Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Otomotif >Investasi Semester I 2026 Tembus Rp 1.010 Triliun, Serap 1,45 Juta Tenaga Kerja

    Investasi Semester I 2026 Tembus Rp 1.010 Triliun, Serap 1,45 Juta Tenaga Kerja

    Waktu: 2026-09-12 18:50:25 Sumber: Vista Notebook Penulis: Bisnis

    Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani melaporkan realisasi investasi pada semester I 2026 mencapai Rp 1.010,6 triliun. Nilai tersebut setara 49,5 persen dari target investasi sepanjang tahun sebesar Rp 2.041,3 triliun.

    Rosan mengatakan, capaian itu tumbuh 7,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, meski perekonomian global masih dibayangi tantangan geopolitik dan geoekonomi.

    "Target tahun 2026 sebesar Rp 2.041,3 triliun. Pada semester pertama atau Januari sampai Juni 2026, realisasi investasi mencapai Rp 1.010,6 triliun atau meningkat 7,2 persen secara year-on-year. Capaian ini sudah memenuhi 49,5 persen dari target tahunan," ujar Rosan usai melaporkan perkembangan investasi kepada Presiden di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (16/7/2026).

    Realisasi investasi tersebut juga menyerap 1.448.862 tenaga kerja. Jumlah itu meningkat sekitar 15 persen dibandingkan semester I 2025.

    Berdasarkan sumber pendanaan, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp 502,9 triliun atau 49,8 persen dari total investasi. Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp 507,6 triliun atau 50,2 persen.

    Komposisi investasi di Pulau Jawa dan luar Jawa juga relatif seimbang.

    Investasi di Pulau Jawa mencapai Rp 502,8 triliun atau 49,8 persen dari total realisasi. Investasi di luar Jawa mencapai Rp 507,8 triliun atau 50,2 persen.

    DKI Jakarta masih menjadi daerah dengan realisasi investasi terbesar secara gabungan PMA dan PMDN, yakni Rp 173,9 triliun atau 17,2 persen dari total investasi nasional.

    Posisi berikutnya ditempati Jawa Barat dengan investasi Rp 138,1 triliun, disusul Jawa Timur Rp 72,7 triliun, Sulawesi Tengah Rp 68,7 triliun, dan Banten Rp 66,3 triliun.

    Sektor industri logam dasar, barang logam, bukan mesin, dan peralatannya menjadi penyerap investasi terbesar pada semester I 2026. Nilainya mencapai Rp 150,4 triliun atau 14,9 persen dari total investasi.

    Rosan menambahkan, Singapura masih menjadi investor asing terbesar di Indonesia pada semester I 2026 dengan nilai investasi 8,8 miliar dollar AS.

    Posisi berikutnya ditempati Hong Kong dengan investasi 7,8 miliar dollar AS, Tiongkok 3,9 miliar dollar AS, Jepang 1,9 miliar dollar AS, dan Amerika Serikat 1,7 miliar dollar AS.

    Menurut Rosan, tingginya realisasi investasi menunjukkan kepercayaan investor terhadap Indonesia tetap terjaga di tengah ketidakpastian global.

    Ia menilai stabilitas ekonomi dan politik, tingkat pengembalian investasi yang menarik, serta reformasi perizinan menjadi faktor yang mendorong arus investasi tetap tumbuh.

    "Kami terus menjaga dan meningkatkan iklim investasi, termasuk melalui penyederhanaan perizinan agar memberikan kepastian bagi para investor," ujar Rosan.

    • Sebelumnya: Nobar Final Piala Dunia di Balai Kota Bogor, Ini Lokasi Parkir Kendaraan
    • Selanjutnya: Tak Semua Kucing Jalanan Lahir di Jalan, Ada Kebiasaan yang Memicu Lonjakan Populasinya

      Artikel Terkait

      • Bupati Agam: Trase Baru Tol Sicincin-Bukittinggi Akan Dibahas Lagi jika Ditolak Masyarakat
      • Cerita Waka BGN Dibercandain Prabowo soal Rambut Putih: Pulang, Langsung Cat
      • Jelang HUT Ke-81 RI, Jalur Terdampak Bencana Sumatera Mulai Pulih
      • Ngerinya Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang
      • Chelsea Islan Melahirkan Anak Pertama
      • Alamak! Rapat DPRD Riau Memanas hingga Ricuh Pimpinan Dewan vs Anggota
      • Kejagung Bentuk Penyidik Khusus Tangani Febrie Adriansyah, Jamin Independen
      • Terbitkan 3 Sprindik Baru, Ini Kata Kejagung soal Status Tersangka Febrie Adriansyah
      • Sidang Kasus Penggelapan Sparepart Rp 1,9 M, Kubu Terdakwa Ungkap Kejanggalan Dakwaan
      • Tes DNA Negatif, Kuasa Hukum Pengasuh Padang Ati Ajukan Penangguhan Penahanan

        Lihat Sekilas

      • Head to Head Spanyol Vs Argentina Jelang Final Piala Dunia 2026, Siapa Lebih Banyak Menang?
      • Protes Polusi Udara, Spanduk "Selamat Datang di Kawasan Tidak Layak Huni" Terbentang di Padalarang-Cipatat
      • 1.095 Personel Disiagakan Kawal Demo di Jakpus Hari Ini
      • Final Piala Dunia 2026: Pesan Rodri untuk Timnas Spanyol Jelang Hadapi Argentina
      • Gempa M 5,4 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe Sulut
      • Satgas PRR Kawal Pembangunan Jembatan Permanen di Simalungun
      • Harga Tiket Termurah Final Piala Dunia 2026 Spanyol Vs Argentina Tembus Rp 172,7 Juta
      • AS Alihkan 2 Kapal Komersial Coba Terobos Blokade Iran
      • Update Ranking FIFA Usai Piala Dunia 2026: Spanyol Teratas, Norwegia Naik Paling Drastis
      • Kabut Asap Ancam AS Jelang Final Piala Dunia, Trump Salahkan Kanada!
      • Copyright © 2026 Powered by Investasi Semester I 2026 Tembus Rp 1.010 Triliun, Serap 1,45 Juta Tenaga Kerja,Vista Notebook   sitemap