Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Berita >Menkeu Purbaya Sebut Koperasi Desa Merah Putih Pasti Untung asal Tidak Dikorupsi

    Menkeu Purbaya Sebut Koperasi Desa Merah Putih Pasti Untung asal Tidak Dikorupsi

    Waktu: 2026-09-12 18:20:12 Sumber: Vista Notebook Penulis: Kesehatan

    Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkap strategi jitu agar Koperasi Desa Merah Putih ( Kopdes ) dapat meraup keuntungan melimpah, yakni dengan cara memonopoli penjualan barang subsidi kepada masyarakat luas.

    Purbaya menyampaikan, pada rapat kabinet beberapa waktu lalu telah diputuskan secara bulat bahwa ke depan seluruh barang-barang yang mendapatkan alokasi subsidi dari pemerintah hanya akan dijual secara resmi melalui jaringan Kopdes.

    “Kemarin diputuskan di rapat kabinet bahwa semua barang-barang yang bersubsidi akan disalurkan lewat Koperasi Desa Merah Putih dan tidak diperjualbelikan di luar itu,” ujarnya di Yogyakarta, Kamis ( 16/7/2026 ).

    Menurut Purbaya, dengan menjadi satu-satunya jalur resmi penjualan barang-barang bersubsidi, pihak Kopdes dipastikan bakal mendapatkan margin keuntungan yang sangat menjanjikan, dengan catatan penting bahwa barang atau anggaran besar yang dikelola oleh Kopdes sama sekali tidak dikorupsi.

    “Jadi harusnya dari situ aja ( menjual barang subsidi ), Koperasi Desa Merah Putih sudah pasti untung. Asal enggak ada, enggak ada itu ya, asal enggak dikorupsi lah harusnya sih aman,” ujar dia menekankan pentingnya integritas pengelola koperasi.

    Disokong Pinjaman Dana Super

    Ke depan, lanjut Purbaya, pihak Kopdes juga bakal disokong pinjaman dana super besar yang menyentuh angka Rp 240 triliun. Skema dana tersebut dipinjam dari Himpunan Bank Milik Negara ( Himbara ) dan akan dicicil pembayarannya secara berkala oleh Kemenkeu.

    “Ini program besar loh, Rp 240 triliun selama 6 tahun akan seperti itu. Itu akan berasal dari pinjaman Himbara, tapi saya yang cicil,” katanya menjelaskan skema pembiayaan program nasional tersebut.

    “Pokok dan bunganya selama 6 tahun ke depan, mungkin setahun sekitar 40 triliun. Sesuai dengan jumlah operasi yang beroperasi, koperasi yang beroperasi. Jadi untuk pendanaan sudah enggak ada isu lagi, hanya yang paling penting adalah pelaksanaannya lebih rapih dan bersih dan sedikit kebocoran. Itu yang dipentingkan ke depan,” ujarnya menambahkan rincian anggaran.

    Perintah Tegas Presiden Prabowo Subianto

    Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan secara tegas agar seluruh barang bersubsidi dari pemerintah disalurkan satu pintu melalui Koperasi Desa/Kelurahan ( KDMP ) Merah Putih. Kebijakan radikal itu ditempuh guna memastikan subsidi tepat sasaran sekaligus menutup rapat celah penyimpangan jalur distribusi.

    "Semua barang subsidi harus disalurkan kepada rakyat melalui Koperasi Desa Merah Putih. Harus, saya katakan ini harus. Barang subsidi rakyat tidak boleh diperdagangkan supaya yang membutuhkan, dialah yang terima," ujar Prabowo dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 di Jakarta Pusat pada Minggu ( 12/7/2026 ).

    Menurut pandangan Presiden Prabowo, selama ini masih banyak barang-barang bersubsidi yang justru tidak sampai kepada tangan masyarakat kecil yang berhak karena maraknya terjadi penyimpangan di tingkat lapangan.

    "Karena banyak barang subsidi diselewengkan, tidak sampai ke rakyat yang perlu, tapi diatur-atur sedemikian. Bahkan banyak yang diselundupkan ke luar negeri," ujarnya kesal.

    Ia mengatakan, ke depan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini akan dikembangkan secara serius sebagai pusat layanan ekonomi pedesaan yang terintegrasi secara nasional.

    • Sebelumnya: BTN Cetak Rekor Laba Semester I Rp 2,4 Triliun, Cost of Fund Jadi Kunci
    • Selanjutnya: Dari Pasar hingga Mal, Euforia Piala Dunia Satukan Warga

      Artikel Terkait

      • Usai Bertemu Mendag China, Airlangga Dorong Realisasi 30 MoU Investasi Rp 37,1 Triliun
      • AS Naikkan Tarif Impor Brasil Jadi 25 Persen, Sengketa Dagang Memanas
      • Prabowo Instruksikan Seluruh Kementerian Bantu BGN untuk Benahi MBG
      • Kekeringan Mengancam Pemangkasan Produksi Padi Bandung Barat hingga 15 Persen
      • Mulai Juli 2026, Pemerintah Tambah 6 Negara yang Bebas Visa
      • Trump Raup Rp 17,9 Triliun dari Kripto dalam Setahun, Termasuk dari Koin Meme
      • MTrans Pecat Kru Bus yang Diduga Lecehkan Penumpang Saat Perjalanan Malang-Denpasar
      • Bosan Saat Uji Coba Penerbangan, Pilot Bikin "Ukiran" di Langit
      • Sindikat Cewek Open BO Pemeras ASN Paksa Korban Tunjukkan Saldo Rekening
      • Perampokan Sadis di Kaltim, Suami Diikat-Istri Diperkosa Pelaku

        Lihat Sekilas

      • Mentan Lapor ke Prabowo Petani Sudah Tak Menjerit Lagi Usai Impor Tetes Tebu Dihentikan
      • Polda Sumsel Ungkap Sindikat Penipuan Website Palsu Bhayangkara Run 2026
      • Tak Semua Kucing Jalanan Lahir di Jalan, Ada Kebiasaan yang Memicu Lonjakan Populasinya
      • Kisah Pilu Wanita di Bekasi: Cari Perlindungan dari Kekerasan Ibu, Jadi Korban Kekerasan Seksual Paman
      • Disdukcapil Wonosobo Tawarkan 2 Alternatif Nama Bayi Muhammad MBG Subianto
      • Prihatin pada Fenomena Pelecehan Terhadap Supremasi Hukum
      • Israel Ikut Cegat Rudal Iran yang Mengarah ke Yordania
      • Bupati Lombok Barat Nobar Piala Dunia Dini Hari, Paginya Kantor Disegel KPK
      • HUT Ke-344 Bandar Lampung, Sekjen Kemendagri Ajak Perkuat Ekonomi Daerah
      • Respons Pengacara soal Roy Suryo Dipolisikan Dugaan Pencemaran Nama Baik
      • Copyright © 2026 Powered by Menkeu Purbaya Sebut Koperasi Desa Merah Putih Pasti Untung asal Tidak Dikorupsi,Vista Notebook   sitemap