Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Kesehatan >Bos Kargo Beri Kartu Kredit ke Anak Buah Buat Bayar Karaoke Pejabat Bea Cukai

    Bos Kargo Beri Kartu Kredit ke Anak Buah Buat Bayar Karaoke Pejabat Bea Cukai

    Waktu: 2026-09-12 17:40:49 Sumber: Vista Notebook Penulis: Pendidikan

    Jaksa KPK menghadirkan asisten pribadi pemilik PT Blueray Cargo John Field bernama Yohanes Setiawan sebagai saksi sidang kasus suap pejabat Ditjen Bea Cukai Kemenkeu. Dalam kesaksiannya, Yohanes mengaku dibekali kartu kredit oleh John untuk membayar karaoke pejabat Ditjen Bea Cukai.

    "Penyiapan itu memang atas perintahnya Koh John juga sepengetahuan Saksi?" tanya jaksa dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Selasa .

    "Itu bukan penyiapan uang, Pak. Jadi misalkan ada pertemuan, yang saya alami langsung, contoh di Grand Mercure. Itu kan karaoke dengan Pak Orlando yang di Spectra Grand Mercure. Kan saya pakai kartu kredit untuk bayar. Nah, itu rekapannya dicatat oleh finance, oleh Koh Indra," jawab saksi.

    "Maksud saya, jadi Saksi kan pegang CC, kartu kredit?" tanya jaksa.

    "Saya, Koh Andri, Koh Dedy masing-masing dipegangi CC," jawab saksi.

    "Dibekali CC?" tanya jaksa.

    "Dibekali," jawab saksi.

    Jaksa lantas menanyakan ke siapa saja fasilitas karaoke itu diberikan. Yohanes mengatakan hanya memfasilitasi Orlando Hamonangan, yang merupakan terdakwa dalam kasus ini sekaligus Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I Direktorat Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai.

    "Jadi khusus untuk konteks saksi, Saksi menyiapkan entertainment dengan bekal kartu kredit tadi untuk siapa saja? Selain Orlando?" tanya jaksa.

    "Kalau saya untuk Pak Orlando doang, Pak, yang saya pernah pergi langsung," jawab saksi.

    Ketiga terdakwa dalam sidang ini ialah:

    1. Rizal selaku Direktur Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai2. Sisprian Subiaksono selaku Kasubdit Intelijen Direktorat Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai3. Orlando Hamonangan selaku Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I Direktorat Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai.

    Tiga pejabat Bea Cukai itu telah didakwa menerima suap dan gratifikasi senilai Rp 78,8 miliar. Jumlah itu terdiri dari uang suap Rp 61,7 miliar dan fasilitas hiburan senilai Rp 1,8 miliar.

    Rizal, Sisprian, Orlando bersama Budiman Bayu Prasojo selaku Kepala Seksi Intelijen Cukai Direktorat Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai juga disebut menerima gratifikasi dari sejumlah pengusaha importir dan pengusaha rokok. Gratifikasi itu senilai Rp 7,5 miliar, SGD 314.755 atau setara Rp 4.375.975.814 , USD 182.800 atau setara Rp 3.282.905.200 , HKD 4.700 atau setara Rp 10.762.389 , serta MYR 8.100 atau setara Rp 35.750.322 . Jika ditotal, penerimaan gratifikasi tersebut seluruhnya sejumlah Rp 15.222.893.725 .

    Simak juga Video 'Bea Cukai di Sidoarjo Digeledah dan Dijaga Ketat Aparat Bersenjata':

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: Wamenaker: Pemerintahan Prabowo Hadir Berikan Solusi Nyata Bagi Kaum Buruh
    • Selanjutnya: WNA Singapura Bunuh Pacar di Denpasar, Korban Dicekik 15 Menit, Pelaku Tetap Tinggal Bersama Jasad

      Artikel Terkait

      • Statistik Inggris di Piala Dunia 2026: Ukir Sejarah Meski Tak Juara
      • Pasar Kripto Bergerak Datar, Futures jadi Pilihan Alternatif Strategi
      • Imbas WNI Kabur Saat Tur, Kemudahan Visa Korea Selatan Berpotensi Dikaji Ulang
      • DBS Optimistis Pasar Saham RI Bangkit, IHSG Diproyeksi Menuju 8.000 di Akhir Tahun
      • Cara Nonton Perancis Vs Inggris di Piala Dunia 2026 via Live Streaming dan TVRI, Kickoff 04.00 WIB
      • Persija Turunkan Skuad Utama di Piala Presiden 2026 Usai TC Thailand Diundur
      • Kemeriahan Pelajar dan Emak-emak Sambut Kedatangan Prabowo di Malang
      • Operasional Kopdes Merah Putih di Kaltara Terkendala Modal, Anggaran Desa Tidak Ada
      • Pos Indonesia Pastikan Tetap Penuhi Kewajiban ke Pemegang Sukuk Meski Pembayaran Ditunda
      • 142 Ribu Peserta BPJS Kesehatan di Kota Tasikmalaya Nonaktif, Status UHC Terancam Batal

        Lihat Sekilas

      • Pemerintah Buka Peluang Pelibatan Kantin di Program MBG
      • Persija Resmi Rekrut Eks Gelandang Timnas Bosnia Stjepan Loncar
      • Daftar Haji 2027 Diumumkan, ASN Diminta Bangun Komunikasi dengan Calon Jemaah
      • Christine Hakim jadi Caregiver Suami dan Ibu yang Sakit Jantung  
      • Risiko Makan Telur Setengah Matang, Awas Ada Diare!
      • Implan Gigi, Solusi Mengembalikan Senyum dan Fungsi Mengunyah
      • Cairan Infus Viral untuk Jerawat, Dokter: Belum Ada Bukti Bisa Atasi Jerawat
      • Guru Besar IPB Sebut Kondisi Laut Indonesia Memprihatinkan
      • Kemenbud-Muhammadiyah Sinergi Manfaatkan Seni Budaya Jadi Media Dakwah
      • Daftar 4 SD Negeri di Demak yang Terima Murid Baru di Bawah 5 Anak
      • Copyright © 2026 Powered by Bos Kargo Beri Kartu Kredit ke Anak Buah Buat Bayar Karaoke Pejabat Bea Cukai,Vista Notebook   sitemap