Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Teknologi >Hari Anak Nasional 2026, Kemensos Gelar Tebus Ijazah hingga Khitanan Massa

    Hari Anak Nasional 2026, Kemensos Gelar Tebus Ijazah hingga Khitanan Massa

    Waktu: 2026-09-12 18:19:44 Sumber: Vista Notebook Penulis: Wisata

    Kementerian Sosial melalui Sentra Terpadu Inten Soeweno Cibinong menggelar bakti sosial terpadu di Kota Bogor, Jawa Barat, dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan layanan sosial, kesehatan, hingga pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.

    Mengusung tema 'Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan', kegiatan ini digelar sebagai bentuk kepedulian Kemensos dalam memberikan layanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya kelompok rentan.

    Bakti sosial tersebut mencakup berbagai layanan, mulai dari penyaluran bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial , pemeriksaan kesehatan gratis dan edukasi, program tebus ijazah, operasi katarak, hingga khitanan massal. Kegiatan ini menjangkau sekitar 270 Penerima Manfaat dengan total nilai bantuan mencapai Rp549.019.000.

    "Bakti Sosial Terpadu merupakan wujud nyata kepedulian negara terhadap masyarakat, khususnya kelompok rentan," kata Sekretaris Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos, Hasim dalam keterangannya, Jumat .

    Hasim mengatakan Kemensos terus berkomitmen memberikan pelayanan dan pendampingan bagi masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, upaya tersebut tidak hanya dilakukan melalui kegiatan bakti sosial, tetapi juga melalui berbagai program rehabilitasi sosial yang berjalan secara berkelanjutan.

    Ia juga mengapresiasi pemerintah daerah serta berbagai pihak yang turut berkolaborasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

    "Sinergi antara Kementerian Sosial, Pemerintah Kota Bogor, fasilitas layanan kesehatan, dan berbagai mitra menjadi kunci dalam menghadirkan layanan sosial dan kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.

    Dalam penyaluran bantuan ATENSI, Kemensos berkolaborasi dengan Dinas Sosial Kota Bogor memberikan bantuan kepada 143 PM. Penerima bantuan tersebut terdiri dari 8 anak, 21 kelompok rentan, 26 korban penyalahgunaan NAPZA, 35 orang dengan HIV, 25 penyandang disabilitas, dan 28 lanjut usia.

    Bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing penerima, mulai dari paket nutrisi, perlengkapan kebersihan diri dan kebutuhan medis, hingga alat bantu mobilitas serta kesehatan.

    Beberapa bantuan yang disalurkan meliputi 68 paket bantuan nutrisi, 74 paket perlengkapan kebersihan diri dan kebutuhan medis, 28 kursi roda dewasa, alat bantu dengar, tabung oksigen, kaki dan tangan palsu, korset penyangga, tongkat bantu jalan, serta 13 paket bantuan kewirausahaan untuk mendukung kemandirian ekonomi.

    Selain penyaluran bantuan, Kemensos juga menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan edukasi melalui program STIS Go to Community kepada 103 PM di LKS PPDI dan LKS Candra Naya.

    Layanan tersebut mencakup edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat , edukasi psikososial mengenai pencegahan kekerasan di ranah daring, serta terapi okupasi untuk meningkatkan kemampuan motorik halus.

    Pada bidang pendidikan, Kemensos turut melaksanakan program Tebus Ijazah bagi 21 anak lulusan SMP dan SMK. Melalui program tersebut, seluruh tunggakan pendidikan telah dibayarkan sehingga seluruh ijazah berhasil ditebus dan diserahkan kepada masing-masing penerima manfaat.

    Program tersebut diharapkan dapat membuka kembali kesempatan anak-anak untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.

    Sementara pada layanan kesehatan, Kemensos melaksanakan operasi katarak. Dari 42 orang yang mengikuti skrining kesehatan, sebanyak 21 orang dinyatakan lolos dan menjalani operasi katarak di Klinik Mata Dokter Hasni Ainun Habibie.

    Selain itu, sebanyak 62 anak juga mengikuti layanan khitanan massal yang digelar di Rumah Sunat Estetika.

    Seluruh rangkaian kegiatan terlaksana melalui kolaborasi antara Kementerian Sosial, Pemerintah Kota Bogor, Dinas Sosial Kota Bogor, fasilitas layanan kesehatan, serta berbagai mitra.

    Melalui sinergi tersebut, Kemensos terus berupaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan sosial, kesehatan, dan pendidikan, sekaligus meningkatkan kualitas hidup serta keberfungsian sosial para penerima manfaat.

    • Sebelumnya: Jaksa Agung: Sinergi dengan Polri Sudah Sejak Lama, Kami Tak Bisa Dipisah
    • Selanjutnya: Promo Tiket Pesawat ke Luar Negeri, Jakarta-Hong Kong PP Rp 4,3 Jutaan

      Artikel Terkait

      • Groundbreaking Abadi Masela Digelar Usai 28 Tahun, Bahlil Apresiasi Prabowo
      • Deretan Aksi Rasisme di Piala Dunia 2026, Suporter hingga Pemain Jadi Korban
      • Senyum Ibu Yurmina di Balik Dinding Rumah yang Kokoh Direnovasi Warga Binaan
      • Ada Konser Akbar di Monas Malam Ini, Simak Rekayasa Lalinnya
      • Prabowo: Pemimpin yang Anjurkan Bakar-bakar, Itu Pemimpin Pengkhianat!
      • Wali Kota Pekanbaru Yakin Argentina Melenggang ke Final
      • Kapolda Flag Off Riau Bhayangkara Run 2026: Riau Melawan Karhutla
      • SDM Bersertifikat Minim, Sanitasi Indonesia Terendah di Asia Tenggara
      • KPK Dalami Komunikasi Anggota BPK Bobby dan Angga Terkait Suap Audit Muara Enim
      • Jelang Final Piala Dunia 2026, Jersey Timnas Argentina Ludes Diburu Warga di Karawang

        Lihat Sekilas

      • Dulu Ambil Air Pakai Ember, Kini Petani NTT Panen Dua Kali Setahun
      • Sidak Sekolah Rakyat Bali Rp 255 Miliar, Menteri PU Soroti Kegagalan Drainase
      • 2 Penyedia Rekening Bandar Narkoba Andre 'The Doctor' Segera Disidang
      • Dishub Ungkap Penyebab Pembongkaran JPO Tendean Berlangsung 10 Jam Lebih
      • Polisi Cek Kejiwaan Pelaku Teror Ancaman Bom ke SDN di Jaksel
      • Wisata Ancol Gratis untuk Lansia 60 Tahun ke Atas Sampai 31 Juli, Cek Syaratnya!
      • Ledakan Terjadi di Gudang Amunisi Madiun
      • Di Balik Bisnis Triliunan Piala Dunia 2026, Jejak Karbon Presiden FIFA Ikut Disorot
      • Ibu Muhammad, Penjual Roti yang Putus Sekolah Akan Diberi Lapak di Lokbin Jakpus
      • Siswi SD di Lampung Timur Jadi Korban Perundungan, LPAI: Guru Jangan Hanya Mengawasi di Dalam Kelas
      • Copyright © 2026 Powered by Hari Anak Nasional 2026, Kemensos Gelar Tebus Ijazah hingga Khitanan Massa,Vista Notebook   sitemap