Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Hiburan >MPLS Sekolah Rakyat, Mensos: Pastikan Aman-Nyaman, Tak Ada Perpeloncoan

    MPLS Sekolah Rakyat, Mensos: Pastikan Aman-Nyaman, Tak Ada Perpeloncoan

    Waktu: 2026-07-29 15:23:47 Sumber: Vista Notebook Penulis: Teknologi

    Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menekankan kepada semua pihak untuk menciptakan suasana aman dan nyaman bagi seluruh siswa Sekolah Rakyat yang menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah . Dia pun menekankan agar tidak terjadi hal-hal yang dapat mencederai momen MPLS.

    "Pastikan mereka aman dan nyaman, tidak ada perpeloncoan, tidak ada tindakan kekerasan, tidak ada hal-hal yang mencederai MPLS," kata Gus Ipul dalam keterangan tertulis, Selasa .

    Hal tersebut diungkapkan olehnya saat Rapat Koordinasi dengan seluruh Kepala Sekolah Rakyat secara daring di Kantor Kemensos, Jakarta, Senin . Turut hadir dalam rapat tersebut yakni Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono.

    Menurutnya, suasana aman dan nyaman harus dibangun agar memudahkan para siswa beradaptasi dengan lingkungan baru. Termasuk untuk siswa lama yang beralih dari sekolah rintisan ke Sekolah Rakyat Permanen.

    "Ini masa di mana kita harus punya kemampuan untuk beradaptasi dengan situasi dan kondisi yang baru baik untuk siswanya, penduduknya, maupun juga untuk tenaga kependidikan yang lain," jelasnya.

    Lantaran itu, Gus Ipul berpesan kepada para kepala sekolah, guru, dan tenaga pendidik untuk melakukan pendampingan kepada siswa dengan hati dan penuh empati.

    "Kuatkan mereka, dampingi dengan penuh empati dan untuk itu bapak-ibu sekalian saya berharap, kita berhasil menciptakan kondisi mereka betah di Sekolah Rakyat," ujarnya.

    Selain itu, Gus Ipul juga berpesan untuk memastikan kebutuhan siswa tercukupi dengan baik serta belajar dari pengalaman tahun lalu. Mengingat di bulan pertama dan kedua adalah masa yang paling banyak tantangannya.

    "Belajar dari tahun yang lalu banyak sekali tantangannya. Ada yang tidak betah, ada yang rindu orang tua, hadapi itu semua dengan baik. Mereka akan jadi anak-anak yang bisa mengikuti pembelajaran dengan baik," katanya.

    Gus Ipul juga menyampaikan untuk menjaga dan merawat dengan baik gedung serta sarana dan prasarana pada Sekolah Rakyat Permanen. Menurutnya itu adalah simbol keberpihakan negara kepada yang membutuhkan.

    Kepada seluruh Kepala Sekolah Rakyat, Gus Ipul juga mengajak untuk menciptakan suasana kedisiplinan secara terukur, terencana dan diimplementasikan dengan baik dimulai dengan menjaga kebersihan lingkungan. Sehingga ketika memasuki Sekolah Rakyat dapat langsung terlihat kedisiplinan dan pendidikan karakter.

    "Maka itu rawat dengan baik karena itu dibangun dengan menggunakan uang rakyat. Dan itu adalah persembahan Presiden Prabowo untuk keluarga yang paling tidak mampu," pesannya.

    Sebagai informasi tambahan, sebanyak 101 Sekolah Rakyat akan melaksanakan MPLS secara bertahap dengan pembagian empat gelombang. Yakni 19 Sekolah Rakyat Permanen gelombang I pada 14 Juli, 63 Sekolah Rakyat Permanen gelombang Il pada 31 Juli, 8 Sekolah Rakyat rintisan Jabodetabek pada 15 Agustus, dan 11 Sekolah Rakyat permanen gelombang IV pada 31 Agustus.

    Lihat juga Video: Suasana MPLS Murid Berkebutuhan Khusus di SLBN A Pajajaran

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: Gerindra Bantah Hotman: Presiden Tak Pernah Intervensi Penegakan Hukum
    • Selanjutnya: Motor Listrik Murni Buatan Indonesia Dinilai Belum Realistis

      Artikel Terkait

      • Hasil Otopsi Sementara Dokter PPDS yang Ditemukan Tewas di Semak RSUD Siak: Ada Memar di Kepala
      • Prabowo: Saya Diserang soal MBG, tapi Ribuan Triliun Menguap Tak Ada Protes
      • Mendagri Sebut Kinerja Kemendagri Tetap Optimal di Tengah Efisiensi
      • WNI Asal Maros Diduga Dibunuh di Armenia, Kemlu Kirim Nota Diplomatik
      • Sekjen MPR Gaungkan 'Izakod Bekai Izakod Kai' di LCC 4 Pilar Papua Selatan
      • Habiburokhman: Presiden Tak Pernah Campuri Urusan Hukum Acara Pidana
      • Spesifikasi Kipas Angin Rp 11 Juta yang Ramai Disebut untuk Kopdes, Dipakai di Pabrik dan RS
      • Bangun Infrastruktur Digital, Emiten Hashim Adik Prabowo (WIFI) Dapat Pengakuan Global
      • Protes Polusi Udara, Spanduk "Selamat Datang di Kawasan Tidak Layak Huni" Terbentang di Padalarang-Cipatat
      • Mentan Apresiasi Kinerja Ahmad Luthfi, Jateng Bakal Dapat 7 Ribu Pompa Air

        Lihat Sekilas

      • Tanpa Ariel NOAH, Peterpan Sukses Bikin Nostalgia di Hadapan 5.000 Penonton Malaysia
      • Saat Letusan Gunung Berapi Bikin Eropa Tertutup Kabut Beracun 5 Bulan
      • Lagi, Penyidik Polri Datangi Kejagung Bawa Barang Bukti Kasus Eks Jampidsus Febrie
      • Cuaca Jakarta Hari Ini: Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Siang Hari
      • Kisah Dedi, WNI yang Baru Kuliah Kedokteran Gigi di Jerman pada Usia 30 Tahun
      • Hino Perluas Layanan di Banyuwangi dengan Diler Baru
      • MenPAN-RB Tulis Surat untuk Seluruh ASN: Terus Jaga Integritas
      • Setahun Pakai Denza D9: Ada Catatan Soal Jok Belakang dan Jarak Tempuh
      • Pria Asal Madiun Diduga Kabur Saat Ikut Tur di Korsel, Begini Kronologinya
      • Komisi I DPR-Kemhan Bahas Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi dari Italia
      • Copyright © 2026 Powered by MPLS Sekolah Rakyat, Mensos: Pastikan Aman-Nyaman, Tak Ada Perpeloncoan,Vista Notebook   sitemap