Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Bisnis >Modus Kurir Ojol Selesaikan Pesanan tapi Laptop Tak Sampai ke Warga Jakpus

    Modus Kurir Ojol Selesaikan Pesanan tapi Laptop Tak Sampai ke Warga Jakpus

    Waktu: 2026-07-29 16:19:29 Sumber: Vista Notebook Penulis: Bisnis

    Seorang pemilik UMKM di Jakarta Pusat, Sri Mulyatin diduga menjadi korban penggelapan oleh oknum kurir ojek online . Laptop yang dibelinya melalui marketplace tak kunjung sampai, meski status pengiriman sudah dinyatakan 'selesai'.

    Peristiwa itu bermula saat Sri membeli satu unit laptop dari sebuah toko di kawasan Mangga Dua pada Selasa . Dia memilih layanan instan agar barang cepat sampai ke rumahnya di daerah Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat.

    "Sebenarnya kita bukan pertama kali beli online, sudah sering bahkan nominal yang lebih besar dari ini juga amanah. Makanya kita nggak mikir-mikir lagi, pesen-lah tuh," kata Sri kepada detikcom Sabtu .

    Kecurigaan muncul saat suami Sri pulang kerja dan menanyakan keberadaan paket tersebut. Setelah dicek di aplikasi, mereka mendapati status pengiriman sudah diselesaikan oleh kurir pada pukul 12.17 WIB.

    "Kebetulan yang pesen itu suami saya. Nah, berhubung suami saya di kantor lagi kerja, nah pas kita tahunya itu pas pulang suami saya gitu. Katanya, 'Paketnya udah ada belum?' gitu. 'Belum'," cerita Sri.

    "Pas dia lihat status pengirimannya, 'Lah, ini udah selesai jam 12.17'," lanjutnya.

    Berdasarkan data dari pihak toko di Mangga Dua, kurir yang mengambil paket Sri diketahui bernama Sarwani. Pihak toko sempat mendokumentasikan foto kurir beserta SIM-nya saat proses penjemputan barang.

    "Kita ada foto kurir sama SIM-nya, dapat dari toko. Karena kan kalau mau ambil paket mungkin foto dulu ya, jadi datanya ada," jelasnya

    Sri kemudian mencoba menghubungi nomor driver tersebut. Namun tidak ada balasan yang diterima Sri.

    "Kita hubungi nomor driver-nya, awalnya masih aktif. Pas kita chat, terus kita telepon, nggak diangkat. Nggak lama kemudian kita diblokir," ungkapnya.

    Padahal, lanjut Sri, dirinya sudah beberapa kali memesan barang elektronik melalui marketplace. Seluruh pesanannya sebelumnya sampai dengan aman.

    "Handphone pernah, TV, terus kulkas juga kan kayak barang elektronik kayak gitu. Laptop pun malah pernah juga saya beli laptop online gitu, emang percaya sih tadinya. Baru kali ini sih makanya," cerita Sri.

    "Alhamdulillah nggak pernah , paket nominal besar ataupun kecil nggak pernah kejadian hilang gitu," sambungnya.

    Sri mengaku mengalami kerugian materiil sebesar Rp 8,5 juta. "Kalau yang di video aku kan Rp 15 juta itu ya, yang segitu harga normalnya itu mah segitu katanya. Cuma kita dapat diskon, jadi kerugiannya itu Rp 8,5 jutaan," imbuh Sri.

    Sri kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polres Metro Jakarta Pusat. Dimintai konfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra membenarkan adanya laporan tersebut.

    "Monitor. Sudah laporan dan dalam penyelidikan anggota kami," ujar Roby saat dihubungi.

    Roby juga menegaskan bahwa tim penyidik telah berhasil mengantongi identitas kurir ojol yang membawa kabur laptop milik korban. Saat ini, polisi tengah melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku.

    " sudah ada. Sedang dalam pengejaran," pungkas Roby.

    • Sebelumnya: Ulah Pria di Depok "Challange" 2 Bocah Makan Cabai-Masuk Freezer Berujung Ditangkap
    • Selanjutnya: Kejari Pasuruan Tegaskan Proses Hukum Bukan untuk Hambat Program di Daerah

      Artikel Terkait

      • 21 Motor Parkir di Trotoar ITC Kuningan Diangkut Dishub Jaksel
      • Anak Sayuti Melik Dibawa ke STPL Bekasi, Mensos: Kita Didampingi, Nanti Akan Dibantu
      • Prabowo: Kita Ditakut-takuti dengan Rapor Jelek dari Global Rating Agency
      • Update Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, Galeri 24 dan UBS Naik
      • Promo FamilyMart 18 Juli 2026, Beli Menu Ayam Tambah Rp 2.000 Dapat Pristine
      • Jajal Mitsubishi XForce Hybrid, Suspensi Empuk, BBM Lebih Irit
      • 10 Tahun Mangkrak, Gibran Pastikan Jembatan Way Bunut Lampung Bisa Dilintasi Akhir Juli
      • BYD M6 DM Catat Efisiensi Lebih dari 81 KM per Liter di Jalur Surabaya-Prigen, Lengkapi Uji Konsistensi Teknologi DM
      • "Jangan Bilang Orangtua, Nanti Aku Culik", Ancaman Pelaku "Challenge" Bocah Masuk Freezer
      • Bupati Maros Benarkan PT Angkasa Pura Belum Bayar Pajak Senilai Rp 17 Miliar

        Lihat Sekilas

      • Indonesia Tambah 3 Negara Bebas Visa Kunjungan, Apa Saja?
      • Kasus Pria Gendong Bayi yang Curi Kosmetik di Minimarket Jakbar Berakhir Damai
      • Sengketa Lahan, 226 Siswa SDN Lerpak 2 Bangkalan Belajar di Rumah Warga
      • Pemerintah Buka Opsi Penerima MBG Hanya dari Desil Bawah
      • Akan Ada 214,3 Juta Pemilih pada Pemilu 2029, Milenial Mendominasi
      • 56 Desa di Jabar Dilanda Kekeringan, Kabupaten Bogor Jadi Wilayah Terparah
      • Prakiraan Cuaca BMKG: 7 Provinsi Berpotensi Dilanda Hujan Lebat Besok 16 Juli 2026
      • Pabrik Dupa di Kampung Bayur Tangerang Kebakaran, 50 Personel Damkar Dikerahkan
      • Pesan Kepala BKN Zudan Arif untuk ASN: Pengabdian Sunyi, Bangsa yang Tumbuh
      • Prajurit Korban Ledakan Gudang Amunisi Madiun Dirujuk ke Surabaya
      • Copyright © 2026 Powered by Modus Kurir Ojol Selesaikan Pesanan tapi Laptop Tak Sampai ke Warga Jakpus,Vista Notebook   sitemap