Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Pendidikan >Bukan Cuma Komodo, Manggarai Barat Punya 94 Desa Wisata yang Memikat

    Bukan Cuma Komodo, Manggarai Barat Punya 94 Desa Wisata yang Memikat

    Waktu: 2026-09-12 17:40:20 Sumber: Vista Notebook Penulis: Otomotif

    Pengembangan ekowisata di Kabupaten Manggarai Barat semakin diperkuat karena potensinya yang besar.

    Minat wisatawan domestik dan mancanegara tidak hanya pada Taman Nasional Komodo, tetapi juga kekayaan bentang alam, keanekaragaman hayati, ekosistem pesisir dan laut, serta warisan budaya yang tersebar di berbagai kawasan dan desa wisata.

    Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Manggarai Barat, Petrus A Rasyid. Ia mengatakan Potensi ekowisata yang paling menonjol itu ada di desa wisata.

    "Kita sudah punya desa wisata kurang lebih 94. Dari 94 desa wisata itu ada kurang lebih 7 desa wisata yang sudah kita intervensi dengan program Fasilitasi Masyarakat Desa Wisata (Fadmadewi)," beber Peter kepada Kompas.com, Sabtu (18/7/2026).

    Ia melanjutkan, dari 7 desa yang sudah diintervensi Fasmadewi, terdapat 2 desa yang perkembangannya cukup bagus, yaitu Desa Wae Lolos dan Bukit Porong.

    Sementara desa-desa lain masih berproses dan dinilai masih membutuhkan waktu dengan berbagai dinamika yang dihadapi.

    "Urusan kepariwisataan itu bukan menjadi urusan mutlak dari Dinas Pariwisata saja. Ada begitu banyak stakeholder kunci di luar sana yang juga sebenarnya berperan besar dalam memajukan ekosistem yang berkaitan dengan pariwisata," ucapnya.

    Wujudkan ekowisata berkelanjutan di Manggarai Barat

    Sementara itu Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) berkolaborasi dengan IN-FLORES menyelenggarakan Seminar Nasional Ekowisata Berkelanjutan di Ballroom Crowne Plaza Labuan Bajo, Kamis (16/7/2026).

    Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dalam merumuskan arah pengembangan ekowisata yang berkualitas, berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan di Kabupaten Manggarai Barat.

    Foto : Wisata Bukit Porong, Desa Coal, Kecamatan Kuwus, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Dokumen Pokdarwis Bukit Porong Foto : Wisata Bukit Porong, Desa Coal, Kecamatan Kuwus, Kabupaten Manggarai Barat, NTT,

    Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Barat, Fransiskus Sales Sodo mengatakan kelembagaan sektor pariwisata di Kabupaten Manggarai Barat berjalan beriringan dengan transformasi digital.

    Pemkab Mabar menghadirkan aplikasi Gendang Mabar sebagai wadah promosi berbagai obyek wisata unggulan di luar Taman Nasional Komodo.

    "Penguatan kelembagaan pemerintah Kabupaten Manggarai Barat di bidang kepariwisataan kami iringi dengan transformasi digital. Destinasi berkelas dunia tidak bisa lagi dikelola dengan cara konvensional," ujarnya.

    Pada kesempatan yang sama, Plt. Direktur Utama BPOLBF, Andhy MT Marpaung, menyampaikan seminar tersebut diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi nyata dalam memperkuat ekowisata di Manggarai Barat.

    Diharapkan bisa menghasilkan gagasan, rekomendasi, dan komitmen bersama yang dapat menjadi pijakan dalam memperkuat pengembangan ekowisata yang berkualitas, berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan di Kabupaten Manggarai Barat.

    "Karena pada akhirnya, masa depan Labuan Bajo Flores bukan hanya tentang destinasi yang kita bangun, melainkan tentang warisan yang kita tinggalkan bagi generasi mendatang," ujar Andhy.

    • Sebelumnya: Cara Nonton Inggris Vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026 via TVRI dan Live Streaming
    • Selanjutnya: Polda Sumsel Dirikan Kafe Buruh Presisi, Jadi Ruang Dialog Ketenagakerjaan

      Artikel Terkait

      • 5 Tips Meal Prep untuk Pemula, Lengkap dengan Ide Menu Rp 200.000 Seminggu
      • Mengapa Negara Perlu Berikan Dana Bantuan Korban Kekerasan Seksual?
      • Gempa M 6,1 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe Sulut
      • Satpol PP DKI Usut Oknum Diduga Pungli Rp 300 Ribu ke Rumah Belajar di Jakut
      • Jaga Sinergitas, Anggota Polsek-polsek di Bogor Kunjungi Koramil
      • Bos Kargo Beri Kartu Kredit ke Anak Buah Buat Bayar Karaoke Pejabat Bea Cukai
      • Iran Ogah Negosiasi Usai Digempur AS, Fokus Pertahanan Negara
      • Jelang Banyuwangi Ethno Carnival, Jumlah Wisatawan di Banyuwangi Membeludak
      • Krisis Air Bersih Melanda 22 Desa di Banjar Kalsel, Sumur Warga Mulai Mengering
      • Hidup Dikepung Dampak Beracun TPA Jatiwaringin

        Lihat Sekilas

      • Tabrak Beruntun 6 Kendaraan di Tol JORR Arah Tanjung Priok, Sopir Truk Tewas Terjepit
      • Pabrik Bukhur di Tangerang Terbakar, Tiga Orang Alami Sesak Napas
      • BI: Likuiditas Perbankan Masih Memadai, Suku Bunga Antarbank Mulai Turun
      • KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi Terkait Kasus Bupati Muara Enim
      • Prabowo Segera Rilis Motor Listrik Nasional, Intip Calon Mereknya
      • PAM Jaya Beri Kompensasi hingga Rp 50.000 bagi Pelanggan Terdampak Gangguan Air
      • Riau Bhayangkara Run Sukses Digelar, Jadi Magnet Sport Tourism
      • Hakim Lerai Debat di Sidang Eks Ketua Ombudsman: Terserah Saksilah
      • Kala Pemerkosaan Gadis di Sampang oleh 27 Pria Jadi Atensi Senayan
      • 2 Link Live Streaming Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 dan Cara Nonton Gratis di TVRI
      • Copyright © 2026 Powered by Bukan Cuma Komodo, Manggarai Barat Punya 94 Desa Wisata yang Memikat,Vista Notebook   sitemap