Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Olahraga >Soroti Kebakaran TPA, Waka MPR Tekankan Pembenahan Hulu dan Pengawasan

    Soroti Kebakaran TPA, Waka MPR Tekankan Pembenahan Hulu dan Pengawasan

    Waktu: 2026-07-29 17:13:24 Sumber: Vista Notebook Penulis: Olahraga

    Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN Eddy Soeparno mengungkapkan kebakaran yang kembali terjadi di Tempat Pembuangan Akhir Cipayung, Depok, menjadi alarm atas persoalan pengelolaan sampah yang semakin mendesak.

    Ia menilai insiden yang terjadi setelah kebakaran di TPA Jatiwaringin tersebut menunjukkan adanya pola berulang yang mengindikasikan masih lemahnya tata kelola sampah saat ini.

    "Ketika TPA terus terbakar, itu artinya sistem kita belum bekerja, khususnya sistem pengawasan dan penindakan di TPA. Saat ini kita terus disibukkan oleh upaya-upaya penanganan bencana TPA, seperti longsornya timbunan sampah dan kebakaran. Kita perlu melakukan intervensi segera dan tegas untuk mencegah terulangnya bencana di TPA di seluruh Indonesia," tegas Eddy, Sabtu .

    Dalam berbagai kesempatan, Waketum PAN ini konsisten mengingatkan bahwa pendekatan pengelolaan sampah di Indonesia masih terlalu bertumpu pada landfill yang sudah tidak memadai. Menurutnya, tanpa transformasi kebijakan dan teknologi, kejadian serupa akan terus berulang.

    "Indonesia menghasilkan sekitar 56 juta ton sampah setiap tahun dan sebagian besar masih berakhir di tempat pemrosesan akhir melalui sistem penimbunan," katanya.

    "Kita tidak bisa lagi mengandalkan TPA sebagai solusi utama. TPA sudah over capacity, rawan kebakaran, dan menjadi sumber pencemaran. Kalau tidak ada perubahan mendasar maka situasi saat ini berpotensi menjadi krisis yang memuncak sewaktu-waktu dan merugikan masyarakat" lanjutnya.

    Doktor Ilmu Politik UI ini menegaskan percepatan implementasi teknologi Waste to Energy adalah solusi mengurangi volume sampah sekaligus bagian dari strategi ketahanan energi nasional.

    "Kita tidak bisa terus bergantung pada sistem landfill yang sudah tidak memadai. WTE adalah salah satu solusi penanganan sampah dan kini tengah diimplementasikan secara luas. Selain mengurangi sampah secara signifikan, WTE juga menghasilkan energi terbarukan. Ini menjawab dua masalah sekaligus: krisis sampah dan kebutuhan energi bersih," jelasnya.

    Selain solusi di hilir, Eddy juga menekankan pentingnya pembenahan dari hulu melalui pendekatan berbasis masyarakat. Ia pun konsisten mendorong penguatan edukasi publik, pengurangan sampah dari sumber, serta pengembangan ekonomi sirkular.

    "Masalah sampah tidak akan selesai kalau hanya ditangani di TPA. Kuncinya ada di hulu. Rumah tangga harus mulai memilah, mengurangi, dan mengelola sampahnya sendiri. Pemerintah harus hadir dengan sistem yang mendukung itu," ujarnya.

    Ia menambahkan, pendekatan berbasis komunitas terbukti lebih berkelanjutan jika didukung oleh kebijakan yang tepat.

    "Kita perlu membangun budaya baru dalam pengelolaan sampah. Pembangunan infrastruktur sangat penting, tapi perilaku dan kesadaran kolektif juga harus terus diperkuat sebagai solusi bersama," kata Anggota Komisi XII DPR RI ini.

    "Terakhir, mekanisme pengawasan di TPA, serta penindakan terhadap illegal dumping perlu diperkuat. Kita menghasilkan sampah jenis basah dari sisa makanan dalam jumlah besar. Gas methane yang dihasilkan sangat buruk untuk lingkungan dan mudah memicu terjadinya kebakaran. Oleh karenanya, saya meminta Pemda di seluruh Indonesia segera mengawasi TPA secara intensif untuk mencegah bencana kebakaran dan longsor yang telah berulang terjadi," pungkas Eddy.

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: Gempa M 5 Guncang Turki, Tak Ada Laporan Kerusakan-Korban Jiwa
    • Selanjutnya: Menkop Dialog dengan 10 Asosiasi Desa di RI, Tuntaskan Persoalan KDKMP

      Artikel Terkait

      • The Odyssey Tayang dalam Format Berbeda, Apa Beda Dolby, IMAX dan 70mm?
      • Kapolri Serap Aspirasi Ojol hingga Pecalang Bali, Ajak Optimalkan Layanan 110
      • Kena OTT KPK, Bupati Lombok Barat Diduga Terima Duit dari Sejumlah Proyek
      • OJK: Dana SAL Tak Lagi Diperdebatkan, Penarikan di Himbara Dilakukan Bertahap
      • Pria di Bantul Serahkan Dollar AS untuk Digandakan, Tertipu Rp100 juta
      • DLH Sanksi Pembakar TPS Ilegal di Cikeas, Wajib Bersihkan dan Pulihkan Lahan
      • Paniknya Ibu-ibu di Bogor Lihat 2 Ular King Cobra, Minta Bantuan Damkar
      • Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 21 Juli, Cek Lokasi dan Jamnya
      • Sidak Sekolah Rakyat Bali Rp 255 Miliar, Menteri PU Soroti Kegagalan Drainase
      • Kemensos-Bank Mandiri Dorong Pemberdayaan UMKM Desa Karanganyar Borobudur

        Lihat Sekilas

      • Masyarakat Tidak Mampu Bisa Dapat Layanan Hukum dengan Tarif Rp 0
      • Menteri PU Buka Suara soal Mutasi ASN, Bantah karena Surat Dinas ke AS Bocor
      • Sebabkan Listrik Padam Empat Perumahan, Pencuri Spesialis Kabel Gardu di Palembang Ditangkap Polisi
      • Rusia Terus Gempur Ukraina, 13 Orang Tewas-50 Luka
      • Kemenbud-Muhammadiyah Sinergi Manfaatkan Seni Budaya Jadi Media Dakwah
      • Pria di Jakut Tergeletak Bersimbah Darah Usai Dibacok Begal Pakai Gancu
      • Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di Jember, Satgas Selidiki Penyebabnya
      • Dedi Mulyadi Pilih Benahi Masalah Jabar daripada Ganti Nama Jadi Tatar Sunda
      • Ketum Dekopin: Baru di Era Presiden Prabowo Gerakan Koperasi Dapat Perhatian
      • 4 Orang Masih Terjebak di Ledakan Grand Polonia Medan, 2 Sudah Dievakuasi
      • Copyright © 2026 Powered by Soroti Kebakaran TPA, Waka MPR Tekankan Pembenahan Hulu dan Pengawasan,Vista Notebook   sitemap