Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Pendidikan >Bukan Cuma Komodo, Manggarai Barat Punya 94 Desa Wisata yang Memikat

    Bukan Cuma Komodo, Manggarai Barat Punya 94 Desa Wisata yang Memikat

    Waktu: 2026-07-29 16:17:24 Sumber: Vista Notebook Penulis: Berita

    Pengembangan ekowisata di Kabupaten Manggarai Barat semakin diperkuat karena potensinya yang besar.

    Minat wisatawan domestik dan mancanegara tidak hanya pada Taman Nasional Komodo, tetapi juga kekayaan bentang alam, keanekaragaman hayati, ekosistem pesisir dan laut, serta warisan budaya yang tersebar di berbagai kawasan dan desa wisata.

    Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Manggarai Barat, Petrus A Rasyid. Ia mengatakan Potensi ekowisata yang paling menonjol itu ada di desa wisata.

    "Kita sudah punya desa wisata kurang lebih 94. Dari 94 desa wisata itu ada kurang lebih 7 desa wisata yang sudah kita intervensi dengan program Fasilitasi Masyarakat Desa Wisata (Fadmadewi)," beber Peter kepada Kompas.com, Sabtu (18/7/2026).

    Ia melanjutkan, dari 7 desa yang sudah diintervensi Fasmadewi, terdapat 2 desa yang perkembangannya cukup bagus, yaitu Desa Wae Lolos dan Bukit Porong.

    Sementara desa-desa lain masih berproses dan dinilai masih membutuhkan waktu dengan berbagai dinamika yang dihadapi.

    "Urusan kepariwisataan itu bukan menjadi urusan mutlak dari Dinas Pariwisata saja. Ada begitu banyak stakeholder kunci di luar sana yang juga sebenarnya berperan besar dalam memajukan ekosistem yang berkaitan dengan pariwisata," ucapnya.

    Wujudkan ekowisata berkelanjutan di Manggarai Barat

    Sementara itu Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) berkolaborasi dengan IN-FLORES menyelenggarakan Seminar Nasional Ekowisata Berkelanjutan di Ballroom Crowne Plaza Labuan Bajo, Kamis (16/7/2026).

    Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dalam merumuskan arah pengembangan ekowisata yang berkualitas, berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan di Kabupaten Manggarai Barat.

    Foto : Wisata Bukit Porong, Desa Coal, Kecamatan Kuwus, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Dokumen Pokdarwis Bukit Porong Foto : Wisata Bukit Porong, Desa Coal, Kecamatan Kuwus, Kabupaten Manggarai Barat, NTT,

    Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Barat, Fransiskus Sales Sodo mengatakan kelembagaan sektor pariwisata di Kabupaten Manggarai Barat berjalan beriringan dengan transformasi digital.

    Pemkab Mabar menghadirkan aplikasi Gendang Mabar sebagai wadah promosi berbagai obyek wisata unggulan di luar Taman Nasional Komodo.

    "Penguatan kelembagaan pemerintah Kabupaten Manggarai Barat di bidang kepariwisataan kami iringi dengan transformasi digital. Destinasi berkelas dunia tidak bisa lagi dikelola dengan cara konvensional," ujarnya.

    Pada kesempatan yang sama, Plt. Direktur Utama BPOLBF, Andhy MT Marpaung, menyampaikan seminar tersebut diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi nyata dalam memperkuat ekowisata di Manggarai Barat.

    Diharapkan bisa menghasilkan gagasan, rekomendasi, dan komitmen bersama yang dapat menjadi pijakan dalam memperkuat pengembangan ekowisata yang berkualitas, berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan di Kabupaten Manggarai Barat.

    "Karena pada akhirnya, masa depan Labuan Bajo Flores bukan hanya tentang destinasi yang kita bangun, melainkan tentang warisan yang kita tinggalkan bagi generasi mendatang," ujar Andhy.

    • Sebelumnya: Link Live Streaming China Open 2026 Hari Ini: Putri KW Main Pertama
    • Selanjutnya: Geledah Kantor Bupati dan Dinas di Sukoharjo, KPK Sita Uang hingga Perhiasan

      Artikel Terkait

      • Menaikkan Gaji Kepala Daerah, antara Etika, Fiskal, dan Beban Kerja
      • Polisi Pingsan Ditabrak Pelajar saat Mengatur Lalu Lintas di Bantul
      • AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 RI yang Dijarah Douglas Latchford
      • Line Up Artis di Final Piala Dunia 2026: Shakira, Bieber, Hingga BTS
      • Jember Fashion Carnaval 2026 Bakal Digeler 24-26 Juli, Angkat Tema HEAL
      • Terbitkan 3 Sprindik Baru, Ini Kata Kejagung soal Status Tersangka Febrie Adriansyah
      • Polisi Olah TKP MAN 3 Padang Usai Siswa Bawa Bom hingga Meledak
      • 2 Link Live Streaming Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 dan Cara Nonton Gratis di TVRI
      • Perluas Akses Pengetahuan, Kemenbud Resmikan Perpustakaan Ranggawarsita
      • Plt Jampidsus Ungkap Pesan JA Tangani Kasus Febrie Secara Profesional

        Lihat Sekilas

      • Tak Hanya Bantuan Tunai, Pemprov DKI Dukung Mobilitas dan Kesejahteraan Penyandang Disabilitas
      • Jasa Marga Perkuat Transformasi Bisnis, Fokus Ciptakan Nilai Berkelanjutan
      • Prabowo Panggil Sejumlah Anggota Kabinet ke Istana, Bahas Apa?
      • AS Lancarkan Serangan Terbaru, Trump Ingatkan Iran Bersikap Baik
      • Polisi Dalami Dugaan Bullying Siswa Bawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang
      • Pemuda Jaksel Ciptakan Sirine Pendeteksi, Resah Kebanjiran Bertahun-tahun
      • Golkar Semprot Kadernya yang Terlibat Kericuhan DPRD Riau: Memalukan!
      • Jelang Perancis vs Inggris, Tuchel Bela Diri Soal Kalah dari Argentina
      • WNA Singapura Bunuh Pacar di Denpasar, Korban Dicekik 15 Menit, Pelaku Tetap Tinggal Bersama Jasad
      • Dianiaya Pacar, Wanita di Bekasi Lolos dari Sekapan Usai Kabur Lewat Jendela
      • Copyright © 2026 Powered by Bukan Cuma Komodo, Manggarai Barat Punya 94 Desa Wisata yang Memikat,Vista Notebook   sitemap