025.

    Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram, Joko Jumadi mengatakan, korban DV masih harus menjalani 5 kali operasi. Sementara korban AL masih harus menjalani bedah plastik estetik. 

    "Kalau secara fungsional relatif sudah aman untuk AL, kalau untuk DV belum," kata Joko. 

    Perawatan selanjutnya akan dilaksanakan di RSUD NTB dan biaya pengobatan akan ditanggung oleh pemprov NTB bersinergi dengan pemerintah pusat. 

    "Harapannya pola ini bisa berlaku ke korban korban lain nanti setelah kasus ini selesai. Jangan sampai ada kasus Al dan DV yang tidak mendapat rehabilitasi medis gara-gara tidak viral," kata Joko. 

    "Yang tidak viral harusnya tetap bisa terlayani, sistem ini yang sedang kita bangun di NTB dan Alhamdulillah gubernur juga sangat responsif  terkait ini dan berjanji sistem bisa dijalankan ke depan," tambah Joko.

    • Sebelumnya: Dedi Mulyadi Harap Tunggakan DBH Rp 1,2 T untuk Jabar Segera Direalisasikan Pusat: Dibayarkan atau Tidak
    • Selanjutnya: Cewek Open BO yang Peras ASN di Medan Kerap Ganti Foto di Aplikasi

      Artikel Terkait

      • Iran Tuduh AS Lakukan Kejahatan Perang Usai Infrastruktur Vital Diserang
      • Kemensos Gandeng PKP Percepat Renovasi Rumah Ortu Siswa Sekolah Rakyat
      • Merawat Harapan dari Kebun Pepaya Kalina, Langkah Desa Serut Menguatkan Ekonomi Desa
      • HRD BlueRay Siapkan 13 Amplop bagi Bea Cukai, Ada Isi Rp 5 M untuk Kode 'D'
      • Promo Indomaret 21 Juli 2026, Air Mineral Cup 1 Karton Cuma Rp 26.500
      • Eks Jenderal Nilai Operasional TNI Akan Terganggu jika Anggaran Pertahanan Dikurangi
      • Gangguan Layanan Air PAM Semestinya Diikuti Diskon Tagihan Pelanggan
      • Promo Superindo Hari Ini 18 Juli 2026, Telur Premium Mulai Rp 20.000-an
      • Kajati-Kapolda Bertemu, Kejagung: Hubungan Baik Kita Akrabkan Kembali
      • MVP SEA V Cup 2026 Sentil Timnas Voli Indonesia Usai Takluk dari Kamboja

        Lihat Sekilas

      • Truk Molen Nyangkut di Kolong Jembatan Matraman, Sudah Dievakuasi
      • Gerindra Bantah Hotman: Presiden Tak Pernah Intervensi Penegakan Hukum
      • Kepala BRIN Dapat Tugas Gunakan Teknologi Cari Sumber Air
      • Satpol PP Tegur TikToker yang Ngonten Jual Miras di Taman Mataram Jaksel
      • Korsel-China Mulai "Kepung" IKN, Mampukah Swasta Pecah Dominasi APBN?
      • Viral Pejabat Main Game saat Rapat Paripurna DPRD Madiun Ternyata Camat
      • Konser Akbar Monas Berpotensi Picu Macet, Simak Jalur Alternatifnya
      • Terungkap Modus Dugaan Penipuan Berkedok Tes TOEFL Saat MPLS di Yogyakarta, Begini Duduk Perkaranya
      • Gagal Ikut Ujian Skripsi, Mahasiswi UNG Laporkan Ketua Jurusan ke Ombudsman
      • Mahasiswa yang Demo di Jakarta Hari Ini Tak Pakai Jas Almamater, Mengapa?
      • Copyright © 2026 Powered by Santri Korban Kebakaran Ponpes di Lombok Tengah Mengaku Siap Sekolah Lagi,Vista Notebook   sitemap