Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Otomotif >Kronologi Dugaan Pungli Oknum Satpol PP di Rumah Belajar Cilincing, Bermula dari Minta "Uang Kopi" Rp 300.000

    Kronologi Dugaan Pungli Oknum Satpol PP di Rumah Belajar Cilincing, Bermula dari Minta "Uang Kopi" Rp 300.000

    Waktu: 2026-07-29 16:24:47 Sumber: Vista Notebook Penulis: Teknologi

    "Kebetulan saya enggak ada di tempat. Diteleponlah sama tim, bilang, 'Bunda, ada tamu mau tanya tentang bangunan.' Kaget dong. Secara di sini daerah ilegal, enggak ada IMB. Terus tiba-tiba orang nanya, gitu kan. Akhirnya saya bilang, saya telepon," ungkap Desi saat ditemui Kompas.com, Rabu (15/7/2026).

    Desi kemudian menghubungi pria tersebut melalui sambungan telepon.

    Menurut dia, pria yang memperkenalkan diri sebagai Aceng dari Satpol PP itu langsung meminta uang.

    "(Oknum Satpol PP) ngomongnya gini, 'Halo, Assalamualaikum sayang. Saya Aceng, Satpol PP. Tau sama tau lah, ini saya ada 5 orang, saya minta uang kopi'," ungkap dia.

    Mengira uang itu diperuntukkan bagi lima orang yang datang, Desi meminta pengurus rumah belajar memberikan Rp 150.000.

    Namun, tak lama kemudian, timnya kembali menghubungi dan menyampaikan bahwa pria tersebut menolak nominal tersebut serta meminta Rp 300.000.

    "Tim saya telepon lagi ke saya, 'Bun, enggak mau, orangnya minta Rp 300.000.' Saya kaget dong. Loh, kok bisa-bisaan? Gitu kan. Ah, ini pemalakan kan," ujar dia.

    Merasa curiga, Desi meminta pengurus memotret pria tersebut.

    Ia juga menghubungi rekannya untuk berbicara langsung dengan pria yang mengaku berasal dari Satpol PP itu.

    "Pas ditelepon sama rekan saya, cuman nanya gini, 'Kamu dari Satpol PP mana?' Langsung kabur. Dan uang itu dibawa!" tutur dia.

    Desi mengatakan, uang Rp 150.000 yang dibawa pria tersebut merupakan hasil iuran anak-anak yang mengikuti kegiatan belajar di Rumah Belajar Merah Putih.

    "Kita nggak punya uang, dan itu uang dua ribuan, Mas. Jadi anak-anak di sini tuh ngaji bayar Rp 2.000, bagi yang mampu," ungkap dia.

    Usai kejadian itu, Desi mengaku berupaya menghubungi sejumlah pihak, termasuk Satpol PP. Namun, hingga beberapa hari kemudian, ia mengaku belum menerima penjelasan maupun permintaan maaf dari pihak terkait.

    Karena tidak kunjung mendapat respons, Desi akhirnya mengunggah peristiwa tersebut ke media sosial pada Jumat (10/7/2026).

    Menurut dia, setelah unggahan itu viral, beberapa orang menghubunginya dan mengaku pernah mengalami kejadian serupa yang diduga dilakukan oleh oknum yang sama.

    "Karena ternyata begitu saya buka di Facebook ya, mereka bilang, 'Orang ini sering minta.' Jadi bukan saya doang korbannya," tambah Desi.

    • Sebelumnya: Ono Surono Tolak SPP di Sekolah Negeri, Sebut Pendidikan Tanggung Jawab Negara
    • Selanjutnya: Polda Metro Hormati 3 Gugatan Praperadilan Roy Suryo, tapi Ingatkan soal Penundaan Perkara

      Artikel Terkait

      • BPDP: Riset Sawit Jangan Berhenti di Jurnal, Harus Masuk ke Industri
      • Cegah Truk ODOL Masuk Jalan Protokol Jakarta, Jembatan Timbang Perlu Ditambah
      • Viral Croissant Topping Mirip Rambut Manusia, Apakah Halal? Ini Kata Akademisi dan MUI
      • Kronologi Bos Perusahaan Ditemukan Tewas di Hotel Jaksel, Diawali Curiga Istri
      • 4 Hal Diketahui soal Anjing Husky Dibacok di Bekasi
      • Warga Gaza Pun Sambut Spanyol yang Tekuk Argentina
      • Terima Kunjungan Dubes Houssaini, Megawati Diundang ke Maroko
      • Tampang Abang yang Challenge Bocah Depok Makan Cabai-Masuk Freezer
      • Mengapa BBM Lebih Sering Langka di Luar Jawa? Ini Analisis Pengamat
      • Kemendes dan 10 Asosiasi Desa Gelar Seminar Nasional KDKMP

        Lihat Sekilas

      • 10 Tahun Kudeta Turki, Ketika Demokrasi Berubah Arah
      • Iwakum Kecam Hotman Paris: Pernyataannya Rendahkan Profesi Wartawan
      • LNG Abadi Masela Serap 12.000 Tenaga Kerja, Pemerintah Prioritaskan Warga Lokal
      • Unggahan Instagram Pertama Messi Usai Gagal Juara Piala Dunia 2026
      • 7 Makanan Terbaik untuk Dipadukan dengan Telur
      • Febrie Adriansyah Punya Dua Status Hukum dalam Kasus yang Sama, Ini Kata Pakar
      • Bukan Flare, Penyebab Kebakaran TPA Benowo Surabaya Masih Diselidiki
      • Jadi Tersangka UU ITE, Admin TheKerupuk Tak Ditahan Setelah Dijamin Keluarga
      • Janji Alwi Habis-habisan Berburu Revans Lawan Lanier di Japan Open
      • Pemkab Tanah Datar Gandeng Kejari Kawal Dana TKD Rp 126,87 M
      • Copyright © 2026 Powered by Kronologi Dugaan Pungli Oknum Satpol PP di Rumah Belajar Cilincing, Bermula dari Minta "Uang Kopi" Rp 300.000,Vista Notebook   sitemap